Kemendiktisaintek Ungkap 1,2 Juta Calon Mahasiswa Belum Tertampung di PTN, Ini Penyebabnya

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 24 Juni 2026
Kemendiktisaintek Ungkap 1,2 Juta Calon Mahasiswa Belum Tertampung di PTN, Ini Penyebabnya

Ilustrasi (Foto: ITB)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), Prof. Ir. Nizam, mengungkapkan masih terjadi ketimpangan antara daya tampung perguruan tinggi negeri (PTN) dan jumlah lulusan sekolah menengah atas (SMA) yang memenuhi syarat akademik.

Hal tersebut disampaikan Nizam dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/6).

Menurutnya, meskipun kapasitas penerimaan mahasiswa baru di PTN terus meningkat setiap tahun, tidak seluruh kuota yang tersedia dapat terisi.

Sekitar 10 Persen Kuota PTN Masih Kosong

Nizam menjelaskan, dari total daya tampung sekitar 725.000 kursi di PTN, hanya sekitar 681.000 calon mahasiswa yang memenuhi standar akademik untuk diterima.

Kondisi tersebut menyebabkan sebagian kuota PTN tidak terisi meski jumlah pendaftar relatif besar.

Dari total daya tampung sekitar 725.000 di PTN, yang memenuhi kualitas untuk bisa diterima sebagai mahasiswa sekitar 681.000. Jadi ada kesenjangan antara daya tampung dengan kemampuan calon mahasiswa memenuhi persyaratan minimum akademik,

Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendiktisaintek, Prof. Ir. Nizam.

Berdasarkan data tersebut, sekitar 10 persen daya tampung PTN masih kosong karena tidak terpenuhinya persyaratan akademik yang ditetapkan.

Baca juga:

Tren Baru SNBT 2026, 10 Prodi PTN Terfavorit Justru Didominasi Jurusan Vokasi

1,2 Juta Calon Mahasiswa Belum Mendapat Tempat di PTN

Mantan Dekan Fakultas Teknik UGM itu memaparkan, secara nasional terdapat sekitar 3,1 juta lulusan SMA yang belum tertampung di perguruan tinggi negeri.

Sementara dari kelompok lulusan yang berminat melanjutkan pendidikan tinggi, masih ada sekitar 1,2 juta calon mahasiswa yang belum mendapatkan kursi di PTN.

Menurut Nizam, sebagian besar dari kelompok tersebut juga tidak melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi swasta (PTS), meski secara kapasitas PTS memiliki ruang yang cukup besar untuk menampung mahasiswa baru.

“Potensi 1,3 juta lulusan SMA yang berminat melanjutkan pendidikan tinggi belum sepenuhnya terserap,” kata Nizam.

Daya Tarik dan Biaya PTS Jadi Tantangan

Nizam menilai terdapat dua faktor utama yang membuat banyak calon mahasiswa belum terserap ke perguruan tinggi swasta.

Pertama, daya tarik PTS yang dinilai masih kalah dibandingkan PTN, terutama dari aspek akreditasi, reputasi, hingga prestasi institusi.

Kedua, biaya pendidikan di sejumlah PTS berkualitas masih dianggap cukup tinggi dan belum terjangkau oleh sebagian masyarakat, khususnya kelompok menengah ke bawah.

Kondisi tersebut membuat banyak lulusan SMA memilih tidak melanjutkan pendidikan tinggi meski memiliki minat untuk kuliah.

Baca juga:

UI Pertahankan Posisi Nomor Satu PTN Indonesia di QS World University Rankings 2027

Dalam paparannya, Nizam juga mengungkapkan perubahan komposisi mahasiswa di Indonesia dalam satu dekade terakhir.

Pada 2014, porsi mahasiswa yang menempuh pendidikan di PTN tercatat sebesar 34,4 persen. Angka tersebut meningkat menjadi 47,3 persen pada 2025.

Sebaliknya, porsi mahasiswa di perguruan tinggi swasta mengalami penurunan dari 65,5 persen pada 2014 menjadi 52,7 persen pada 2025.

Menurut Nizam, peningkatan kapasitas PTN merupakan perkembangan positif. Namun, pemerintah tetap perlu memperkuat kualitas dan daya saing PTS agar akses pendidikan tinggi dapat lebih merata.

Kemendiktisaintek menilai penguatan perguruan tinggi swasta menjadi salah satu langkah strategis untuk mengatasi kesenjangan akses pendidikan tinggi di Indonesia. (Pon)

#Perguruan Tinggi Negeri #Pendidikan #Kemendikti Saintek
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
4 SMA Unggul Garuda Baru Siap Beroperasi Juli Ini
Empat sekolah itu berada di Belitung Timur (Bangka Belitung), Timor Tengah Selatan (Nusa Tenggara Timur), Konawe Selatan (Sulawesi Tenggara), dan Bulungan (Kalimantan Utara).
Dwi Astarini - Kamis, 25 Juni 2026
4 SMA Unggul Garuda Baru Siap Beroperasi Juli Ini
Indonesia
Dirjen Dikti Ungkap Jurus Benahi SPMB, Mulai dari Voucer Kuliah hingga Sinkronisasi PTN-PTS
Salah satunya dengan memperkuat kualitas perguruan tinggi swasta (PTS) agar lebih diminati masyarakat. 

Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Dirjen Dikti Ungkap Jurus Benahi SPMB, Mulai dari Voucer Kuliah hingga Sinkronisasi PTN-PTS
Indonesia
Kemendiktisaintek Ungkap 1,2 Juta Calon Mahasiswa Belum Tertampung di PTN, Ini Penyebabnya
Dirjen Dikti Prof Nizam mengungkap sekitar 1,2 juta calon mahasiswa belum mendapat tempat di PTN. Ia menyoroti kesenjangan daya tampung dengan kualitas akademik.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 24 Juni 2026
Kemendiktisaintek Ungkap 1,2 Juta Calon Mahasiswa Belum Tertampung di PTN, Ini Penyebabnya
Indonesia
DPR Bongkar Penyebab Puluhan Prodi di Perguruan Tinggi Ditutup, Peminat Sepi hingga tak Jamin Kehidupan di Masa Depan
Penutupan prodi yang didominasi jurusan keguruan dan kedokteran tersebut itu bukanlah keputusan sepihak kementerian.
Dwi Astarini - Senin, 22 Juni 2026
DPR Bongkar Penyebab Puluhan Prodi di Perguruan Tinggi Ditutup, Peminat Sepi hingga tak Jamin Kehidupan di Masa Depan
Indonesia
UI Pertahankan Posisi Nomor Satu PTN Indonesia di QS World University Rankings 2027
Bahwa keberhasilan mempertahankan posisi di 200 besar dunia merupakan modal yang harus terus dipacu, bukan titik untuk berpuas diri.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
UI Pertahankan Posisi Nomor Satu PTN Indonesia di QS World University Rankings 2027
Indonesia
KPK Ikut Awasi Pelaksanaan SPMB di Jakarta, Cegah Orang Titipan dan Korupsi
Pelaksanaan SPMB telah berlangsung mulai 15 Juni hingga 9 Juli 2026.
Dwi Astarini - Kamis, 18 Juni 2026
KPK Ikut Awasi Pelaksanaan SPMB di Jakarta, Cegah Orang Titipan dan Korupsi
Indonesia
Mendikdasmen Minta Dana Wajib Belajar 13 Tahun Rp 11,928 Triliun
Kementerian urusan pendidikan ini menyampaikan usulan tambahan anggaran sebesar Rp 40,75 triliun pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Mendikdasmen Minta Dana Wajib Belajar 13 Tahun Rp 11,928 Triliun
Indonesia
DPRD DKI Temukan Banyak Praktik Pungli dalam SPMB
Pungli mencederai pelaksanaan SPMB yang seharusnya berjalan bebas dari biaya.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
DPRD DKI Temukan Banyak Praktik Pungli dalam SPMB
Berita Foto
Dukung Pendidikan Berkelanjutan, UOB Salurkan Meja-Kursi Daur Ulang ke Sekolah Al-Rahmah
Suasana penyerahan donasi berupa mejad dan kursi daur ulang kepada siswa-siswi SD, SMP, SMA Al Rahmah di Jakarta, Senin (15/6/2026).
Didik Setiawan - Senin, 15 Juni 2026
Dukung Pendidikan Berkelanjutan, UOB Salurkan Meja-Kursi Daur Ulang ke Sekolah Al-Rahmah
Indonesia
Legislator Ingatkan Proyek Sekolah Rakyat Harus Perhatikan Keselamatan Anak
Sekolah Rakyat merupakan program strategis pemerintah yang harus dibangun dengan perencanaan matang agar mampu menjadi sarana pendidikan yang aman dan nyaman bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Legislator Ingatkan Proyek Sekolah Rakyat Harus Perhatikan Keselamatan Anak
Bagikan