MerahPutih Internasional - Pantai merupakan salah satu tujuan wisata favorit bagi masyarakat di seluruh dunia, namun apa jadinya jika sebuah pantai telah tercemar oleh minyak mentah, tak hanya wisatawan, warga sekitar pun pastinya enggan berkujung ke pantai tersebut.
Seperti halnya yang terjadi di sepanjang pantai di Teluk Jiaozhou di Qingdao, Provinsi Shandong Tiongkok Timur.
Sekitar 200 meter di sepanjang pantai tersebut telah tercemar dengan minyak mentah hingga airnya terlihat berwarna cokelat gelap
Nelayan setempat mengatakan bahwa minyak mentah itu dibawa oleh gelombang namun tak merusak pengembangbiakan spesies laut. Tapi mereka kecewa, lantaran sisi pantai sudah tidak layak untuk pariwisata karena sudah tercemar minyak.
Pesisir Provinsi Shandong memang memiliki cadangan sumber daya minyak yang berlimpah, dan selama bertahun-tahun kasus kebocoran minyak dan eksploitasi berlebihan terus meningkat.
Kendati pencemaran tersebut, para nelayan setempat tak tinggal diam. Pada 10 Desember lalu, 21 orang nelayan mengajukan gugatan terhadap Conoco Philip Sand Tiongkok National Off Shore Oil Corporation untuk kasus kebocoran minyak. Mereka menuntut kompensasi senial $24,2 juta dollar atau sekitar 300 milyar rupiah.

