Syarat Merayakan Tahun Baru di Bandung
Wali Kota Bandung, Yana Mulyana (Humas Bandung)
MerahPutih.com - Pemerintah Kota Bandung tidak melarang warganya merayakan malam pergantian tahun. Namun diminta warga tidak merayakannya secara berlebihan.
Warga Bandung diimbau juga agar warga terus menjaga keamanan dan ketertiban. Sehingga saat tahun baru 2023, Kota Bandung tetap kondusif.
Baca Juga:
Yogyakarta dan Bandung Jadi Tujuan Favorit Penumpang Kereta saat Libur Nataru
"Tentunya silahkan bagi warga yang ingin merayakan pergantian tahun dengan tertib dan tidak berlebihan, tetap jaga protokol kesehatan," kata Wali Kota Bandung, Yana Mulyana.
Ia mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berupaya untuk menjaga agar Kota Bandung tetap kondusif pada penghujung tahun 2022 ini.
"Apalagi, akhir pekan ini Kota Badung bakal dipenuhi oleh wisatawan yang hendak berlibur," katanya.
Yana berharap, para penyelenggara acara tetap mengacu pada aturan yang berlaku. Bahwa di Kota Bandung masih masuk dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1.
Oleh karenanya, jumlah pengunjung, jam operasional hingga protokol kesehatan yang wajib diperhatikan.
"Boleh kegiatan (di gedung dan mal), tapi nanti dilihat bentuk kegiatannya. Karena izinnya dari Satgas Covid-19. Harus tertib dan kondusif," tuturnya.
Yana berharap, pada momen ini warga bisa menikmati pergantian tahun dengan bahagia dan tertib.
"Kita mengimbau jangan ada petasan, karena bahaya. Jangan ada kembang api dan flare," ujarnya.
Sedangkan terkait wacana diselenggarakannya car free night, Yana mengaku masih dibahas dengan dinas dan instansi terkait. (Imanha/Jawa Barat)
Baca Juga:
Langkah Kominfo dan Operator Seluler Antisipasi Lonjakan Traffic Telekomunikasi saat Nataru
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
5,1 Juta Kendaraan Lintasi Jalan Tol ASTRA Infra Selama Nataru 2025-2026
Selama Libur Nataru, Bandara Adi Soemarmo Layani 60.782 Penumpang
KAI Layani 5.334 Motor selama Angkutan Motis Nataru 2025/2026
Kebakaran Bar di Swiss, Pejabat Akui Kegagalan Inspeksi Sebabkan Insiden Mematikan
Lebih daripada 800 Ribu Orang Datang ke Jakarta setelah Libur Nataru, Datang Naik KA Jarak Jauh
Whoosh Angkut 362 Ribu Penumpang Selama Nataru, Keterlambatan Masih Terjadi
Hari Ini, Setengah Juta Orang Lakukan Perjalanan Udara Arus Balik Libur Nataru 2026
Kebakaran di Resor Ski Swiss, Manajer Bar Resor Ski Diperiksa dalam Kasus Pidana
Arus Balik Nataru 2026, KAI Catat Penjualan Tiket Tembus 4 Juta, Melonjak Ketimbang Periode Lalu
Kebakaran Mematikan di Bar Swiss, Kembang Api di Botol Sampanye Diduga Jadi Penyebab