Tanggapan Agus Rahardjo Soal Mundurnya Direktur KPK
Ketua KPK Agus Rahardjo. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)
MerahPutih.com - Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merestui Direktur Pembinaan Jaringan dan Kerja Sama Antarkomisi dan Instansi KPK Dedie A Rachim yang disebut bakal mendampingi Bima Arya, untuk kembali bertarung di Pemilihan Wali Kota Bogor periode kedua.
Ketua KPK Agus Rahardjo berharap, majunya pejabat KPK menjadi calon Wakil Wali Kota Bogor, bisa mewujudkan pemerintahan Bogor yang efektif dan bersih dari tindak pidana korupsi.
"Pimpinan KPK setuju, merestui, dan mendukung, agar bisa membantu mewujudkan pemerintahan yang efektif, dan bersih, serta bebas KKN (korupsi, kolusi, dan nepotisme) di Kota Bogor," kata Agus saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (29/12).
Menurut Agus, Dedie sudah memasukkan surat pengunduran diri dari lembaga antirasuah untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah Kota Bogor 2018 mendatang.
"Pamit jauh hari sebelumnya sudah, hari-hari ini mungkin mengurus administrasinya," ujar Agus.
Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Laode M Syarief membenarkan hal tersebut. "Surat pengundurannya sudah dimasukkan kemarin," ucap Laode saat dikonformasi melalui pesan singkat.
Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya belum mau berkomentar banyak mengenai duetnya bersama Dedie A Rachim untuk Pilwakot Bogor periode kedua.
"Saya belum bisa berkomentar. Boleh agak siangan. Saya janji siangan abis Jumatan," kata Bima Arya. (Pon)
Baca berita terkait Direktur KPK lainnya: Direktur KPK Mundur Demi Pilkada 2018
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
KPK: Keterangan Eks Menpora Dito Perkuat Dugaan Korupsi Kuota Haji
Diperiksa KPK soal Kuota Haji, Eks Menpora Dito Ungkap Isi Pertemuan di Arab Saudi saat Dampingi Jokowi
Menpora Dito Ariotedjo Penuhi Panggilan KPK, Akui Ikut Rombongan Jokowi ke Arab Saudi
KPK Restui Tanah Koruptor untuk Perumahan Rakyat, DPR Sebut Lebih Bermanfaat bagi Masyarakat
Mantan Menpora Dito Dipanggil KPK di Kasus Kuota Haji
KPK Ungkap Sudewo sudah Dibidik Sejak 2025, sebelum OTT di Pati
KPK Telusuri Keterlibatan Anggota Komisi V DPR Lain dalam Kasus Suap Proyek DJKA Kemenhub
KPK Geledah Rumah Orang Kepercayaan Wali Kota Madiun, Bawa Duit dan Bukti Elektronik
Bupati Pati Sudewo Jadi Tersangka KPK, Gerindra Proses Status Keanggotaan
2 Orang Tim Sukses Bupati Pati Sudewo Ditetapkan Tersangka Pemerasan