Surat Penolakan Penunjukan Aziz Syamsuddin Beredar
Ketua Komisi III DPR Fraksi Partai Golkar Aziz Syamsuddin. Foto: Antara/M Agung Rajasa
MerahPutih.com - Manuver politik Setya Novanto untuk mempertahankan kekuasaannya di DPR semakin tampak saat dia menunjuk Aziz Syamsuddin sebagai penggantinya.
Reaksi penolakan pun muncul dari sejumlah petinggi Partai Golkar menyikapi penunjukan tersebut.
Sudah sekitar 60 anggota fraksi menyatakan menolak surat sakti Setya Novanto tersebut. Namun, belakangan beredar luas surat penolakan yang ditandatangani oleh pimpinan Fraksi Partai Golongan Karya DPR, Wakil Ketua Dito Ganinduto dan Sekretaris Agus Gumiwang Kartasasmita.
Dalam surat bertanggal 8 Desember 2017 yang ditujukan kepada pimpinan DPR meminta agar tidak ada penggantian Ketua DPR di masa Persidangan II Tahun Sidang 2017-2018.
Berikut isi surat lengkap penolakan penunjukan Azis Syamsuddin oleh Setnov.
Dengan Hormat,
Sehubungan dengan adanya permintaan untuk mengganti Sdr Setya Novanto sebagai Ketua DPR RI, Pimpinan Fraksi Partai Golkar dengan ini menyampaikan hal-hal sebagai berikut :
1. Sehubungan dengan adanya permmintaan dari lebih 2/3 DPD Partai Golkar Provinsi untuk menyelenggarakan Musyawarah Nasional Luar Biaya (Munaslub), sesuai AD/ART Partai Golkar Pasal 32 ayat 3 DPP Partai Golkar harus fokus pada penyelenggaraan Munaslub dan tidak dalam kapasitas untuk mengambil keputusan apapun atas penggantian Sdr Setya Novanto sebagai Ketua DPR RI
2. Rapat Pleno DPP Partai Golkar tanggal 21 november 2017 memutuskan bahwa penggantian Sdr Setya Novanto sebagai Ketua DPR RI menunggu hasil sidang Praperadilan yang diajukan oleh Sdr Setya Novanto
3. Dengan demikian Pimpinan Fraksi Partai Golkar DPR RI dengan ini menyatakan tidak ada penggantian Ketua DPR RI di MAsa Persidangan II Tahun Sidang 2017-2018
Demikian untuk menjadi perhatian Saudara. (Fdi)
Bagikan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Menkeu Purbaya Kesal Rapat DPR Bahas Bencana Alam Sudah Habiskan Anggaran Rp 20 Miliar
Ketua DPR Puan Maharani Sampaikan Refleksi Akhir Tahun 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Angkat Titiek Soeharto Jadi Ketua DPR RI untuk Basmi Koruptor dan Mafia
Bebas Bersyarat Setya Novanto Digugat ke PTUN, Kuasa Hukum ARUKKI dan LP3HI: Masih Terlibat Kasus TPPU
Puan Maharani Tegaskan DPR Harus Jawab Kritik Rakyat dengan Kerja Nyata
Apresiasi Pidato Presiden Prabowo di PBB, Ketua DPR: Bentuk Penghormatan Besar Bagi Indonesia
Banjir Bali Ancam Citra Indonesia, DPR: Pemerintah Harus Hadir Nyata di Lapangan
Puan Maharani Kumpulkan Pimpinan Fraksi Partai, Bahas Transformasi DPR
Puan Minta Insiden Driver Ojol Tewas ‘Dilindas’ Rantis Diusut hingga Tuntas
Skandal Nakes di Sukabumi, Puan Maharani Tegaskan Dunia Kesehatan Tak Boleh Ternodai Narkoba