Kesehatan

Susu Baik Untuk Tumbuh Kembang Anak

P Suryo RP Suryo R - Minggu, 08 Juli 2018
Susu Baik Untuk Tumbuh Kembang Anak

Susu yang baik harus mengandung banyak nutrisi. (Foto: Pexels/Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MINUM susu merupakan kebiasaan baik untuk kesehatan. Berdasarkan informasi yang dilansir dari University of Virginia, konsumsi dua gelas susu sehari berhubungan erat dengan tinggi seseorang. Penelitian yang dilakukan oleh Harvard Medical School menunjukkan hasil serupa.

Pakar Gizi Klinik Rumah sakit Cipto Mangunkusumo, dr Agnes Riyanti Inge Pramadhi Sp GK mengatakan bahwa susu merupakan bahan makanan sempurna karena mengandung sumber makanan yang baik. Dalam segelas susu terdapat protein, karbohidrat dan lemak. Susu juga mengandung Vitamin A, D3, B1, B2, B3, B6 B12, serta Vitamin E. Selain vitamin, segelas susu juga mengandung mineral yakni Kalsium, Fosfor, Yodium, Magnesium, Zinc, Selenium, Natrium dan Kalium.

susu
Susu memiliki kandungan kalsium yang baik bagi tubuh. (Foto: Pexels/Pixabay)

Anak dalam masa pertumbuhan membutuhkan asupan protein dan kalsium. Kalsium yang terdapat di susu menstimulasi pertumbuhan sehingga anak lebih tinggi. Minum susu tak hanya penting untuk dikonsumsi anak-anak tetapi juga remaja dan orang dewasa. "Ketika nutrisi dari makanan yang kita konsumsi belum mencukupi, segelas susu bisa mencukupi kebutuhan tubuh" ucap dr Inge saat dihubungi merahputih.com, Sabtu (7/7).

Kandungan protein dan kalsium dalam susu lebih mudah diserap oleh tubuh karena bentuknya yang cair.

Meski manfaatnya cukup besar bagi kesehatan, budaya minum susu belum menjadi kebiasaan di Indonesia. Kesadaran masyarakat akan konsumsi susu masih sangat rendah. Masyarakat berpikir bahwa susu hanya ditujukan untuk bayi hingga usia 2 tahun. Sementara remaja dan orang dewasa berpikir bahwa susu menimbulkan obesitas.

susu
Susu harus memiliki kandungan lemak yang rendah. (Foto: leaf)

"Ketika memilih susu, kita perlu memperhatikan kandungan yang terdapat di susu. Susu yang kita minum harus tinggi protein, kalsium, dan rendah lemak," ujarnya.

Bagi orang dewasa, susu juga bisa dijadikan alternatif untuk menurunkan berat badan. Kita bisa membatasi asupan makanan dan menjadikan susu sebagai suplementasi tambahan. Dengan demikian kebutuhan nutrisi kita bisa tercukupi dari susu yang kita minum.

Namun, ada beberapa orang yang alergi terhadap laktosa. Sebagai ganti susu, mereka yang alergi terhadap susu bisa mengonsumsi sayur-sayuran yang mengandung vitamin dan mineral. (avi)

#Susu #Kesehatan #Tips Kesehatan #Informasi Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Pria ini membutuhkan prosedur kolonoskopi untuk mengeluarkan perangkat tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Oktober 2026
Seorang Pria tak Sengaja Telan Earbud, Bunyinya Muncul dalam Perutnya
Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Bagikan