Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Tepis Manuver Politik, Gibran: Saya Hanya Bocil, Jangan pada Gitu Panik Loh!

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 23 Mei 2023
Tepis Manuver Politik, Gibran: Saya Hanya Bocil, Jangan pada Gitu Panik Loh!

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka. Foto: MP/Ismail

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka menegaskan dirinya tidak melakukan manuver politik menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Diketahui, Senin (22/5), Gibran menghadapi Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto dan Ketua Dewan Kehormatan DPP PDIP Komarudin Watubun di kantor DPP PDIP di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat.

Baca Juga

PDIP Tak Berikan Sanksi Pada Gibran, Hanya Nasihat

Pemanggilan itu diduga terkait dukungan relawan Jokowi dan Gibran pada bacapres Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

Gibran mendapatkan masuk dan nasihat untuk tidak melakukan manuver politik.

"Saya meminta pihak terkait tidak panik. Saya tidak bermanuver, saya tidak di struktur partai, saya cuma kader biasa, bocah kecil jangan pada panik gitu loh," kata Gibran, Selasa (23/5).

Baca Juga

Pesan Megawati ke Gibran: Waspadai Manuver Politik

Gibran memastikan tidak kapok bertemu dengan Prabowo karena pihaknya menerima semua orang. Bahkan, Gibran bertemu dengan Anies Baswedan ketika Anies melakukan kegiatan di Kota Solo tahun juga diterima baik.

“Hari ini ada Pak Gubernur (Ganjar Pranowo) juga saya dampingi nanti. Saya tuan rumah siapa saja tamu datang saya dampingi," katanya.

Ditanya banyak petinggi partai politik yang ingin memperoleh suara pendukung Presiden Jokowi melalui Gibran, Gibran menjelaskan dirinya tidak punya pengaruh.

“Saya bukan siapa-siapa. Tidak pernah mewakili bapak (Jokowi) yang merupakan Presiden RI ke-7 untuk bertemu dengan tokoh politik di Kota Solo. Saya maupun Presiden Jokowi memiliki tugas masing-masing," tegas dia.

Ia selalu tegak lurus dengan PDIP. Namun, ada sejumlah pihak yang mengecap sebagai pengkhianat partai tanpa mendasar.

"Beliau (Prabowo) tahu saya dipanggil DPP PDIP dan reaksinya wow kaget," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Gibran Diminta Waspada Terhadap 'Semut-semut' yang Datang ke Solo

#Gibran Rakabuming #PDIP
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Kelompok yang dinilai perlu menjadi prioritas, lanjutnya, meliputi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita yang berisiko mengalami gangguan gizi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Indonesia
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Gagasan Public Pulse 28 sejatinya telah dirintis sejak 2024 sebagai ruang dialektika berkala.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Indonesia
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Peristiwa bersejarah itu pada hakikatnya menyasar elemen masyarakat bawah yang menyuarakan aspirasinya.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Kudatuli dan Profesionalitas TNI, Andi Widjajanto Ingatkan lagi Amanat Jenderal Soedirman
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Peresmian monumen ini menjadi puncak peringatan 30 tahun insiden berdarah pada 27 Juli 1996 di kantor DPP PDI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, Tegaskan Api Perjuangan tak Padam
Berita Foto
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Kudatuli dan tabur bunga di DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Soekarnoputri Resmikan Monumen Kudatuli di Kantor Pusat PDIP
Indonesia
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Monumen Kudatuli di Menteng. Peringatan 30 tahun tragedi 27 Juli 1996 yang menewaskan 5 orang, melukai 149, dan 23 hilang.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Megawati Resmikan Monumen Kudatuli, 30 Tahun Luka Demokrasi
Indonesia
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Bahkan kawasan kerap mendapatkan julukan sebagai daerah pemilihan terketat mengingat keberadaan sejumlah figur politisi berbobot tinggi
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 Juli 2026
Kaesang Pangarep Resmi Masuk 'Kandang Banteng' Pada Pemilu 2029, Siap Bersaing dengan Puan Maharani
Indonesia
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
PDIP akan selalu mendukung keadilan bagi rakyat
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Dituduh Curi Ayam Aduan Hingga Tewas, Kasus Pengeroyokan Warga di Tabanan Bikin PDIP Pasang Badan
Indonesia
Di Harlah PKB Prabowo Sebut PDIP ; Hatinya Sebetulnya Sama Dengan Kita
Seluruh partai politik dan elemen bangsa pada dasarnya memiliki cita-cita yang sama untuk mewujudkan kesejahteraan bagi rakyat Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 24 Juli 2026
 Di Harlah PKB Prabowo Sebut PDIP ; Hatinya Sebetulnya Sama Dengan Kita
Indonesia
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Dalam merefleksikan jalannya sejarah masa lalu, PDIP berkomitmen mendorong agar iklim perpolitikan Tanah Air menjunjung tinggi nilai peradaban.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Bagikan