Temui Jokowi Tak Penting, Suciwati: Yang Penting Kasus Munir Selesai

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 05 September 2017
Temui Jokowi Tak Penting, Suciwati: Yang Penting Kasus Munir Selesai

Istri aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Munir Said Thalib, Suciwati. (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Suciwati enggan berkomunikasi langsung dengan Presiden Joko Widodo untuk menuntaskan kasus pembunuhan suaminya, aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Munir Said Thalib.

Hal tersebut dilakukan, karena berdasarkan yang sudah-sudah, cuma mendapatkan 'pil pahit' terkait tindak lanjutnya.

"Belajar dari pengalaman masa lalu, justru hanya dijadikan komoditi politik," kata Suci dalam diskusi bertajuk Munir, Demokrasi, dan Perlindungan Pembela HAM di Universitas Atma Jaya, Jakarta, Selasa (5/9).

Menurut Suciwati, hal itu juga tak dilakukannya, mengingat teman-temannya yang peduli atas kejelasan pembunuhan Munir sudah melakukannya.

Apalagi, bagi dirinya, yang paling utama bukanlah bertemu Presiden Jokowi atau tidak. "Yang penting kasusnya diselesaikan," tandasnya.

Munir Thalib merupakan seorang aktivis HAM yang gencar menyuarakan korban penculikan Tim Mawar dari Kopassus setelah rezim Soeharto tumbang.

Eksistensinya dalam pergulatan HAM ditandai dengan mendirikan Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) dan aktivitasnya dalam lembaga nirlaba serupa lainnya.

Munir tewas diracun dalam perjalanan ke Amsterdam, Belanda, 7 September 2004. Padahal, ingin melanjutkan studi hukum di negeri kincir tersebut.

Tanggal 12 November 2004, polisi Belanda menemukan jejak-jejak senyawa arsenikum setelah autopsi. Hal ini pun dikonfirmasi Polri.

Ada beberapa pihak yang berhasil diseret ke meja hijau terkait kematian Munir. Satu di antaranya, bekas pilot Garuda Pollycarpus Budihari Priyanto. Pada 20 Desember 2005, dia dijatuhi vonis 14 tahun penjara, karena dianggap terbukti menaruh arsenik di makanan Munir.

Mantan Komandan Jenderal Kopassus Muchdi PR, pun pernah dibawa ke pengadilan. Namun, 31 Desember 2008, divonis bebas.

Sampai sekarang, kasus masih gelap. Apalagi, hasil kerja-kerja Tim Pencari Fakta (TPF) Pembunuhan Munir dikabarkan hilang dan belum diketahui keberadaannya hingga kini. Padahal, belum pernah dipublikasikan hasilnya. (Pon)

Baca berita terkait kasus Munir lainnya di: Kasus Munir Tak Kunjung Terungkap, Suciwati: Revolusi Mental Jokowi Omong Kosong

#Aktivis HAM Munir #Presiden Jokowi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Presiden Prabowo mengundang para mantan presiden dan wakil presiden RI ke Istana Kepresidenan, bahas situasi nasional dan geopolitik global.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Maret 2026
Prabowo Undang Para Mantan Presiden ke Istana, Bahas Situasi Global dan Konsolidasi Nasional
Indonesia
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Mantan Wali Kota Solo ini mendapatkan rumah pensiun hadiah dari negara di bangun di atas lahan seluas 12.000 meter persegi.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Oktober 2025
Masih Dibangun, Jokowi Belum Tempati Rumah Hadiah Negara Setelah 1 Tahun Lengser
Lifestyle
7 September Memperingati Hari Apa? Munir Meregang Nyawa di Udara
7 September memperingati hari apa? 1. Hari Kemerdekaan Brasil, 2. ari Udara Bersih Internasional, 3. National Beer Lovers Day, selengkapnya
ImanK - Sabtu, 06 September 2025
7 September Memperingati Hari Apa? Munir Meregang Nyawa di Udara
Indonesia
Cerita Ajudan Saat Jokowi Pemulihan Sekaligus Liburan di Bali Bersama Semua Cucu
Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) tiba dikediaman Jalan Kutai Utara 1, Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo usai berlibur bersama cucunya di Bali, Sabtu (12/7).
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 13 Juli 2025
Cerita Ajudan Saat Jokowi Pemulihan Sekaligus Liburan di Bali Bersama Semua Cucu
Berita Foto
Anggota Watimpres Era Presiden Jokowi, Djan Faridz Jalani Pemeriksan KPK
Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) era Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Djan Faridz usai menjalani pemeriksaan KPK di Gedung Merah Putih, Kuningan, Jakarta, Rabu (26/3/2025).
Didik Setiawan - Rabu, 26 Maret 2025
Anggota Watimpres Era Presiden Jokowi, Djan Faridz Jalani Pemeriksan KPK
Indonesia
Pulang ke Solo, Jokowi Akan Dilibatkan dalam Kegiatan Kampung oleh Pengurus RT/RW Setempat
Jokowi diharapkan kembali berbaur dengan masyarakat di wilayah setempat.
Frengky Aruan - Selasa, 22 Oktober 2024
Pulang ke Solo, Jokowi Akan Dilibatkan dalam Kegiatan Kampung oleh Pengurus RT/RW Setempat
Indonesia
H-1 Pensiun, Mural Infrastruktur Era Jokowi Mejeng di Jalan Slamet Riyadi
Presiden Joko Widodo akan kembali ke Solo setelah purnatugas.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 Oktober 2024
H-1 Pensiun, Mural Infrastruktur Era Jokowi Mejeng di Jalan Slamet Riyadi
Indonesia
Hari Kerja Terakhir di Istana Negara, Jokowi Bicarakan Proses Transisi Pemerintahan
Jokowi juga menggelar makan siang terakhir bersama jajaran menteri kabinet kerja
Angga Yudha Pratama - Jumat, 18 Oktober 2024
Hari Kerja Terakhir di Istana Negara, Jokowi Bicarakan Proses Transisi Pemerintahan
Lifestyle
Mitos Seputar Pohon Pulai yang Ditanam di Istana Negara oleh Jokowi
Presiden Joko Widodo menanam pohon pulai di perkarangan Istana Negara Jakarta pada Kamis (17/10) atau sebelum berakhirnya masa jabatan.
Frengky Aruan - Jumat, 18 Oktober 2024
Mitos Seputar Pohon Pulai yang Ditanam di Istana Negara oleh Jokowi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Marah karena Prabowo Tiba-tiba Pilih Anies Jadi Wapres
Dalam narasinya disebutkan Jokowi marah karena Prabowo diam-diam memilih mantan Gubernur Jakarta Anies Baswedan sebagai wakil presiden (wapres) pengganti Gibran Rakabuming Raka.
Frengky Aruan - Jumat, 18 Oktober 2024
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Marah karena Prabowo Tiba-tiba Pilih Anies Jadi Wapres
Bagikan