Tanggapi Isu Gofar Hilman, Lawless Jakarta Berdiri Bersama Korban

Muchammad YaniMuchammad Yani - Kamis, 10 Juni 2021
Tanggapi Isu Gofar Hilman, Lawless Jakarta Berdiri Bersama Korban

Lawless Jakarta berdiri bersama korban, tanggapi isu dari Gofar Hilman. (Foto: lawlessjakarta)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BEBERAPA hari, belakangan nama Gofar Hilman menjadi trending topic karena sebuah isu. Dugaan tentang ‘pelecehan seksual’ yang dilemparkan kepada pengguna Twitter bernama @pergijauh ini, berawal dari sebuah utas milik @quweenjojo di Twitter pada 8 Juni 2021.

Ia menuliskan sebuah utas tentang pengalaman tidak mengenakannya dengan pria bernama asli Abdul Gofar Hilman pada 2018 di sebuah tempat bernama Rumah Opa yang berlokasi di Malang.

Baca juga:

Doja Cat Rilis ‘Need To Know’ Sekaligus Umumkan Album Baru

“Setelah selesai rekam video bareng dia, tangan dia tiba-tiba peluk gue dari belakang. Gue mulai bingung harus gimana karena pelukannya kok kenceng banget?,” tulis pengguna akun bernama Nyelaras dalam utasnya pada 8 Juni 2021.

Selang satu hari, tepatnya pada 9 Juni 2021, Gofar memberikan klarifikasi tentang kasus ini (versi dirinya), bahkan menyanggupi untuk menempuh jalur hukum.

“Biar sama-sama enak, gue siap menyelesaikan masalah ini sebaiknya sih secara hukum, tapi kalau ada usulan lain gue siap mendiskusikan masukannya. Karena melibatkan fitnah pake nama gue di sini,” tulis Gofar meklarifikasi tuduhan yang dilontarkan kepadanya.

Tidak butuh waktu lama, bagi Lawless Jakarta, satu unit bisnis yang dibangun oleh Gofar, Arian, Sammy, dan Ucup melihat isu tersebut dan memberikan pernyataan yang berisi keputusan tegas.

Baca juga:

Hafiz & Hafizah, Animasi Edukasi Islami yang Menghibur

“Kami tahu dan memantau isu yang sedang beredar menyangngkut nama Gofar Hilman. Kami dari Lawless Jakarta berdiri bersama korban,” tulis Lawless Jakarta pada akun Instagramnya, Rabu (9/6).

Lebih lanjut lagi, Lawless Jakarta menyatakan bahwa Gofar Hilman sudah bukan bagian dari unit bisnis yang telah berdiri sejak 2011 itu. Salah satu rekan bisnisnya, Arian13 mengunggah sebuah cuitan yang diduga terkait isu tersebut dengan menulis “I stand with the victim”.

Keputusan yang diambil Lawless Jakarta dianggap bijak hingga menerima apresiasi yang cukup besar, bahkan dari kalangan selebritas. Salah satunya adalah public figure, Ernest Prakasa yang menyoroti isu dugaan pelecehan seksual tersebut, dengan memberikan apresiasi kepada Lawless Jakarta atas keputusan yang diambil.

“Perhatian semuanya. Ini adalah hal yang seharusnya dilakukan. Rasa hormat yang besar kepada @lawless_jkt,” ungkap pria yang juga melakoni dunia standup comedy dalam unggahannya di Twitter, Rabu (9/6). (Feb)

Baca juga:

Sara Fajira Terjun ke Dunia Akting

#Selebriti #Pelecehan Seksual
Bagikan
Ditulis Oleh

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.

Berita Terkait

Indonesia
Viral Dugaan Pelecehan Seksual Dosen UIN Surakarta, Laporan Lambat Ditangani
Terduga pelaku sebelumnya pernah dilaporkan saat bertugas di fakultas lain. Namun hanya mendapatkan sanksi berupa teguran dan mutasi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 Mei 2026
Viral Dugaan Pelecehan Seksual Dosen UIN Surakarta, Laporan Lambat Ditangani
Indonesia
Kemenag Tegas Cabut Izin Pesantren Terlibat Kasus Kekerasan Seksual
Kementerian Agama mencabut izin operasional pondok pesantren terkait dugaan kekerasan seksual dan menegaskan pelaku harus dihukum berat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Kemenag Tegas Cabut Izin Pesantren Terlibat Kasus Kekerasan Seksual
Indonesia
Puluhan Santri Jadi Korban, DPR Minta Predator Seksual Dihukum Tanpa Kompromi
Pengetatan pengawasan terhadap lembaga pendidikan berasrama melalui audit berkala pada sistem perlindungan anak dan mekanisme pengaduan internal juga menjadi poin mendesak
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
Puluhan Santri Jadi Korban, DPR Minta Predator Seksual Dihukum Tanpa Kompromi
Indonesia
DPR Desak Pemberatan Hukuman UU TPKS bagi Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati
Selain hukuman bagi oknum, evaluasi total terhadap sistem pendidikan pesantren menjadi fokus utama
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
DPR Desak Pemberatan Hukuman UU TPKS bagi Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati
Indonesia
Pengasuh Cabuli Puluhan Santriwati, Kemenag Cabut Izin Operasi Ponpes Ndolo Kusumo Pati
Saat ini 252 santri di Ponpes Ndolo Kusumodi Pati pulangkan ke rumah dan proses pembelajaran dialihkan secara daring,
Wisnu Cipto - Jumat, 08 Mei 2026
Pengasuh Cabuli Puluhan Santriwati, Kemenag Cabut Izin Operasi Ponpes Ndolo Kusumo Pati
Indonesia
Celah Peron Ditutup Usai Aksi Rekam Rok Penumpang KRL Kebayoran Lama Viral, Polisi Buru Pelaku
Polisi tengah memburu pelaku dugaan pelecehan seksual terhadap penumpang perempuan di Stasiun Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, setelah video aksinya merekam dari kolong peron viral di media sosial.
Wisnu Cipto - Jumat, 08 Mei 2026
Celah Peron Ditutup Usai Aksi Rekam Rok Penumpang KRL Kebayoran Lama Viral, Polisi Buru Pelaku
Indonesia
Pemprov Jateng Kawal Kasus Kekerasan Seksual di Pati, Jamin Pendidikan Korban Tetap Berjalan
Wagub Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menegaskan komitmennya mengawal kasus kekerasan seksual di Pati dan memastikan korban tetap mendapat akses pendidikan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026
Pemprov Jateng Kawal Kasus Kekerasan Seksual di Pati, Jamin Pendidikan Korban Tetap Berjalan
Indonesia
Pendiri Ponpes di Pati Jadi Tersangka Pencabulan Santriwati, Polisi Ungkap Modus Doktrin Kepatuhan
Pendiri Ponpes Ndholo Kusumo di Pati, AS, ditetapkan sebagai tersangka dugaan pencabulan santriwati. Polisi ungkap modus doktrin kepatuhan dan buka posko aduan korban.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 08 Mei 2026
Pendiri Ponpes di Pati Jadi Tersangka Pencabulan Santriwati, Polisi Ungkap Modus Doktrin Kepatuhan
Indonesia
Menteri PPPA Tegaskan Penahanan Pimpinan Pesantren Pati Krusial Guna Cegah Korban Baru
Menteri PPPA menekankan bahwa kekerasan dalam relasi pengasuhan adalah pelanggaran berat yang merusak masa depan anak serta mencederai institusi keagamaan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 07 Mei 2026
Menteri PPPA Tegaskan Penahanan Pimpinan Pesantren Pati Krusial Guna Cegah Korban Baru
Indonesia
Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, DPR Minta Negara Fokus Pulihkan Korban
Komisi IX DPR menyoroti kasus kekerasan seksual di Ponpes Pati. Para korban harus diberikan pendampingan psikologis.
Soffi Amira - Kamis, 07 Mei 2026
Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Pati, DPR Minta Negara Fokus Pulihkan Korban
Bagikan