Headline

Taufik Gerindra: Perebutan Kursi Wagub DKI Jangan Dibawa ke Tingkat Pusat

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 01 November 2018
Taufik Gerindra: Perebutan Kursi Wagub DKI Jangan Dibawa ke Tingkat Pusat

Ketua DPD Gerindra DKI M Taufik. MP/Asropih.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Perebutan kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta memasuki babak baru. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kecewa berat dengan kebijakan Prabowo Subianto yang menyerahkan keputusan soal wagub kepada Ketua DPD Gerindra DKI M Taufik.

Kader PKS yang semula mengklaim pemilik kursi wagub kini harus gigit jari. Akibatnya, Pengurus dan kader PKS DKI Jakarta mengancam tidak akan berjuang memenangkan Prabowo-Sandiaga di Pilpres 2019, jika M Taufik jadi Wagub DKI Jakarta.

Muhammad Taufik pun meminta persoalan pengisian kursi orang nomor dua di Ibukota tersebut tidak dibawa ke tingkat pusat, dan selayaknya harus diselesaikan di tingkat wilayah.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta M Taufik
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, M Taufik. Foto: MP/Ponco

"Ga usah bawa-bawa ketinggian deh. Ini kan urusan tingkat DPD. Yaelah, urusan wagub kan urusan DPD. Maksud saya ayo berunding duduk bareng, musyawarah. Pasti ada jalan keluar," ujar M Taufik di Jakarta, Rabu (31/10).

Untuk menyelesaikan polemik Wagub DKI, Taufik yang juga Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta ini mengaku, sudah bersurat kepada PKS untuk duduk bersama membahas kursi Wagub DKI pada 5 November 2018 mendatang.

"Kami udah bersurat ke PKS mengundang PKS tanggal 5 di kantor DPD Gerindra untuk duduk bareng mendiskusikan soal pencalonan wakil gubernur menggantikan pak Sandi," tuturnya.

Dalam pertemuan itu Taufik berharap ada pembahasa yang bisa menemukan jalan keluar polemik perebutan kursi Wagub DKI Jakarta.

"Tanggal 5 November, pukul 15.00 WIB. Rapatnya terbuka. Kita berunding ga ada yg kita tutup-tutupi. Kan kata pak Prabowo diserahkan kepada DPD. Memang begitulah kalau di Gerindra. Urusan wakil itu urusan DPD aja. Kasian yang atas dibawa-bawa," pungkasnya.(Asp)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Dampak Kecelakaan Lion Air JT-610, Jumlah Penumpang Lion Air Anjlok

#Politikus Partai Gerindra M Taufik #Partai Gerindra #PKS #Wakil Gubernur DKI Jakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Rano Karno Ungkap Penyebab Utama Kebakaran Jakarta, 95 Persen karena Korsleting
Sebanyak 95 persen kebakaran di Jakarta disebut dipicu korsleting listrik. Rano Karno menyoroti kebiasaan penggunaan stopkontak berlebihan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Rano Karno Ungkap Penyebab Utama Kebakaran Jakarta, 95 Persen karena Korsleting
Indonesia
Meningkat dari Tahun Lalu, Pemprov DKI Jakarta Salurkan 210 Ekor Sapi untuk Kurban Idul Adha 2026
Rinciannya, 160 sapi dari BUMD, 44 sapi dari Baznas Bazis, serta 6 sapi dari HIPMI.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Meningkat dari Tahun Lalu, Pemprov DKI Jakarta Salurkan 210 Ekor Sapi untuk Kurban Idul Adha 2026
Indonesia
Sekitar 68 Ribu Hewan Kurban Disembelih di Jakarta saat Idul Adha 2026, Wagub Rano Tekankan Aspek Kesehatan dan Kelayakan
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno mengatakan, 68 ribu hewan kurban itu dipotong selama tiga hari.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Sekitar 68 Ribu Hewan Kurban Disembelih di Jakarta saat Idul Adha 2026, Wagub Rano Tekankan Aspek Kesehatan dan Kelayakan
Indonesia
Putusan MK soal Caleg Perempuan Didukung PKS dan PAN, Partai Bisa Gugur di Dapil
Putusan MK yang mewajibkan keterwakilan 30% caleg perempuan mendapat dukungan dari PKS dan PAN. Partai yang tidak memenuhi aturan kini terancam gugur di dapil terkait.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Putusan MK soal Caleg Perempuan Didukung PKS dan PAN, Partai Bisa Gugur di Dapil
Indonesia
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Partai Gerindra memberikan peringatan keras bahwa tidak ada ruang bagi pelanggaran serupa di masa depan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Indonesia
Ketahuan Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Bakal Disidang Gerindra
Partai Gerindra akan menggelar sidang terhadap anggota DPRD Jember, Ahmad Syahri Assidqi. Ia ketahuan main game sambil merokok saat rapat.
Soffi Amira - Jumat, 15 Mei 2026
Ketahuan Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Bakal Disidang Gerindra
Indonesia
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Survei yang berlangsung pada 13–22 April 2026 ini melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi melalui metode multi-stage random sampling
Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2026
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Indonesia
PKS Dorong Pembahasan RUU Pemilu Transparan, Libatkan Publik Sejak Awal
PKS meminta pembahasan RUU Pemilu dilakukan secara transparan. Sebab, hal itu menyangkut kepentingan publik.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
PKS Dorong Pembahasan RUU Pemilu Transparan, Libatkan Publik Sejak Awal
Indonesia
Bamus Tetapkan Jadwal Pergantian Ketua DPRD DKI Baru 30 April 2026
DPRD berharap Gubernur Pramono Anung dapat hadir langsung dalam rapat paripurna tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 22 April 2026
Bamus Tetapkan Jadwal Pergantian Ketua DPRD DKI Baru 30 April 2026
Indonesia
Suhud Alynudin Diusulkan Jadi Ketua DPRD DKI, ini Alasan PKS
Suhud Alynudin diusulkan menjadi Ketua DPRD DKI Jakarta. PKS pun membeberkan alasan pergantian tersebut.
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Suhud Alynudin Diusulkan Jadi Ketua DPRD DKI, ini Alasan PKS
Bagikan