Fashion

Tampil Gondrong Juga Butuh Keberanian

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 19 November 2020
Tampil Gondrong Juga Butuh Keberanian

Siapa bilang lelaki gondrong enggak butuh banyak perjuangan? (Foto: Pexels/fotografierende)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERNAH mendengar candaan 'Gondrong doang lu, tapi gak nyopet' yang ditujukan pada lelaki gondrong? Tak jarang stigma negatif ini melekat pada mereka yang punya rambut panjang atau gondrong.

Tapi pemikiran seperti itu rasanya sudah ketinggalan zaman sob. Banyak juga laki-laki yang memiliki rambut panjang tapi masih bisa berprestasi dan sukses.

Dari hal itu sudah jelas, kalau mas-mas berambut gondrong adalah mereka yang berani melawan berbagai stigma negatif. Berani dari apa? Simak nih.

Baca juga:

'Man Bun' Kembali Jadi Tren Gaya Rambut Pria di 2020

1. Berani Mematahkan Stigma Negatif

Tampil Gondrong Juga Butuh Keberanian
Rambut gondrong Chris Hemsworth di film Thor. (Foto: Lewigs)

Buat sebagian orang, lelaki yang memiliki rambut gondrong sering dianggap sebagai orang yang berantakan, enggak tahu aturan, tidak berperilaku baik, dan masih banyak stigma negatif yang melekat pada mereka. Kalau orang Jawa bilang urakan. Namun, rasanya pemikiran seperti ini sudah ketinggalan zaman banget.

Padahal, tak jarang para Mas-mas Gondrong berhasil meraih prestasi dalam bidang yang mereka jalani. Seperti babang Chris Hemsworth, gaya rambut panjangnya menjadi ikonik saat memainkan karakter Thor. Enggak dikit lelaki yang memanjangkan rambut terinspirasi dari bang Hemsworth, ngarepnya sih bisa mirip sama doi.

2. Berani Tampil Berbeda

Tampil Gondrong Juga Butuh Keberanian
Berani tampil beda dari yang Laki-laki lainnya. (Foto: Unsplash/toaheftiba)

Zaman sekarang kebanyakan Laki-laki tampil rapi dengan rambut pendek atau cepak undercut kekinian lengkap dengan pomade. Tapi, mereka mempertahankan rambut gondrongnya jelas berani tampil berbeda dari Laki-laki lainnya. Dijamin enggak bakal kalah mencuri perhatian kok.

Poin penting di sini, lelaki dengan rambut gondrong bukan tidak rapi. Terkadang rambut gondrong ala jamet jika ditata dengan benar bisa membantu dalam berpenampilan. Saat ini banyak pesohor baik lokal maupun mancanegara memilih untuk tidak memotong rambut mereka sampai gondrong.

Baca juga:

4 Warna Cat Rambut yang Cocok untuk Pria

3. Berani Ekspresikan Kebebasan Diri

Tampil Gondrong Juga Butuh Keberanian
Bisa lebih bebas mengekspresikan diri. (Foto: Unsplash/alexsheldon)

Mereka yang memiliki rambut gondrong justru bisa mengekspresikan kebebasan dalam berpenampilan. Karena memiliki rambut panjang juga membutuhkan upaya untuk perawatan. Siapa tahu dengan mempertahankan rambut gondrong kamu diwarkan jadi duta sampo lain?

4. Berani Ribet

Tampil Gondrong Juga Butuh Keberanian
Rambut gondrong artinya siap ribet. (Foto: Unsplash/shttefan)

Memiliki rambut gondrong tentu enggak gampang lho. Tak hanya perempuan yang rajin dalam merawat rambutnya, lelaki gondrong juga tak kalah rajin dalam merawat rambut mereka. Tak jarang ada lelaki memiliki rambut panjang lebih indah dibandingkan perempuan yang bikin sis-sis semua jadi iri.

Stigma malas merawat diri tidak berlaku untuk sebagian mas-mas gondrong. Karena mereka harus bangun lebih awal untuk keramasin rambutnya dan mengeringkannya, ini jelas bikin waktu otw makin lama.

5. Berani Dimarahi Orangtua

Tampil Gondrong Juga Butuh Keberanian
Si gondrong pasti sudah kebal diceramahin orangtua. (Foto: Unsplash/neonbrand)

Hal ini sering banget dialami oleh mereka yang berambut gondrong di usia muda. Ketika menikmati gejolak rebel dengan tampil gondrong, seringkali mereka diceramahin orangtua karena penampilannya.

Banyak orangtua takut anaknya dianggap negatif oleh orang lain. Karena itu 'serangan demi serangan' dari orangtua sering mendarat ke mereka yang punya rambut gondrong. 'Potong rambutnya nak, kaya gelandangan ih', salah satunya seperti itu.

Eits, tahan dulu. Percaya deh, tampil dengan rambut gondrong enggak berpengaruh ke prestasi. Banyak dari mereka bisa membuktikan pada orangtuanya dan orang banyak, rambut gondrong tidak memengaruhi prestasi akademis bahkan menjadi sukses. (Kna)

Baca juga:

Pria, Please, Jangan Lakukan ini pada Rambutmu

#November Berani Baru #Gaya Rambut #Fashion #Problem Rambut
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Fashion
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
BTN IFW 2026 mengangkat Ulos melalui tema Ulos Simetria. Desainer muda menerjemahkan tradisi, identitas, transformasi, dan pengalaman personal ke dalam mode kontemporer.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Ulos Simetria di BTN IFW 2026, Saat Wastra Sumatra Menjadi Bahasa Generasi Baru
Fun
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
BRImo CODE.STRT 2026 kembali hadir dalam rangkaian JF3 Fashion Festival dengan lebih dari 50 brand, kompetisi basket, skate, dance, musik, hingga area kuliner di Summarecon Mall Serpong.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
BRImo CODE.STRT 2026 Angkat Budaya Urban Lewat Fashion, Musik, dan Komunitas
Fun
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
JAECOO Indonesia berkolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA menghadirkan konsep personalisasi untuk J5 EV.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
JAECOO Kolaborasi dengan 347 Homebreaks dan NMAA, Tampilkan Konsep Personalisasi J5 EV
Fashion
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
BTN Indonesia Fashion Week 2026 resmi ditutup setelah lima hari penyelenggaraan. Tema Ulos Simetria menghadirkan transformasi Ulos menjadi adibusana modern.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 03 Agustus 2026
BTN Indonesia Fashion Week 2026 Ditutup Meriah, Ulos Simetria Tegaskan Wastra Nusantara Mendunia
Fashion
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Kain ulos menjadi magnet di Indonesia Fashion Week 2026. Kain tersebut tampil modern dengan sentuhan warna pastel.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
Ulos Jadi Magnet di IFW 2026, Tampil Modern dengan Sentuhan Warna Pastel
Fashion
Indonesia Young Fashion Designers Competition Umumkan Empat Pemenang Terbaik di IFW 2026
Perjalanan menuju malam puncak bukanlah proses yang singkat. Kompetisi ini diawali dengan 270 sketsa desain dari para peserta di berbagai daerah.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Indonesia Young Fashion Designers Competition Umumkan Empat Pemenang Terbaik di IFW 2026
ShowBiz
LUMINARA Bawa Wastra Nusantara dalam Tampilan Modern di IFW 2026
Melalui LUMINARA, para desainer memperlihatkan bahwa kekayaan budaya Indonesia dapat terus berkembang menjadi bagian dari gaya hidup masa kini.
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
 LUMINARA Bawa Wastra Nusantara dalam Tampilan Modern di IFW 2026
Bagikan