Tentara Memesona Ukraina Ternyata Mantan Putri Kecantikan Ukraina
Pesona tentara perempuan Ukraina, Anastasia Lenna(Foto: Instagram/@anastasiia.lenna)
UKRAINA dalam keadaan genting. Pasukan Rusia memasuki kota kedua Kharkiv tetapi mendapat perlawanan yang kuat. Gubernur regional Oleh Sinegubov mengatakan Ukraina kembali mengendalikan daerah itu sepenuhnya setelah pertempuran jalanan meletus. Menurut kementerian pertahanan Ukraina, 146 tank Rusia dan 27 pesawat tempur telah dihancurkan, meskipun ini belum diverifikasi.
Rekaman yang luar biasa diposting ke media sosial pada hari Minggu menunjukkan kerumunan warga sipil Ukraina yang tidak bersenjata berkumpul di depan sebuah tank Rusia di timur Kyiv, mencegahnya memasuki desa mereka. “Kami tidak akan menyerah. Kami tidak akan menyerah. Kami tidak akan menyerahkan satu inci pun dari wilayah kami. Ini bukan tujuan pertarungan kami," seru Menteri Luar Negeri Ukraina, Dymtro Kuleba.
Baca juga:
Seluruh pria Ukraina usia 18 hingga 60 tahun dilarang untuk meninggalkan negaranya. Warga sipil didorong untuk melawan pasukan Rusia. Seluruh warga pasang badan untuk perang melawan Rusia. Seorang pengemudi truk Ukraina bahkan kembali dari Polandia selama akhir pekan untuk bergabung dalam pertarungan.
Demi keutuhan negaranya, bukan hanya kaum Adam yang berperang. Kaum hawa pun turut ambil bagian di pertempuran sengit melawan Rusia. Tidak terkecuali mantan ratu kecantikan, Anastasia Lenna. Ditinggalkannya seluruh atribut lambang keanggunannya. Diangkatnya senjata laras panjang demi membela tanah air. Penampilannya berubah 180 derajat. Dirinya telah bergabung dengan ribuan orang Ukraina mengangkat senjata melawan pasukan Rusia.
Perwakilan Ukraina tahun 2015 dalam kontes kecantikan Miss Grand International tersebut memposting foto dirinya dengan perlengkapan tempur ke Instagram. "Setiap orang yang melintasi perbatasan Ukraina dengan maksud untuk menyerang akan dibunuh!" demikian tulisan yang menyertai dalam sebuah cerita Instagram. Dia juga menyebut Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sebagai pemimpin sejati dan kuat.
Baca juga:
Bukan hanya perang secara militer, perang secara diplomatis pun dilakukan oleh Ukraina dan Rusia. Mr Zelensky mengatakan bahwa pejabat Ukraina dan Rusia akan bertemu untuk negosiasi di perbatasan dengan Belarusia. (Avia)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
China dan Rusia Perkuat Kerja Sama Hadapi Hukum Rimba Global
Prabowo Wanti-wanti Ancaman Perang Dunia III, Indonesia Tetap Terkena Dampaknya
Trump Tetap Salahkan Rusia di Balik Rencana Ambil Greenland
Jadi Tentara Bayaran Rusia, Desersi Brimob Bripda MR ‘Pamer’ Gaji Rubel ke Provos
Bripda Rio Desersi Brimob Aceh Gabung Tentara Rusia Sudah Dipecat Tidak Hormat
Jejak Hitam Bripda MR, Desersi Brimob Aceh yang Gabung Tentara Bayaran Rusia
Tidak Percaya Komitmen Putin, Uni Eropa Sepakat Perkuat Pertahanan di Ukraina
Mengejutkan! Tes Kebohongan Mudryk Lolos, Masa Depan di Chelsea Terbuka?
Rancangan Donald Trump Perjanjian Damai Konflik Ukraina: AS Akui Krimea dan Donbas Sah Milik Rusia
Ekor Patah Masih Nekat Terbang, Helikopter Pabrik Elektronik Penyuplai Militer Rusia Jatuh Tewaskan 5 Orang