Kesenian

Sutradara Teater Kontemporer Jepang Angkat Kebudayaan Indonesia

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 16 Mei 2018
Sutradara Teater Kontemporer Jepang Angkat Kebudayaan Indonesia

Kolaborasi budaya Indonesia dan Jepang. (Foto: Suzuki Company of Toga)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

INDONESIA dikenal akan kebudayaannya yang kaya dan beragam. Keberagaman kebudayaan bangsa Indonesia tersebut coba diangkat oleh Restu Kusumaningrum. Dengan menggandeng Suzuki Company of Toga (SCOT), Jepang dibawah Yayasan Bali Purnati, Restu memproduksi sebuah pertunjukan teater kontemporer berjudul Dionysus.

Produksi pertunjukan teater ini mulanya didorong oleh keprihatinan Restu akan kondisi memprihatinkan dunia teater di Indonesia, terutama teater tradisional yang mulai jarang tampil. Selain itu Restu ingin mengeksplorasi berbagai potensi yang ada di Indonesia seperti potensi kebudayaan bangsa dan potensi para generasi muda.

"Kalau generasi saya berperan untuk memproduksi karya, siapa yang akan meneruskan di dunia panggung. Untuk itu saya tergerak untuk menggali potensi generasi muda," ucapnya. Dirinya pun mencari guru, pendidik, dan sutradara yang berpengalaman. Tak tanggung-tanggung, ia pun pergi hingga ke negeri sakura untuk menemukan guru yang ahli di bidangnya. Di sana ia menggandeng Tadashi Suzuki.

kontemporer
(Foto: Suzuki Company of Toga)

Tadashi Suzuki merupakan seorang maestro teater yang telah berkarir puluhan tahun. Di usianya yang menginjak 80 tahun, Suzuki masih berkecimpung di dunia teater. Restu menilai, metode yang dibuat Suzuki bisa diaplikasikan di Indonesia. "Saya yakin metode keaktoran yang diterapkan Suzuki akan meningkatkan kemampuan aktor Indoneaia yang terlibat di pertunjukkan tersebut," jelas Restu saat ditemui di Galeri Indonesia Kaya, Selasa (15/5).

Tadashi Suzuki dan Asia Center Japan Foundation meminta Restu untuk menghadirkan pertunjukan teater tradisional asal Indonesia. Kelompok teater tersebut kembali tampil saat festival musim panas di Toga, Jepang pada September 2015. Suzuki tertarik dengan penampilan mereka.

Restu dan Suzuki sepakat untuk menjalin kerja sama dalam dunia teater setelah menyaksikan penampilan aktor Indonesia. Suzuki bersedia untuk menyutradarai aktor-aktor teater Indonesia berbakat. Selanjutnya, Restu menjaring potensi-potensi di seluruh pelosok Indonesia melalui proses audisi. Audisi tersebut digelar pada awal Juni 2016 di Jakarta.

Dalam perjalanannya, pencarian tersebut tak selalu mulus. Di beberapa daerah ia menemukan kendala. Di Aceh, ia mengalami kendala karena pada saat itu pemerintahan Aceh sedang mengalami transisi menjadi Syariah Islam. Di Kalimantan ada kompetisi cukup sengit antaraktor.

kontemporer
(Foto: Bumi Purnati Indonesia)

Sementara di Papua cukup sulit menemukan aktor berbakat. Kendati demikian Restu tak pantang menyerah. Ia pun mendapatkan aktor dari berbagai daerah yang bisa merepresentasikan wilayahnya. Dari 48 aktor, 13 aktor akan turut serta dalam pertunjukkan teater Dionysus yang akan disutradarai oleh Suzuki.

Pertunjukkan ini cukup spesial. Hal tersebut terjadi lantaran pertunjukkan teater kontemporer ini dipersiapkan selama tiga tahun. "Setiap tahunnya kita selalu melakukan empat kali evaluasi. Dua kali di Jepang dua kali di Indonesia," terangnya. Keistimewaan lainnya yang terdapat di pertunjukan tersebut adalah penggunaan berbagai bahasa daerah.

Sebagai bangsa yang kaya akan kebudayaan, Indonesia memiliki 742 bahasa daerah. Pertunjukkan teater Dionysus akan mengangkat 11 bahasa daerah di antaranya Bahasa Batak, Rejang, Madura, Manado, Sunda, dan Jawa. Bahasa Jawa yang digunakan pun menggunakan tiga dialek yakni Jogjakarta Surakarta, dan Banyumas. Mulanya naskah Dionysus diterjemahkan dari Bahasa Jepang ke Bahasa Indonesia. Selanjutnya Restu meminta aktor-aktor tersebut menerjemahkan naskah dari Bahasa Indonesia ke bahasa ibu mereka masing-masing.

kontemporer
(Foto: Bumi Purnati Indonesia)

"Naskah yang telah diterjemahkan tersebut kemudian dikoreksi oleh ahli bahasa daerah supaya kosa kata dan pelafalannya benar," demikian Restu menjelaskan. Uniknya lagi, aktor yang menggunakan bahasa Batak bukanlah penutur asli Bahasa Batak. Restu kembali mengerahkan ahli bahasa untuk membantu mereka.
Selain bahasa daerah, pertunjukkan ini juga menghadirkan aktor-aktor penutur Bahasa Jepang dan Bahasa Tiongkok.

Pertunjukkan tersebut akan mengombinasikan bahasa daerah dan musik tradisional. Komposer Jepang, Midori Takada selaku penata musik menghadirkan gubahan baru lagu Dionysus dengan mengilah unsur musik tradisional seperti gendang rampai dari Aceh, gamelan Balu, Serunai asal Minang, rebab Sunda dan kenong Jawa.

Dengan kolaborasi tiga negara, diharapkan para pekerja seni Indonesia akan terus berkembang dan melebarkan sayap hingga panggung mancanegara. (avia)

#Jepang #Indonesia #Budaya
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Janda Presiden Pertama Indonesia Sukarno Didenda Rp 22,5 Juta Oleh Pengadilan Jepang
Dewi melemparkan gelas sampanye ke arah asistennya saat itu di sebuah restoran di kawasan Shibuya, Tokyo, pada 13 Februari tahun lalu
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
 Janda Presiden Pertama Indonesia Sukarno Didenda Rp 22,5 Juta Oleh Pengadilan Jepang
Indonesia
Tebakan Skor Penonton Langsung Timnas Indonesia Lawan Thailand di SUGBK
Laga final ini merupakan kesempatan emas timnas Indonesia senior mengakhiri paceklik gelar juara selama 35 tahun
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Tebakan Skor Penonton Langsung Timnas Indonesia Lawan Thailand di SUGBK
Indonesia
Rute Pengalihan Arus Jika Kawasan GBK Macet Akibat Laga Indonesia Lawan Thailand
Dishub menyiagakan 80 petugas dan rute alternatif untuk mengantisipasi kepadatan di sekitar GBK.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Rute Pengalihan Arus Jika Kawasan GBK Macet Akibat Laga Indonesia Lawan Thailand
Berita Foto
Asian Games 2026: Bintang/Sofyan Raih Medali Perak Voli Pantai
Pasangan voli pantai putra Indonesia, Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi meraih medali perak di Hekinan Ryokuchi Beach Court, Hekinan, Sabtu (3/10/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 03 Oktober 2026
Asian Games 2026: Bintang/Sofyan Raih Medali Perak Voli Pantai
Berita Foto
Asian Games 2026: Tim Sepak Takraw Indonesia Raih Perak Nomor Kuadran
Tim sepak takraw putra Indonesia raih medali perak nomor kuadran putra di Nagoya City Mizuho Park Gymnasium, Nagoya, Jepang, Sabtu (3/10/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 03 Oktober 2026
Asian Games 2026: Tim Sepak Takraw Indonesia Raih Perak Nomor Kuadran
Olahraga
Update Klasemen Asian Games 2026: Target 4 Medali Emas di Tangan, Indonesia Makin Dekat Geser Malaysia Tembus Top 10
Indonesia resmi mencapai target 4 emas Asian Games 2026 lewat Desak Made Rita, dan berpeluang menggeser Malaysia untuk masuk ke jajaran 10 besar klasemen.
Wisnu Cipto - Kamis, 01 Oktober 2026
Update Klasemen Asian Games 2026: Target 4 Medali Emas di Tangan, Indonesia Makin Dekat Geser Malaysia Tembus Top 10
Berita Foto
Asian Games 2026: Aksi Desak Made Raih Medali Emas Panjat Tebing
Atlet panjat tebing Indonesia Desak Made Rita Kusuma Dewi saat finish pada final di Jepang, Rabu (30/9/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 30 September 2026
Asian Games 2026: Aksi Desak Made Raih Medali Emas Panjat Tebing
Olahraga
Di Motegi Jepang, Marc Marquez Berambisi Jawara Dunia ke-7 Kali
MotoGP dijadwalkan akan memasuki Grand Prix Jepang yang berlangsung di Sirkuit Mobility Resort Motegi, Jepang mulai Jumat (2/10) hingga Minggu (4/10).
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
Di Motegi Jepang, Marc Marquez Berambisi Jawara Dunia ke-7 Kali
Berita Foto
Asian Games 2026: Alwi Farhan Raih Medali Perunggu Tunggal Putra
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Alwi Farhan berpose saat upacara penganugerahan medali tunggal putra Asian Games 2026 di Jepang, Selasa (29/9/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 29 September 2026
Asian Games 2026: Alwi Farhan Raih Medali Perunggu Tunggal Putra
Indonesia
Jepang Akhiri Misi Padamkan Kathutla di Indonesia
Helikopter-helikopter tersebut telah melaksanakan lebih dari 40 kali operasi pemadaman kebakaran udara
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Jepang Akhiri Misi Padamkan Kathutla di Indonesia
Bagikan