Temui Prabowo, Gubernur Lemhannas Bahas Pertahanan Siber hingga Perang Rusia-Ukraina
Gubernur Lemhannas Andi Widjajanto menemui Menhan Prabowo Subianto di Kantor Kemenhan, Jakarta, Senin (18/4). (Foto: MP/Dok Kemenhan)
MerahPutih.com - Gubernur Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhannas) Andi Widjajanto menemui Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto di Kantor Kemenhan, Jakarta, Senin (18/4).
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo didampingi oleh Sekjen Kemenhan RI Marsdya TNI Donny Ermawan Taufanto dan sejumlah pejabat Eselon I dan II Kemenhan.
Sementara itu, Andi didampingi sejumlah pejabat teras seperti Sekertaris Lemhannas Komjen Purwadi Arianto.
Baca Juga:
Respons Pimpinan DPR Terkait Usul Gubernur Lemhanas Polri di Bawah Kementerian
Dalam kunjungannya itu, Andi menyampaikan beberapa hal kepada Prabowo yang juga merupakan anggota Dewan Pengarah Lemhannas.
Andi meminta masukan pada kebijakan dan kurikulum Lemhannas sebagai antisipasi dinamika lingkungan strategis.
Andi juga melaporkan proses transformasi kurikulum pendidikan kepemimpinan nasional yang akan dilakukan berkolaborasi dengan Akademi TNI, Lemdiklat Polri, Lembaga Administrasi Negara (LAN), Universitas Pertahanan, dan Lemhannas.
Prabowo pun berharap agar kehadiran Lemhannas dapat melahirkan pemimpin nasional yang berkarakter.
"Semoga Lemhannas dapat senantiasa melahirkan pemimpin nasional yang berkarakter, pancasilais, dengan pemikiran yang modern, dan teraktualisasi," kata Prabowo dalam keterangannya yang dikutip di Jakarta, Selasa (19/4).
Baca Juga:
Agus Widjojo: Bung Karno Mendirikan Lemhanas Sebagai Candradimuka Calon Pemimpin
Saat ini, Lemhannas memiliki setidaknya lima fokus kajian hingga 2024. Meliputi ekonomi hijau, ekonomi biru, transformasi digital, konsolidasi demokrasi, dan ketahanan IKN.
Dari lima fokus studi ini, kedua pihak bersepakat untuk menjalin kolaborasi studi pada isu tertentu.
Seperti reformasi militer-transformasi pertahanan, pertahanan siber, dan pertahanan ibu kota.
Selain itu, Andi dan Prabowo juga berdiskusi mengenai dinamika terkini yang terjadi antara Rusia dengan Ukraina.
Andi menyebut, Lemhannas dan Kemenhan akan mengkaji bersama tentang perang tersebut.
"Kemenhan dan Lemhannas akan bersama mengkaji pembelajaran utama yang dapat diperoleh Indonesia dari perang yang terjadi," ujar Andi yang mengenakan jas dipadu kemeja ini. (Knu)
Baca Juga:
Lemhanas Diminta Bikin Kajian Komperehensif Soal Papua
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Indonesia Gabung Badan Internasional Trump, Prabowo Dinilai Sedang Cari Celah untuk Bela Palestina
Prabowo Tandatangani Piagam Board of Peace, Indonesia Kawal Perdamaian di Gaza
Prabowo Cabut Izin 28 Perusahaan Penyebab Banjir di Sumatra, ini Daftar Lengkapnya
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Presiden Prabowo Subianto Tiba di Inggris Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Prabowo Instruksikan Yusril dan Menkum Bikin UU Tangkal Propaganda Asing
166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri, Legislator Ingatkan Prabowo Sumbawa Jangan Dianaktirikan
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
Komisi II DPR Nilai Kunjungan Prabowo ke IKN Bawa Pesan Politik Keberlanjutan