Sundari Gasong Kembali dengan Single 'Sedih', Lagu Tentang Cinta Tak Terucap

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
Sundari Gasong Kembali dengan Single 'Sedih', Lagu Tentang Cinta Tak Terucap

Sundari Gasong lepas single baru. (Foto: dok/sundari)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Penyanyi sekaligus penulis lagu Sundari Gasong kembali memperkenalkan karya terbarunya berjudul Sedih, yang menjadi single kedua dalam perjalanan karier solonya.

Lagu ini dirilis setelah single debut Ku Rindu ciptaan Andri Ikola, sekaligus menegaskan langkah Sundari dalam mengekspresikan sisi personalnya sebagai pencipta lagu.

Berbeda dari rilisan sebelumnya, Sedih merupakan karya yang sepenuhnya ditulis oleh Sundari Gasong. Lagu ini sejatinya telah diciptakan sejak 2009, namun baru dirilis secara resmi setelah melalui proses pengolahan ulang serta pendewasaan konsep musikal.

Baca juga:

Soy Kongo Rilis EP 'Sekap', Kritik Pembangunan dan Lanskap Kesadaran Lewat Gelapnya Darkwave

Dalam keterangannya, Sundari menjelaskan bahwa proses produksi single keduanya tidak jauh berbeda dengan karya debutnya. Ia kembali mempercayakan Debios Ikola sebagai music director, serta Sis Akbar untuk menangani proses mixing dan mastering.

Sundari juga mengaku tetap berdiskusi dengan kakaknya, Andri Ikola, hingga lagu Sedih siap diperdengarkan kepada publik.

“Secara tematik, lagu ini mengisahkan kepedihan seseorang yang menyimpan perasaan cinta tanpa pernah berani mengungkapkannya. Cerita tersebut disampaikan dari sudut pandang seorang lajang yang harus menerima kenyataan pahit bahwa cintanya hanya berakhir sebagai rasa yang terpendam,” ujar Sundari.

Baca juga:

Gunung Kawi Tak Melulu Mistis, Matoha Mino Angkat Cerita Lain Lewat Karya Musik

Ia mengungkapkan bahwa lagu Sedih memiliki latar belakang yang sangat personal. Sundari menuturkan bahwa lagu ini ditulis untuk adik kelasnya, Mega F. Yohana, alumni SMAN 1 Boedoet Jakarta angkatan 2008, yang kisahnya terinspirasi dari pengalaman seorang laki-laki yang pernah menjadi pengagumnya.

Dari sisi musikal, Sundari memilih aransemen yang sederhana dan minimalis. Pendekatan ini sengaja diambil agar emosi kesedihan yang menjadi inti lagu dapat tersampaikan secara jujur dan utuh, tanpa banyak gangguan dari elemen musikal lain.

Melalui single Sedih, Sundari Gasong kembali menegaskan identitasnya sebagai musisi yang mengangkat kisah personal dengan kejujuran emosi, sekaligus memperkuat langkahnya di industri musik Indonesia sebagai penyanyi dan penulis lagu. (Far)

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Daftar 10 Lagu Teratas Spotify Indonesia September 2026, Raim Laode Dominasi Chart
Simak 10 lagu paling banyak diputar di Spotify Indonesia pada 28 September 2026. Sesi Potret eńau dan Ari Lesmana memimpin chart, disusul Tulus dan Raim Laode.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 30 menit lalu
Daftar 10 Lagu Teratas Spotify Indonesia September 2026, Raim Laode Dominasi Chart
ShowBiz
Synchronize Fest 2026 Siapkan Deretan Special Show, Bawa Cerita Lintas Generasi Musik Indonesia
Synchronize Fest 2026 menghadirkan special show Geisha, Project Pop, Warkop DKI, Emo Revival, Reggae Gang hingga Timur Basudara.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
Synchronize Fest 2026 Siapkan Deretan Special Show, Bawa Cerita Lintas Generasi Musik Indonesia
ShowBiz
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
Dialog Dini Hari menghadirkan album terbaru 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi' berisi delapan lagu, lahir dari perubahan, kehilangan, dan pencarian rasa rumah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
ShowBiz
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
D’MASIV kembali dengan single terbaru 'Till We’re Old', yang mengangkat kisah cinta, komitmen, dan keinginan untuk terus bersama hingga usia senja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
ShowBiz
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
Joyland Sessions 2026 digelar 28–29 November di GBK City Park, Jakarta. Ada 16 penampil dari 7 negara, termasuk Slowdive dan Caribou.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
ShowBiz
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan delapan panggung, kurasi musik beragam, serta penampil lintas genre dan generasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
8 Panggung, Banyak Genre, dan Generasi Berbeda Bertemu di Synchronize Fest 2026
ShowBiz
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Tove Lo merilis album studio keenam, ESTRUS. Berisi 13 lagu electro-pop, album ini mengeksplorasi hasrat, keraguan, kebebasan, dan emosi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Tove Lo Perkenalkan 'ESTRUS', Album Baru tentang Hasrat dan Berbagai Kontradiksi
Dunia
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
Rekaman tersebut dikumpulkan teknisi suara Oasis, Huw Richards, yang bekerja bersama band ini sejak perilisan album debut mereka 'Definitely, Maybe
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Oasis Ambil Jalur Hukum Hentikan Penjualan Rekaman yang belum Pernah Didengar
ShowBiz
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
Tsaqib memperkenalkan single 'Maju Satu Satu', lagu personal tentang rasa cemas, keberanian, ketidakpastian, dan persiapannya menjadi seorang ayah.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Lewat 'Maju Satu Satu', Tsaqib Ungkap Rasa Takut dan Keberanian Menyambut Babak Baru
ShowBiz
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
Synchronize Fest 2026 memasuki tahun ke-11 dengan tema “It’s Not Just a Festival, It’s a Movement” pada 16-18 Oktober di Gambir Expo Kemayoran.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Masuki Tahun ke-11, Synchronize Fest 2026 Perluas Ruang Musik hingga Gerakan Lingkungan
Bagikan