Susah Tidur Malam Disebabkan Aktivitas Sejak Pagi

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 26 Januari 2018
Susah Tidur Malam Disebabkan Aktivitas Sejak Pagi

Jangan sampai salah beraktivitas agar di malam hari mudah tidur (Foto: pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BANYAK orang susah tidur di malam hari. Mereka tetap terjaga, paling parah bisa sampai pagi hari. Menurut para ahli, orang tetap terjaga di malam hari karena aktivitas malam yang dia lakukan.

Seperti misalnya melihat gawai sebelum tidur, hingga mengonsumsi minuman berkafein di malam hari. Sebenarnya bukan karena itu saja yang menyebabkan Anda tidur malam.

Kesulitan tidur bisa juga disebabkan karena aktivitas yang Anda lakukan sejak pagi. Ada beberapa kegiatan yang salah Anda lakukan pada waktu tertentu. Inilah aktivitas sehari-hari yang harus lakukan agar mudah terlelap di malam hari.

Pagi Hari

(Foto: pixabay)

Coba untuk selalu bangun teratur di pagi hari. Misalkan biasakan untuk terbangun pada pukul 4 pagi. Atur jadwal bangun di pagi hari yang sama pada akhir pekan. Jangan bangun lebih siang pada akhir pekan, samakan waktu bangun tidur seperti hari-hari biasa. Jangan lupa untuk selalu sarapan dengan teratur untuk memulai hari Anda.

Siang Hari

(Foto: pixabay)

Di siang hari pastikan Anda mengonsumsi karbohidrat dan protein yang cukup. Siang hari juga bukan waktu tepat untuk mengonsumsi kopi. Jadi bukan malam hari saja Anda pantang meminum kopi. Anda yang suka tidur siang, pastikan waktu tidur siang tidak lebih dari 20 menit.

Malam Hari

(Foto: pixabay)

Selain buat jadwal tidur yang teratur akan lebih baik jika Anda berolahraga dengan jarak satu jam dengan waktu tidur. Tubuh akan merasa lelah dan membuat tidur semakin pulas. Jangan mengonsumsi cokelat dan es krim juga karena ada kandungan kafein yang membuat sulit tidur. Seperti yang disarankan banyak ahli jangan melihat gawai selama 30 menit saat mendekati waktu tidur. (Ikh)

Baca juga artikel lainnya Tidur Tanpa Busana Bisa Menurunkan Berat Badan?

#Tips Kesehatan #Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Indonesia
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Tak kalah penting, kandungan zinc yang ditemukan dalam daging merah, susu, dan olahan kedelai berperan besar dalam meningkatkan fungsi sel imun
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Januari 2026
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Bagikan