MerahPutih.com - Sanjaya, sopir Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Kementerian Sosial (Kemensos) Matheus Joko Santoso, mengaku beberapa kali diminta mengantarkan titipan uang dari Harry Van Sidabukke, ke bosnya Matheus Joko. Di antaranya dititipkan menggunakan tas gitar dan kardus air mineral.
Hal itu disampaikan Sanjaya saat bersaksi dalam sidang lanjutan perkara dugaan suap pengadaan bantuan sosial (Bansos) COVID-19, untuk terdakwa Harry Van Sidabukke di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (29/3).
Baca Juga
Juliari Batubara Akui Berikan Uang SGD50 Ribu kepada Ketua DPC PDIP Kendal
Mulanya Jaksa Penunut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanyakan uang titipan dari Harry Sidabukke ke Matheus Joko. Sanjaya mengaku dua kali mengantarkan titipan uang tersebut.
"Kapannya saya lupa, cuma tugasnya ambil titipan saja. Saya ketemu Pak Harry ke parkiran dua, ketemu drivernya. Di Cawang Kencana Kemensos. Uangnya ditaro di dalam kardus Aqua," kata Sanjaya.
Kemudian Sunjaya melanjutkan, dia mengaku menerima titipan uang di dalam tas berisi gitar merek Ibanez di kawasan Green Pramuka, Jakarta Pusat.
"Awalnya Mas Harry datang, ketemu dengan bawa tas gitar merek Ibanez, warnanya abu-abu. Saya engga tau kalau itu tas isinya ada uangnya. Setelah semuanya udah selesai kan kita pulang. Nah tas itu ditaro di bangku sama mas Harry. Nah saya bilang, 'mas ini gitarnya enggak dibawa?' kata Mas Harry 'itu titipan buat bapak'," ungkap Sanjaya.
Dari kedua titipan itu, Sanjaya mengaku tidak mengetahui berapa jumlah uangnya. Namun, dia mengatakan bahwa uang yang dititipkan tersebut berbentuk mata uang rupiah.
"Rupiah, kalau nilainya saya enggak tahu," imbuhnya.
Dalam perkara ini, Harry didakwa menyuap eks Menteri Sosial Juliari Peter Batubara dan dua Pejabat Pembuat Komitmen Kemensos Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso.
Harry didakwa memberi suap sebesar Rp1,28 miliar. Menurut jaksa, uang tersebut diberikan terkait penunjukkan kedua terdakwa sebagai penyedia bansos COVID-19 pada Kemensos tahun 2020. (Pon)
Baca Juga
Juliari Batubara Akui Legislator PDIP Ihsan Yunus Kerap Main ke Ruangannya