Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

'Taylor Swift: The Eras Tour' Paling Banyak Ditonton di Disney+

Soffi AmiraSoffi Amira - Rabu, 20 Maret 2024
'Taylor Swift: The Eras Tour' Paling Banyak Ditonton di Disney+

Disney membayar Rp 1,1 triliun untuk hak tayang 'Taylor Swift: The Eras Tour'. (Foto: IMDb)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Taylor Swift mencatatkan prestasi baru dengan pemutaran perdana film konser 'Eras Tour' di Disney+.

Pada tiga hari pertama peluncurannya, 'Taylor Swift: The Eras Tour (Taylor's Version)' disaksikan oleh 4,6 juta penonton di Disney+. Hal itu menjadikannya sebagai film musik nomor satu sepanjang masa di platform tersebut.

Baca juga:

Disney+ Hotstar Resmi Tayangkan 'Taylor Swift The Eras Tour (Taylor's Version)'

Penggemar Swift, Swifties, menonton 16,2 juta jam film konser berdurasi 3,5 jam tersebut selama akhir pekan terakhir, demikian diberitakan Variety, Selasa (19/3).

Film ini debut di Disney+ di seluruh dunia pada 14 Maret 2024 lalu, di mana menampilkan lima lagu bonus baru, seperti 'Cardigan' dari album 'Folklore' dan empat lagu akustik lainnya. Kemudian, diambil dari tiga pertunjukan pertama tur Eras di LA pada Agustus 2023 lalu.

Disney+ memiliki sejumlah film musik dan spesial lainnya, termasuk 'Folklore: The Long Pond Studio Sessions' milik Swift, 'Elton John: Farewell From Dodger Stadium', 'Black Is King: A Film by Beyoncé', dan 'The Beatles: Get Back'.

Baca juga:

5 Film dan Series di Disney+ Hotstar untuk Temani Ramadan

Bahkan, Disney+ dilaporkan membayar lebih dari USD 75 juta (Rp 1,1 triliun) untuk hak streaming global film konser 'The Eras Tour', yang diproduksi oleh perusahaan Swift.

Film ini sebelumnya meraih USD 261,7 juta (Rp 4,1 triliun) di box office global setelah debutnya pada 13 Oktober 2023, yang menjadikannya sebagai film konser dengan pendapatan kotor tertinggi hingga saat ini.

Dirilis secara digital melalui Universal Pictures pada 13 Desember 2023 lalu, ada tiga lagu bonus yang tersedia dalam versi Disney+. (waf)

Baca juga:

Taylor Swift Rilis 'Death by a Thousand Cuts' sebagai Bonus 'Eras Tour' Versi Disney+

#Taylor Swift #Film #Disney Plus #Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - 29 menit lalu
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - 54 menit lalu
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - 55 menit lalu
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 58 menit lalu
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
Bagikan