Tarif Transportasi Umum Jakarta Dianggap Murah, Pemprov Kaji Ulang Kenaikan
Bus Transjakarta melintas di Jalan Merdeka Selatan arah Balai Kota DKI Jakarta. ANTARA/Lia Wanadriani Santosa.
Merahputih.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengklaim bahwa sebagian besar tarif transportasi umum di Jakarta relatif lebih murah dibandingkan dengan wilayah atau kota-kota tetangga.
“Tarif di Jakarta ini hampir semua angkutan, dibandingkan dengan kota-kota di tetangga, kita jauh lebih murah,” ujar Pramono saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat, Jumat (10/10).
Meskipun Pemerintah Pusat melakukan pemotongan Dana Bagi Hasil (DBH), Pramono menyatakan belum ada keputusan pasti mengenai rencana kenaikan tarif transportasi umum.
Baca juga:
LRT Jakarta akan Diperpanjang hingga PIK 2, Gubernur Pramono: Proyeknya Sudah Disetujui
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih mengkaji rencana penyesuaian tarif tersebut. Rencana itu perlu dipertimbangkan ulang setelah adanya pemotongan anggaran.
“Mengenai kenaikan (tarif), itu kan saya sampaikan sebelum DBH-nya dipotong. Sekarang ini kami belum memutuskan apa pun,” kata Pramono.
Sebelumnya, Pramono sempat menyebutkan akan mengkaji subsidi transportasi umum sebagai langkah efisiensi anggaran pasca pemotongan DBH.
Baca juga:
Ia menjelaskan bahwa pertimbangan ini perlu dilakukan mengingat subsidi transportasi umum di Jakarta saat ini sangat besar, bahkan mencapai hampir Rp15.000 per orang. Namun, ia menekankan bahwa rencana penyesuaian tarif belum tentu akan dilaksanakan.
"Yang jelas, tentunya harus ada hal yang bisa menutupi (anggaran Jakarta). Contohnya, subsidi transportasi kita kan besar sekali. Tapi ini belum tentu dinaikkan, ya, saya hanya menyampaikan contohnya,” ungkap Pramono di Balai Kota DKI Jakarta.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
Pemprov DKI Jakarta Lakukan Pemotongan Tiang Monorel Mangkrak di Jalan HR Rasuna Said Kuningan
Pasar Tumpah Bikin Kios Resmi Sepi, Pengamat Minta Gubernur Pramono Bereskan
Dorong Layanan Air Terintegrasi, PAM Jaya Resmi Luncurkan ERP Fusion
Long Weekend Isra Mikraj, Jumlah Penumpang Kereta Cepat Whoosh Meningkat
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca 16–22 Januari
Wacana Pembangunan Monorel di Ragunan, DPRD DKI: Belum Ada Anggaran Khusus dalam APBD
Pemprov DKI Bakal Bongkar Tiang Monorel Mangkrak di Senayan, Sebagian Dijadikan Videotron
No Mercy untuk Bandar! Raperda P4GN Jadi Benteng Terakhir Lindungi Generasi Emas Jakarta dari Sabu Hingga Ekstasi
Pembangunan LRT Velodrome–Manggarai Capai 89 Persen, Rampung Agustus 2026
Insiden Tunanetra Terjatuh di Halte CSW, Pramono Minta Transjakarta Berbenah