Pilpres 2019

Target Menang di DKI Jakarta, Jokowi: Caranya Lawan Hoaks dan Fitnah

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 11 April 2019
 Target Menang di DKI Jakarta, Jokowi: Caranya Lawan Hoaks dan Fitnah

Calon Presiden Joko Widodo di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD Tangerang Selatan, Banten, Minggu (7/4) malam. (ANTARA News/Joko Susilo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Capres petahana Joko Widodo menargetkan kemenangan dengan meraih 55 persen suara di wilayah DKI Jakarta.

Target kemenangan itu disampaikan Jokowi dalam silaturahmi dengan para pendukungnya di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (10/4) malam.

Menurut Jokowi, melawan hoaks dan fitnah menjadi utapa utama untuk mencapai target kemenangan di Ibu Kota. Apalagi Jakarta memiliki latar belakang masyarakat yang heterogen dan kosmopolitan.

"Jakarta semua suku ada, ada suku Sunda, sampurasun ada dari Jawa, sugeng dalu, ada juga dari Batak ada, horas, majua jua, ada dari Bugis Makasar, apa kareba. Inilah Jakarta dan jangan lupa, di Jakarta suku Betawi adalah milik kita semuanya," kata Jokowi, Rabu (10/4).

Capres petahana Jokowi bersama masyarakat
Capres petahana Jokowi bersama masyarakat (Foto: Antara/Djoko Susilo)

Jokowi mengingatkan bahwa saat menjadi Gubernur DKI Jakarta, ia pernah mengeluarkan kebijakan yang pro terhadap masyarkat Betawi.

"Saya keluarkan Pergub yang mewajibkan saat itu setiap hari Jumat harus memakai pakaian sadariah dan kebaya encim. Itu tahun 2012 dan alhamdulliah masih dipakai terus sekarang enggak tau masih hari Jumat atau sudah lindah harinya," terangnya.

"Kenapa saat itu kita keluarkan PNN kita birokrasi kita memakai pakaian sadariah? Karena kita bingin budaya betawi ditengah modernisasi jakarta tetap kita rawat dan jaga," tambah Jokowi.

Jokowi juga mengajak pendukungnya untuk menngikuti pesta demokrasi yang penuh kegembiraan.

"Jangan sampai pesta demokrasi diisi dengan ketakutan. Jangan sampai diisi dengan ancaman intimidasi harus kita isi dengan kegembiraan karena memilih pemimpin," jelas dia.

BACA JUGA: Saat Kampanye Akbar, Jokowi Jangan Ikuti Gaya Tempramen Prabowo

TKN: APBN Bocor Penyakit Zaman Soeharto, Susut di Era Jokowi

Dikirab Para Pendukungnya Naik Andong, Jokowi Bagi-Bagi Kaos

Termasuk menghalau dan tak mempercayai hoaks atau berita bohong di media sosial.

"Ini mulai ini di pintu-pintu di media sosial adzan akan dilarang jelas tidak akan karena cawapres kita ketua majelis ulama. Ada isu nanti Jokowi menang pendidikan agama dihapus. Hati-hati. Kalau ada pikirannya yang mulai berubah tolong diluruskan, tolong diluruskan," ajak Jokowi.

Jokowi juga menyerukan pendukungnya dan masyarakat untuk selalu menjaga lingkungan dan tidak terpancing hoaks serta fitnah.

"Tugas kita sampai 17 April ini menjaga lingkungan kita agar tidsk terjadi kabar bohong atau hoaks dan fitnah sehingga menggoyangkan pilihan yang telah ditentukan. Tugas kita itu," pungkas Jokowi.(Knu)

#Joko Widodo #Pilpres 2019 #Pemilu 2019 #DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Satpol PP DKI Terluka dan Alami 6 Jahitan, Polisi Cari Pelaku
Diduga ada dua orang pelaku pemukulan yakni yang memukul menggunakan helm dan melakukan pemukulan kepada petugas di lampu merah CSW.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Satpol PP DKI Terluka dan Alami 6 Jahitan, Polisi Cari Pelaku
City Property
Jakarta Langganan Kebakaran, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Putung Rokok Sembarangan
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memprioritaskan berbagai upaya preventif terhadap potensi kebakaran.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Jakarta Langganan Kebakaran, Gubernur Pramono Minta Warga tak Buang Putung Rokok Sembarangan
Indonesia
Permukiman Padat di Kramat Pulo, Jakpus, Terbakar, Gulkarmat Kerahkan 30 Mobil Pemadam
Objek yang terbakar rumah tinggal dengan kategori bangunan rendah.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Permukiman Padat di Kramat Pulo, Jakpus, Terbakar, Gulkarmat Kerahkan 30 Mobil Pemadam
Indonesia
Disdik DKI Beri Pendampingan Korban Pelecehan Seksual Guru SMKN 27
Pendampingan dilakukan untuk memastikan kejadian tersebut tidak berdampak lebih jauh terhadap kondisi psikis para siswa.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Disdik DKI Beri Pendampingan Korban Pelecehan Seksual Guru SMKN 27
Indonesia
Bongkar Isi Pertemuan 2 Jam dengan Prabowo, Jokowi: Bahas Bola, Ekonomi, hingga Politik
Jokowi mengungkap isi pertemuan dua jam dengan Prabowo di Kertanegara. Mereka membahas sepak bola, ekonomi, politik, hingga isu Pemilu 2029.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Bongkar Isi Pertemuan 2 Jam dengan Prabowo, Jokowi: Bahas Bola, Ekonomi, hingga Politik
Indonesia
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Jokowi menegaskan Gibran Rakabuming Raka telah menyelesaikan pendidikan S1 saat menanggapi putusan MK soal ijazah SMA.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Indonesia
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Usul tersebut bukan untuk menambah jumlah anggota DPRD dari 106 menjadi 180–220 kursi, melainkan untuk memastikan 106 saat ini tetap dapat dipertahankan.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
DPRD DKI Lobi DPR soal UU DKJ, Minta 106 Kursi Dipertahankan
Indonesia
Setiap Sabtu Warga Bisa Masuk Balai Kota, Lihat Langsung Kerja Pimpinan Jakarta
Ajak masyarakat kenal lebih dekat dengan kompleks Balai Kota melalui rangkaian tur, kegiatan edukasi, seni, budaya, kuliner, komunitas, hingga layanan publik.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Setiap Sabtu Warga Bisa Masuk Balai Kota, Lihat Langsung Kerja Pimpinan Jakarta
Indonesia
Pemprov DKI Sebut Pembangunan Giant Sea Wall Harus Libatkan Masyarakat
Pengelolaan pantura juga tidak dapat dikerjakan satu institusi mengingat kawasan ini merupakan satu bentang wilayah yang melintasi batas administratif, sektor, dan kewenangan.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Pemprov DKI Sebut Pembangunan Giant Sea Wall Harus Libatkan Masyarakat
Indonesia
Petugas Damkar Terlibat Penipuan Rp 70 Juta, Autodipecat
Pramono mengaku telah meminta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan untuk menindak tegas pihak yang terbukti terlibat.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Petugas Damkar Terlibat Penipuan Rp 70 Juta, Autodipecat
Bagikan