Tantangan PT Pos Menyalurkan Bantuan Tunai ke Wilayah Terluar Indonesia
Menteri Sosial Juliari P Batubara didampingi Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Faizal R Djoemadi meninjau langsung penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap delapan tahun 2020). (FOTO ANTARA
MerahPutih.com - PT Pos Indonesia terus menjaga komitmennya untuk menyalurkan bantuan sosial tunai (BST) bagi warga terdampak pandemi COVID-19. Terutama distribusi ke daerah-daerah terluar dan terpencil di Tanah Air.
Meski terkendala infrastruktur dan kondisi cuaca yang sulit, perusahaan pelat merah tersebut akan tetap menjalankan tugas tersebut.
"Kami menyadari bahwa banyak dari masyarakat yang semakin kesulitan ekonomi dan sangat membutuhkan karena terdampak COVID-19. Ini yang semakin membuat kami bersemangat dalam menyelesaikan penyaluran BST," kata Direktur Utama PT Pos Indonesia Faizal R Djoemadi seperti dilansir Antara.
Baca Juga:
Agar warga di wilayah terluar yang terdampak pandemi tetap mendapatkan bantuan, kata Faizal, petugas pos terus bekerja menyesuaikan jadwal pendistribusian yang sangat terbatas.
Faizal melanjutkan, bahwa banyak hal yang menjadi pertimbangan dan kendala saat melakukan penyaluran di daerah-daerah terluar. Di antaranya adalah penyesuaian dengan jarak, akses dan kondisi cuaca.
“Ini yang menjadi tantangan dari tim satgas penyalur BST,” kata Faizal. “Misalnya pendistribusian di daerah terluar seperti kepulauan yang ada di Samudra Hindia Mentawai dan Nias tentu kami memperhatikan banyak hal. Kami harus menyesuaikan akan cuaca dan jadwal kapal. Sekarang, di masa COVID-19 untuk kapal penumpang yang berlayar juga terbatas," katanya.
Selain melalui Kantor Pos, penyaluran BST juga melibatkan komunitas-komunitas terutama untuk daerah yang sulit dijangkau.
Karena itu Faizal mengapresiasi komunitas-komunitas yang sudah terlibat dalam pendistribusian bantuan ke daerah-daerah terpencil. Pelibatan komunitas dinilai sangat membantu Pos Indonesia dalam menjangkau daerah-daerah pedalaman.
PT Pos memiliki target untuk membagikan BST kepada 9 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia. Penyaluran tahap-8 dipastikan bakal terealisasi pada November 2020 dan dilanjutkan untuk tahap-9 pada Desember 2020.
“Progresnya PT Pos sudah menyalurkan BST untuk tahap-1 sampai tahap-7 sudah mencapai 98 persen. Untuk pencairan BST tahap-8, kita didistribusikan serentak secara nasional pada pekan ini," tutur Faizal. (*)
Bagikan
Thomas Kukuh
Berita Terkait
Warga Kota Tangerang Jangan Sampai Lewat, Ada 8 Paket Diskon Pajak PBB-P2 dan BPHTB
Pesawat ATR 400 Yogyakarta-Makassar Hilang Kontak di Maros, Angkut 11 Orang
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Maluku Tengah Sabtu (17/1) Pagi, Tak Berpotensi Tsunami
Persija Resmi Umumkan Bergabungnya Alaeddine Ajaraie, Bomber Asal Maroko, Berharap Akhiri Musim dengan Senyum Bahagia
KPK Periksa Ketua DPD PDIP Jabar Ono Surono Terkait Suap Proyek Bekasi
Hasil Super League 2025/2026: Gagal Kalahkan Persik, Persib Tidak Mampu Kembali ke Puncak Klasemen
Dihantam Gelombang Tinggi, Kapal Wisata Tenggelam di Labuan Bajo
Gempa M5,6 Guncang Bengkulu Utara, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami
Kabar Gembira! Dana Tunggu Korban Banjir Sumatera Rp 600 Ribu Per Bulan Segera Cair