Tangani Bencana Kabut Asap, Ibas Minta Presiden Jokowi Tiru SBY

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 06 September 2015
 Tangani Bencana Kabut Asap, Ibas Minta Presiden Jokowi Tiru SBY

Ketua Fraksi Demokrat Edhie Baskoro (Ibas) dan Sekjend PD Hinca Panjaitan menggelar jumpa pers di Kantor DPP Demokrat di kawasan Kramat, Jakpus, Minggu (6/9) (Foto: Twitter @Edhie_Baskoro)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Bencana kabut asap yang melanda Riau dan Palembang sudah menganggu aktivitas masyarakat. Bahkan di Palembang dapat kabut asap mulai mengancam keselamatan warga. Presiden Jokowi sampai turun langsung meninjau lokasi kebakaran lahan di kabupaten Ogan Komering Ilir, Minggu, (6/9).

Menyikapi bencana kabut asap partai Demokrat angkat suara. Dalam konferensi pers yang berlangsung di kawasan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Minggu, (6/9) Ketua Fraksi PD Edhie Baskoro dan Wakil Sekjen Hinca Panjaitan menegaskan agar pemerintahan Jokowi bisa meniru Presiden SBY dalam menangani bencana kabut asap.

Dalam kicauannya di akun @Edhie_Baskoro, Ibas menyatakan bahwa fraksi Demokrat mendukung dan menyambut baik upaya yang dilakukan pemerintah dalam menangani kabut kabut.

"...FPD mendukung, menyambut baik usaha pemerintah dlm menangani #KabutAsap dgn action plan yang segera, concrete, tepat dan cepat,"tulis Ibas.

Lebih lanjut politisi yang juga putra bungsu Presiden SBY ini mendesak pemerintah agar segera menangani kabut asap agar jangan sampai mengganggu negara tetangga seperti yang pernah terjadi pada era SBY, dimana Malaysia dan Singapura sampai melakukan protes kepada pemerintah Indonesia.

"...FPD mendukung, menyambut baik usaha pemerintah dlm menangani #KabutAsap dgn action plan yang segera, concrete, tepat dan cepat,"tuit suami Aliyah Radjasa itu.

"...#KabutAsap harus segera diatasi agar tdk merugikan banyak pihak khususnya masyarakat sekitar, dan jgn sampai mengganggu negara tetangga, "tambahnya. 

Bahkan pria yang akrab disapa Ibas ini menganjurkan pemerintahan Jokowi untuk tidak malu belajar dari pengalaman penanganan bencana kabut asap yang pernah dilakukan presiden SBY yang nota bene ketua umum Partai Demokrat.

"...Belajar dari pengalaman PD. Penanggulangan #KabutAsap bisa menggunakan seluruh instrumen: menteri dan stakeholders lainnya,"demikian pernyataan Ibas yang ditwit sekitar pukul 14.30 WIB.

 

Baca Juga:

Ibas dan Aliya Hadir di Malam Resepsi Gibran-Selvi

Ibas Nyatakan Bekas Dewan Pakar PKS Ini Pemfitnah

SBY Dituding, Ibas Sebut Sudirman Said "Pahlawan Kesiangan"

Terungkap Misteri Baju Lengan Panjang Ibas Yudhoyono

 

#Presiden Jokowi #Partai Demokrat #Ketua Fraksi Demokrat #Edhie Baskoro Yudhoyono #Kabut Asap
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Demokrat Bantah Pidato AHY Jadi Sinyal Pilpres 2029, Sebut Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Partai Demokrat membantah pidato Agus Harimurti Yudhoyono menjadi sinyal Pilpres 2029.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
Demokrat Bantah Pidato AHY Jadi Sinyal Pilpres 2029, Sebut Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Olahraga
PBV Paja One Juara AHY Cup 2026, AHY Dorong Pembinaan Atlet Muda
PBV Paja One menjadi juara AHY Cup 2026 di Jakarta Timur. AHY mendorong kompetisi voli ini berlanjut sebagai wadah pembinaan dan pencarian atlet muda.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
PBV Paja One Juara AHY Cup 2026, AHY Dorong Pembinaan Atlet Muda
Indonesia
Kabut Asap Mulai Datang, Bukittinggi Imbau Warganya Pakai Masker
Kabut asap mulai terasa di Kota Bukittinggi, diduga berasal dari titik panas di beberapa daerah Sumatra.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
 Kabut Asap Mulai Datang, Bukittinggi Imbau Warganya Pakai Masker
Indonesia
Asap Tebal Ganggu Jarak Pandang, Pesawat Menhut Raja Juli Gagal Mendarat di Kalbar  
Pesawat yang membawa Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni bersama rombongan gagal mendarat di Bandara Supadio, Kubu Raya, Kamis (3/9), karena jarak pandang hanya sekitar 100 meter.
Wisnu Cipto - Kamis, 03 September 2026
Asap Tebal Ganggu Jarak Pandang, Pesawat Menhut Raja Juli Gagal Mendarat di Kalbar  
Indonesia
Brunei Mulai Terserang Kabut Asap, Ribuan Titik Panas Kalimantan Muncul dalam 3 Hari
Angin barat daya membawa asap pekat dari Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat hingga menutup langit Brunei.
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Brunei Mulai Terserang Kabut Asap, Ribuan Titik Panas Kalimantan Muncul dalam 3 Hari
Indonesia
Karhurtla Masih Berlangsung, Mendikdasmen Izinkan Pemda Gemar Pembelajaran Jarak Jauh
Sambil menunggu proses pemadaman ini betul-betul selesai, anak-anak tetap belajar di rumah agar mereka tetap selamat
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 27 Agustus 2026
Karhurtla Masih Berlangsung, Mendikdasmen Izinkan Pemda Gemar Pembelajaran Jarak Jauh
Indonesia
Kabut Asap Makin Parah, 1.500 Tabung Oksigen Dikirim ke 6 Provinsi
Pemerintah kirim 1.500 tabung oksigen dan perlengkapan pemadaman ke enam provinsi terdampak kabut asap karhutla. Kalimantan Barat jadi penerima tahap awal.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 Agustus 2026
Kabut Asap Makin Parah, 1.500 Tabung Oksigen Dikirim ke 6 Provinsi
Indonesia
2.945 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat
Kualitas udara pada dini hari dan pagi berdasarkan PM 2,5 dalam beberapa jam masuk kategori tidak sehat dan sangat tidak sehat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
2.945 Titik Panas Terdeteksi di Sumatera, Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat
Indonesia
Kabut Asap Mulai Ganggu Penerbangan, 21 Penerbangan ke Pontianak Alami Keterlambatan
Dari 21 penerbangan yang terdampak, sebagian besar merupakan penerbangan keberangkatan. Sementara penerbangan yang terdampak saat mendarat tercatat sekitar tiga hingga empat penerbangan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 Agustus 2026
Kabut Asap Mulai Ganggu Penerbangan, 21 Penerbangan ke Pontianak Alami Keterlambatan
Dunia
107 Ribu Hektar Lahan Hangus, Menko Polkam Bilang Belum Ada Negara Tetangga Terganggu
Pemerintah menyatakan asap karhutla 170 ribu hektar belum ganggu negara tetangga.
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
107 Ribu Hektar Lahan Hangus, Menko Polkam Bilang Belum Ada Negara Tetangga Terganggu
Bagikan