TBK-SNBT 2026 Dibuka, DPR: Gangguan Teknis Bisa Rugikan Masa Depan Peserta

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 02 April 2026
TBK-SNBT 2026 Dibuka, DPR: Gangguan Teknis Bisa Rugikan Masa Depan Peserta

Arsip - Tes seleksi ujian penerimaan mahasiswa baru masuk Kampus Negeri. (ANTARA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) resmi membuka pendaftaran jalur Ujian Tulis Berbasis Komputer–Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2026 pada Selasa (31/3).

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi X DPR RI, Habib Syarief, meminta panitia seleksi memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung agar pelaksanaan UTBK-SNBT berjalan tertib, lancar, dan akuntabel.

“Hari ini secara resmi telah dibuka pendaftaran untuk penerimaan mahasiswa baru. Ini adalah gerbang awal sebelum memasuki dunia perkuliahan. Kami meminta pansel memastikan mulai dari proses pendaftaran hingga selama pelaksanan UTBK-SNBTN, seluruh sarana dan prasarana pendukung benar-benar siap dan tidak ada kendala dalam pelaksanaan UTBK-SNBT tahun ini,” ujar Habib di Jakarta, Kamis (2/4).

Baca juga:

UTBK SNBT 2026: Link, Syarat dan Jadwal Seleksi

Habib menegaskan bahwa kesiapan sarana dan prasarana merupakan faktor krusial yang tidak boleh dianggap sepele. Ia mengingatkan, sistem berbasis komputer sangat rentan terhadap gangguan teknis yang dapat berdampak langsung pada peserta.

“Kesiapan sarana dan prasarana adalah tolok ukur keberhasilan pelaksanaan. Jangan dianggap sepele. Jika ada gangguan, bukan hanya sistem yang terganggu, tetapi juga masa depan peserta. Mereka sudah mempersiapkan diri secara maksimal, jangan sampai gagal hanya karena persoalan teknis,” tegasnya.

Legislator asal Jawa Barat itu menjelaskan, sejumlah aspek penting yang harus dipastikan meliputi ketersediaan perangkat komputer, kestabilan listrik, jaringan internet, hingga kesiapan server dan ruang ujian.

Menurutnya, perangkat komputer harus mencukupi baik dari sisi jumlah maupun spesifikasi agar seluruh peserta dapat mengikuti ujian tanpa hambatan. Selain itu, sistem kelistrikan juga harus stabil, termasuk kesiapan sumber listrik cadangan seperti genset untuk mengantisipasi pemadaman.

Baca juga:

DPR Wanti-Wanti Sarana Prasarana UTBK SNBT 2026, Jangan Sampai Mati Lampu Hingga Server Meledak

Ia menambahkan, kestabilan jaringan dan server menjadi tulang punggung pelaksanaan UTBK berbasis komputer. Gangguan pada kedua aspek tersebut berpotensi menyebabkan keterlambatan hingga kegagalan sistem ujian.

Habib juga menyoroti pentingnya kesiapan ruang ujian yang memenuhi standar kenyamanan dan ketertiban, mulai dari pengaturan tempat duduk, ventilasi, hingga pengawasan selama pelaksanaan tes.

“Untuk sistem kelistrikan dan kestabilan server memiliki keterkaitan erat. Jangan sampai saat pelaksanaan tes terjadi pemadaman listrik atau gangguan server. Ini harus diantisipasi sejak awal melalui pengecekan berkala dan simulasi sistem sebelum hari pelaksanaan,” pungkasnya. (Pon)

#UTBK-SNBT #SNBT #Komisi X DPR #Tes Masuk PTN #Perguruan Tinggi Negeri
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Unpad dan Undip Jadi Kampus yang Ikut Program Pendidikan Gratis Prabowo
Kampus Unpad dan Undip disebut setuju dan siap jadi PTN pertama Program Pendidikan Gratis Prabowo. Cek Kebenaran Informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Unpad dan Undip Jadi Kampus yang Ikut Program Pendidikan Gratis Prabowo
Indonesia
Dukung Wacana PTN Gratis Prabowo, Legislator Ingatkan Kajian Matang
Pelaksanaan kebijakan ini dinilai memerlukan kajian komprehensif agar berjalan tepat sasaran, berkelanjutan, dan tidak mengikis mutu akademik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Dukung Wacana PTN Gratis Prabowo, Legislator Ingatkan Kajian Matang
Indonesia
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyoroti wacana pendidikan gratis hingga PTN. Ia meminta untuk dikaji terlebih dahulu.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
Puan Soroti Kekuatan APBN soal Wacana Pendidikan Gratis hingga PTN, Minta Dikaji Dulu
Indonesia
Kuliah Gratis di PTN Mulai Dikaji, Pemerintah Hitung Kebutuhan Anggarannya
Pemerintah mulai menghitung anggaran kuliah gratis di PTN. Hal itu diungkapkan Mendiktisaintek, Brian Yuliarto.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
Kuliah Gratis di PTN Mulai Dikaji, Pemerintah Hitung Kebutuhan Anggarannya
Indonesia
Kemdiktisaintek Hitung Standar Pembiayaan di PTN Buat Program Pendidikan Gratis Perintah Prabowo
Pemetaan mencakup kebutuhan masing-masing kampus dan jumlah mahasiswa, sehingga kebutuhan pembiayaan dapat dihitung secara lebih komprehensif.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Kemdiktisaintek Hitung Standar Pembiayaan di PTN Buat Program Pendidikan Gratis Perintah Prabowo
Indonesia
PTN Diwacanakan Gratis, Komisi X DPR Usul KIP Kuliah Dialihkan ke PTS
Komisi X DPR mengusulkan adanya kebijakan khusus untuk menjaga keberlangsungan PTS. Hal itu terkait wacana PTN digratiskan.
Soffi Amira - Selasa, 22 September 2026
PTN Diwacanakan Gratis, Komisi X DPR Usul KIP Kuliah Dialihkan ke PTS
Indonesia
Prabowo Berencana Ambil Alih Pengangkatan Guru, DPR: Kesejahteraan Harus Naik
Komisi X DPR mendukung rencana Presiden RI, Prabowo Subianto, yang ingin mengambil alih pengangkatan guru.
Soffi Amira - Kamis, 17 September 2026
Prabowo Berencana Ambil Alih Pengangkatan Guru, DPR: Kesejahteraan Harus Naik
Indonesia
DPR Soroti Batas Waktu Konsumsi Makanan MBG, BGN Diminta Perkuat Pengawasan
Komisi X DPR meminta batas waktu konsumsi MBG disampaikan. DPR ingin adanya label di informasi itu.
Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026
DPR Soroti Batas Waktu Konsumsi Makanan MBG, BGN Diminta Perkuat Pengawasan
Indonesia
Polemik Pasien BPJS Berujung Sorotan DPR, Nakes Diminta Bijak Bermedia Sosial
Polemik komentar sejumlah tenaga kesehatan terhadap pasien BPJS menuai sorotan DPR. Ingatkan pentingnya menjaga etika profesi, empati, dan tanggung jawab moral
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
Polemik Pasien BPJS Berujung Sorotan DPR, Nakes Diminta Bijak Bermedia Sosial
Indonesia
Komisi X DPR Minta Anggaran Pendidikan Fokus Atasi Kekurangan Guru usai Putusan MK
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Esti Wijayati meminta anggaran pendidikan difokuskan untuk mengatasi kekurangan guru dan meningkatkan mutu pendidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
Komisi X DPR Minta Anggaran Pendidikan Fokus Atasi Kekurangan Guru usai Putusan MK
Bagikan