Tempat Wisata di Gunung Kidul Tetap Buka Saat Libur Nataru

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 02 Desember 2021
Tempat Wisata di Gunung Kidul Tetap Buka Saat Libur Nataru

Pantai di Gunung Kidul. (Foto: Pemkab Gunung Kidul)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul Daerah Istimewa Yogyakarta membatasi kapasitas pengunjung seluruh lokasi wisata selama liburan akhir tahun 2021. Setiap destinasi wisata hanya boleh didatangi maksimal 50 persen dari kapasitas pengunjung.

Bupati Gunung Kidul, Sunaryanta memastikan seluruh objek wisata di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Libur Natal dan Tahun Baru 2022 tetap dibuka meski ada Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3 yang berlaku 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

"Kami membatasi kapasitas maksimal 50 persen dan mewajibkan seluruh pengelola wisata menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Guna mencegah penyebaran COVID-19 di sektor pariwisata," tegas Sunaryanta di Gunung Kidul, Kamis (2/12).

Baca Juga:

Menko PMK Muhadjir: PPKM Level 3 Nataru Bakal Ditambah Beberapa Pengetatan

Pembatasan jumlah pengunjung juga berlaku untuk wisata luar ruangan seperti pantai di sepanjang selatan wilayah DIY. PIhaknya akan menyebar petugas untuk mengawasi jumlha pengunjung. Pemkab turut bekerjasama dengan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) untuk mengawasi pelaksanaan protokol kesehatan.

Pemkab akan memeriksa dan mengatur lalu lintas bus pariwisata yang akan masuk ke wilayah ini. Salah satunya yakni menerapkan pemeriksaan persyaratan masuk penumpang bus pariwisata dipintu masuk menuju Kabupaten Gunung Kidul.

Dinas Pariwisata, Dinas Kesehatan, dan Dinas Perhubungan sedang mempersiapkan skema yang tepat secara detail tentang penerapakan PPKM Level 3 di sektor pariwisata dan masyarakat.

Baca Juga:

Terapkan PPKM Level 3 saat Libur Nataru, Pemerintah Diminta Konsisten

Pengawasan dan pemeriksaan ini dilakukan lantaran Gunung Kidul diprediksi akan menjadi tujuan utama wisatawan wilayah DIY, Jawa Tengah.

"Sektor pariwisata ini menjadi ujung tombak untuk memulihkan ekonomi masyarakat di tengah pandemi COVID-19. Namun di sisi lain, kami tidak ingin sektor pariwisata menjadi penyebab penyebaran COVID-19. Untuk itu, kami minta OPD teknis benar-benar menyiapkan skenario menghadapi libur Natal dan Tahun Baru 2022," katanya.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunung Kidul Harry Sukmono mengatakan pihaknya tengah menggodok skenario untuk mengurai kerumuman di lokasi wisata. Salah satu langkah yang akan dijalankan adalah menyarankan calon wisatawan untuk pindah ke lokasi wisata lainnya jika salah satu destinasi wisata sudah mulai mendekati batas maksimal jumlha pengunjung.

"Jumlah pengunjung bisa dipantau dari aplikasi. Kalau di salah satu objek sudah penuh, bisa pindah lokasi lain yang sama-sama indah. Misalnya, di Pantai Baron penuh bisa ke Pantai Kukup atau kawasan Pantai Pulang Syawal. Sepanjang Pantai Baron-Pulang Syawal banyak pantai pilihan yang bisa dinikmati," katanya.

Baca Juga:

Harap-Harap Cemas PHRI DIY Jelang PPKM Level 3

Ia mengatakan objek wisata di Gunung Kidul ini, baik objek wisata pantai, wisata yang dikelola dan dikembangkan masyarakat sangat banyak. Objek wisata ini sudah dilengkapi dengan aplikasi PeduliLindungi dan memiliki sertifkat CHSE, sehingga wisatawan akan terpantau dan tidak ada yang akan ditolak ke objek wisata.

Dinas Pariwisata Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menargetkan mampu meraup pendapatan asli daerah dari retribusi objek wisata sebesar Rp 2 miliar pada bulan Desember 2021. Sehingga total PAD diharapkan mencapai target 2021 sebesar Rp 12 miliar. (Patricia Vicka/Yogyakarta)

#ISI Yogyakarta #Yogyakarta
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
Sahroni mendesak Komisi Yudisial (KY) dan Mahkamah Agung (MA) untuk mengambil langkah tegas berupa pemecatan
Angga Yudha Pratama - Senin, 27 April 2026
Daycare Little Aresha Tak Berizin Siksa Puluhan Anak, Komisi III DPR RI Pemilik Yayasan Segera Dipecat
ShowBiz
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Record Store Day Yogyakarta 2026 digelar 25–26 April di XT Square. Hadirkan 71 lapak vinyl, kaset, dan CD serta program kreatif kolaboratif.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Record Store Day Yogyakarta 2026 Digelar 25–26 April, 71 Lapak Siap Meriahkan XT Square
Indonesia
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Selain ancaman laut, para ahli mengidentifikasi kompleksitas Sesar Opak yang memicu gempa darat 2006
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Wilayah Yogyakarta Masuki Fase Krusial Potensi Gempa Megathrust, IABI: Ini Bukan untuk Menakut-nakuti
Indonesia
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Untuk relasi Gambir–Yogyakarta, tersedia KA tambahan kelas eksekutif dengan jadwal keberangkatan pukul 05.15 WIB dan tiba di Yogyakarta pukul 13.11 WIB, serta keberangkatan pukul 17.15 WIB dan tiba pukul 00.43 WIB.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 April 2026
PT KAI Siapkan Perjalanan Pagi dan Sore Dari Jakarta ke Yogyakarta
Indonesia
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk mewaspadai ancaman perubahan cuaca mendadak dalam beberapa hari ke depan.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Ancaman Perubahan Cuaca Mendadak Intai DIY, BMKG Imbau Kurangi Aktivitas Siang Hari
Bagikan