Survei Penilaian Capres 2024, Ganjar Tertinggi dan Puan Terendah

Zulfikar SyZulfikar Sy - Minggu, 06 Maret 2022
Survei Penilaian Capres 2024, Ganjar Tertinggi dan Puan Terendah

Ganjar Pranowo. (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Gubernur Jawa Tengah yang juga kader PDI Perjuangan Ganjar Pranowo menjadi tertinggi dalam indikator survei yang dilakukan oleh Politika Research and Consulting dan Parameter Politik Indonesia terhadap 11 calon presiden (capres) potensial Pemilu 2024.

"Ganjar paling tinggi dengan angka 7,51," kata Adi Prayitno, Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, dalam paparan hasil survei di Jakarta, Minggu (6/3).

Dalam survei ini, kedua lembaga menggunakan rentang enam sampai tujuh untuk kategori cukup baik.

Adapun indikator yang digunakan mulai dari visioner, kepemimpinan politik, intelektualitas, keterampilan politik, komunikasi politik, stabilitas emosi, gaya kepemimpinan, nasionalisme dan religiusitas, penampilan, integritas moral, dan kapabilitas.

Baca Juga:

Ganjar Unggul Dalam Survei Pemilih Kritis

Ganjar mendominasi ke-11 indikator tersebut dan mengumpulkan angka 7,51 tersebut.

Adi pun menilai banyak faktor yang membuat nama Ganjar jadi figur dengan penilaian tertinggi, salah satunya model komunikasi dan personifikasi dinilai langsung ke masyarakat.

"Tidak kaku dan cukup gampang dipahami pesan politik yang disampaikan Ganjar," kata dia.

Adapun urutan figur capres dengan perolehan tertinggi dalam rekapitulasi 11 indikator dalam survei ini yaitu sebagai berikut:

1. Ganjar Pranowo: 7,51 Persen

2. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan: 7,32

3. Menteri Pariwisata Sandiaga Uno: 7,2

4. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil: 7,14

5. Menteri BUMN Erick Thohir: 6,88

6. Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto: 6,05

7. Panglima TNI Andika Perkasa: 6,69

8. Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar: 6,54

9. Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto: 6,41

10. Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono: 6,31

11. Ketua DPR Puan Maharani: 5,8

Dari 11 indikator, nama Puan Maharani kerap mayoritas berada di posisi buncit. Dalam rekapitulasi dia akhirnya berada di posisi paling bawah.

Baca Juga:

Jurus Sobat Anies dan Ganjar Milenial Center Berebut Simpati di Wilayah Gibran

Adi menilai, posisi Puan ini tak lepas dari eksposur politik yang terlampau kaku dan hanya memberikan komentar dalam konteks sebagai Ketua DPR.

Puan dinilai tidak out of the box tidak seperti figur lain.

Semisal Sandiaga yang main basket, Ganjar yang bersepeda, hingga Anies yang makan bubur bersama Ridwan Kamil.

"(Figur lain) sering personality politiknya tidak melalu dikaitkan dengan posisinya," kata Adi.

Survei terbaru tesebut menyebutkan bahwa para petinggi partai seperti Muhaimin Iskandar, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Airlangga Hartarto, dan Puan Maharani dianggap cukup visioner.

Ada sebelas figur yang menjadi objek survei antara lain, AHY, Airlangga, Andika Perkasa, Anies Baswedan, Erick Thohir, Ganjar Pranowo, Muhaimin, Prabowo Subianto, Puan, Ridwan Kamil, dan Sandiaga Uno.

Parameter pengukuran menggunakan nilai 1 sampai 10. Angka 1 sampai 1,99 sangat buruk; 2 sampai 3,99 buruk, 4 sampai 5,99 cukup; 6 sampai 7,99 baik; dan 8 sampai 10 sangat baik.

Adi mengatakan bahwa untuk sub aspek visi jangka panjang, Ganjar ada di posisi yang paling atas dengan nilai 7,44. Lalu disusul Anies (7,11) dan Sandiaga (6,95).

Selanjutnya secara berturut-turut sampai peringkat terbawah adalah Ridwan (6,87), Prabowo (6,54), Erick (6,48), Andika (6,03), Muhaimin (5,90), AHY (5,86), Airlangga (5,69), dan Puan (5,23).

“Jadi yang dianggap memiliki visi jangka panjang adalah mereka dari Ganjar sampai Andika. Sementara Muhaimin sampai Puan adalah mereka yang dianggap punya visi yang cukup,” katanya.

Lalu dari sisi sub aspek menyusun program kerja, lagi-lagi Ganjar ada di posisi pertama (7,39). Diikuti oleh Anies (7,19), Sandiaga (7,06), dan Ridwan (7,03).

Sisanya adalah Erick (6,70), Prabowo (6,62), Andika (6,17), Airlangga (5,92), Muhaimin (5,90), AHY (5,88), dan Puan (5,31).

Jika dua sub itu direkapitulasi, Ganjar merupakan tokoh yang paling visioner dengan nilai 7,41. Lalu diikuti Anies (7,15), Sandiaga (7,01), dan Ridwan (6,95).

Tokoh lainnya sampai posisi terbawah adalah Erick (6,59), Prabowo (6,58), Andika (6,10), Muhaimin (5,90), AHY (5,87), Airlangga (5,80), dan Puan (5,27).

“(Ganjar sampai Andika) ini adalah nama-nama yang dianggap memiliki visi atau pola pikir yang jangka panjang menurut survei key opinion leader,” jelas Adi.

Survei dua lembaga ini dilakukan terhadap 207 tokoh dari enam unsur di 34 Provinsi.

Masing-masing provinsi 6 narasumber, kecuali DKI Jakarta 12 narasumber.

Dengan demikian, 1 unsur 1 narasumber kecuali di DKI Jakarta dengan satu unsur dua narasumber.

Ada lima kriteria umum narasumber. Pertama, bukan pengurus partai politik, tidak terafiliasi partai politik tertentu, dan tidak menjadi tim sukses atau relawan dalam perhelatan pemilu/pemilukada.

Kedua, berpendidikan tinggi minimal S1. Lalu, memimpin institusi terbesar di level nasional/provinsi atau memiliki pengaruh yang besar dalam pembentukan opini publik.

Keempat, Kepakaran akademisi dari unsur perguruan tinggi mencerminkan keragaman bidang ilmu, seperti pemerintahan, politik, manajemen, ekonomi, komunikasi, psikologi, sosiologi, dan hukum. Terakhir, sering menjadi narasumber media massa. (Knu)

Baca Juga:

Survei LSP: Prabowo Capres Favorit Ungguli Anies dan Ganjar

#Ganjar Pranowo #Puan Maharani #Pilpres #Pemilu
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Istana Respons Usulan E-Voting Pilkada, Sebut Perlu Kajian Mendalam
Mensesneg, Prasetyo Hadi, merespons usulan soal e-voting Pilkada. Ia meminta hal itu membutuhkan kajian mendalam.
Soffi Amira - Senin, 19 Januari 2026
Istana Respons Usulan E-Voting Pilkada, Sebut Perlu Kajian Mendalam
Indonesia
Istana Bantah Isu Pemilihan Presiden Lewat MPR, Pastikan Tetap Dipilih Rakyat
Mensesneg, Prasetyo Hadi mengatakan, tidak wacana pemilihan Presiden lewat MPR. Pilpres akan tetap dipilih langsung oleh rakyat.
Soffi Amira - Senin, 19 Januari 2026
Istana Bantah Isu Pemilihan Presiden Lewat MPR, Pastikan Tetap Dipilih Rakyat
Berita Foto
Pidato Ketua DPR Puan Maharani dalam Rapat Paripurna DPR Perdana Tahun 2026
Ketua DPR Puan Maharani menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (13/1/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 13 Januari 2026
Pidato Ketua DPR Puan Maharani dalam Rapat Paripurna DPR Perdana Tahun 2026
Indonesia
Heboh Kodifikasi Hukum Pemilu, Komisi II DPR Tegaskan Pilkada Lewat DPRD Konstitusional
Rifqi membuka peluang dilakukannya kodifikasi atau penyatuan hukum pemilu dan pilkada
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Januari 2026
Heboh Kodifikasi Hukum Pemilu, Komisi II DPR Tegaskan Pilkada Lewat DPRD Konstitusional
Indonesia
ICW Tolak Kepala Daerah Dipilih DPRD, Rugikan Demokrasi dan Fasilitasi Politik Transaksional
ICW mencatat, sepanjang 2010–2024 terdapat 545 anggota DPRD yang terjerat kasus korupsi
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 31 Desember 2025
 ICW Tolak Kepala Daerah Dipilih DPRD, Rugikan Demokrasi dan Fasilitasi Politik Transaksional
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ketua DPR Puan Maharani usul Pajak Dinaikan agar Uangnya Bisa Bantu Korban Bencana, Menkeu Purbaya Langsung Menolak
Tidak ditemukan informasi kredibel yang membenarkan klaim.
Dwi Astarini - Rabu, 31 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Ketua DPR Puan Maharani usul Pajak Dinaikan agar Uangnya Bisa Bantu Korban Bencana, Menkeu Purbaya Langsung Menolak
Indonesia
Junta Gelar Pemilu Pertama Sejak Kudeta Militer Pada 2021
Sebanyak 102 kota kecil melakukan pemungutan suara pada fase pertama pemilihan. Fase kedua dan ketiga akan diadakan pada 11 dan 25 Januari,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Desember 2025
Junta Gelar Pemilu Pertama Sejak Kudeta Militer Pada 2021
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Kesal Rapat DPR Bahas Bencana Alam Sudah Habiskan Anggaran Rp 20 Miliar
Beredar informasi yang menyebut Menkeu Purbaya kesal rapat DPR bahas bencana alam habiskan anggaran besar. Cek faktanya.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 20 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Kesal Rapat DPR Bahas Bencana Alam Sudah Habiskan Anggaran Rp 20 Miliar
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Ketua DPR Puan Minta Rakyat Patungan Beli Hutan untuk Cegah Bencana Alam Terjadi akibat Kerusakan Alam
Disebutkan, Puan meminta rakyat membeli hutan untuk mencegah adanya kerusakan lahan agar insiden bencana alam seperti yang terjadi di Sumatra bisa dicegah.
Dwi Astarini - Selasa, 16 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Ketua DPR Puan Minta Rakyat Patungan Beli Hutan untuk Cegah Bencana Alam Terjadi akibat Kerusakan Alam
Indonesia
Puan-Dasco Kompak Enggan Bahas soal Usulan Koalisi Permanen
Menilai pembahasan usul tersebut sangat tidak tepat untuk saat ini karena Indonesia dilanda bencana alam, terutama di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara ?
Dwi Astarini - Senin, 08 Desember 2025
Puan-Dasco Kompak Enggan Bahas soal Usulan Koalisi Permanen
Bagikan