Telan Biaya Rp 80 Miliar, Jokowi Berharap Ubah Wajah Destinasi Wisata Kupang

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 24 Maret 2022
Telan Biaya Rp 80 Miliar, Jokowi Berharap Ubah Wajah Destinasi Wisata Kupang

Presiden Jokowi memberikan kata sambutan sebelum meresmikan taman wisata baru dan kuliner di Pantai Kelapa Lima, di Kota Kupang, NTT, Kamis (24/3/2022). ANTARA FOTO/Kornelis Kaha.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tiga lokasi taman wisata dan kuliner baru di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), resmi beroperasi hari ini. Presiden Joko Widodo (Jokowi) turun langsung meresmikan penataan kawasan Kota Kupang seluas 51.900 meter persegi dan memakan biaya Rp80 miliar itu.

Orang nomor satu di Indonesia itu mengharapkan kawasan wisata dan kuliner di Kota Kupang yang dibangun Kementerian PUPR ini mampu mengubah wajah destinasi wisata di ibu kota provinsi NTT itu.

Baca Juga:

Uniknya Keindahan Batu Warna-warni di Pantai Kolbano Kupang

"Kita harapkan hadirnya kawasan ini mampu mengubah wajah destinasi wisatanya dan juga memberikan kenyamanan bagi pengunjung serta wisatawan yang berkunjung," kata Jokowi, saat meresmikan kawasan wisata baru dan Kuliner di Pantai Kelapa Lima, Kota Kupang, Kamis (24/3).

Tiga lokasi yang dibangun Kementerian PUPR dalam rangka mendukung destinasi pariwisata itu meliputi, Pantai Kelapa Lima, Kota Lama Kota Kupang dan Jalan Frans Seda Kota Kupang.

Baca Juga:

Bioskop di Kota Kupang Kembali Dibuka

Presiden mengaku terkesan dengan penataan kawasan di tiga lokasi tersebut karena diharapkan tidak hanya mengubah wajah Kota Kupang, tetapi juga membuat infrastruktur lebih baik serta mengubah wajah destinasi wisata kota yang dijuluki dengan "City of Coral" tersebut.

"Saya sangat terkesan sekali hasil penataan kawasan di Kota Kupang, dari kawasan Kota Lama Kupang, tepatnya di Pantai Lai-Lai Besi Kopan (LLBK), dan juga di sini di Pantai Kelapa Lima, serta yang ketiga Koridor 3 Jalan Frans Seda," ungkap Jokowi.

Presiden Joko Widodo didampingi Gubernur NTT Viktor B Laiskodat (kanan) meresmikan taman wisata baru dan kuliner di Pantai Kelapa Lima, di Kota Kupang, NTT, Kamis (24/3/2022). ANTARA FOTO/Kornelis Kaha.

"Kita harapkan penataan Kota Kupang ini akan mengubah wajah Kota Kupang, mengubah infrastrukturnya menjadi lebih baik dan kita harapkan mengubah wajah destinasi wisatanya," imbuh Kepala Negara.

Dalam kesempatan kali ini, Jokowi sempat meninjau keindahan alam laut di lokasi pembangunan taman wisata dan kuliner di kota Kupang itu.

Pantauan di lapangan, Presiden terlihat sempat menyapa sejumlah warga dan membagi-bagikan baju kepada warga yang hadir menyaksikan peresmian kawasan wisata dan kuliner tersebut setelah acara peresmian. (Knu)

Baca Juga:

Dampak Siklon Seroja, Kota Kupang Nyaris Lumpuh

#Jokowi #Wisata
Bagikan

Berita Terkait

Travel
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Resorts World Genting melakukan penguatan kehadirannya di pasar Indonesia melalui penandatanganan kerja sama strategis.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Januari 2026
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Beredar informasi yang menyebut Presiden ke-7 RI Joko Widodo akan menduetkan Gibran-Kaesang di Pilpres 2029. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Indonesia
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Jumlah penumpang Whoosh WNA mencapai 401.282 orang, naik 60 persen dibandingkan tahun 2024 sebanyak 251.525 penumpang.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Indonesia
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Dito Ariotedjo ikut mendampingi Jokowi bertemu PM Arab Saudi Mohammed bin Salman Al-Saud membahas lobi penambahan kuota haji Indonesia tahun 2024.
Wisnu Cipto - Jumat, 23 Januari 2026
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Indonesia
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Polda Metro Jaya menjadwalkan pemeriksaan sejumlah saksi dan ahli meringankan yang diajukan Roy Suryo Cs dalam kasus tudingan ijazah palsu Jokowi.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
Indonesia
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Penerapan mekanisme keadilan restoratif (restorative justice/RJ) dalam perkara tersebut mencerminkan arah kebijakan hukum pidana nasional di masa depan.
Dwi Astarini - Senin, 19 Januari 2026
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Indonesia
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Tersangka Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis telah mengajukan surat permohonan restorative justice (RJ) ke Polda Metro Jaya.
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Indonesia
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Ancol kini menggelar promo tiket masuk seharga Rp 35 ribu. Nantinya, pengunjung mendapatkan voucher makan senilai Rp 20 ribu.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Indonesia
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan mengatakan, terlalu dini membicarkan restorative justice usai kliennya bertemu dengan Eggi Sudjana.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana
Indonesia
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Presiden ke-7 RI, Jokowi, memaafkan dua tersangka kasus ijazah palsu. Namun, PSI menyebutkan bahwa proses hukum harus tetap berjalan.
Soffi Amira - Sabtu, 10 Januari 2026
Jokowi Maafkan 2 Tersangka Kasus Ijazah Palsu, PSI: Proses Hukum Harus Tetap Berjalan
Bagikan