Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Sum 41 Resmi Bubar setelah 27 Tahun Berkarya

Febrian AdiFebrian Adi - Selasa, 09 Mei 2023
Sum 41 Resmi Bubar setelah 27 Tahun Berkarya

Di tengah tur Sum 41 putuskan bubar. (Foto: Instagram/@sum41)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KABAR mengejutkan sekaligus sedih datang dari unit pop punk asal Kanada, Sum 41 yang menyatakan untuk membubarkan dirinya di tengah jadwal tur yang dijalani pada 2023. Hal ini diumumkan melalui media sosial band tersebut pada Selasa (8/5) waktu Indonesia.

“Berada di Sum 41 sejak 1996 memberi kami beberap momen terbaik dalam hidup kami. Selamanya kami berterima kasih kepada para penggemar kami baik lama maupun baru, yang telah mendukung kami dalam segala hal,” tulis Sum 41 dalam unggahan di Instagramnya mengawali kalimat pembukanya.

Baca juga:

Hindia, Phum Viphurit, dan Junny akan Tampil Satu Panggung

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh SUM 41 (@sum41)

Lebih lanjut band yang kini beranggotakan Deryck Whibley (vokal dan gitar), Dave Baksh (gitar), Jason McCaslin (bass), Tom Thacker (gitar) dan Frank Zummo (drum) ini tak memberi rincian fakta alasan mereka membubarkan dirinya.

“Sulit untuk mengartikulasikan cinta dan rasa hormat yang kami miliki untuk kalian semua, dan kami ingin kamu mendengar berita ini pertama kali dari kami,” lanjut Sum 41.

Seperti yang diketahui, bahwa saat ini Sum 41 tengah dalam tur dunia yang mencangkup Amerika Serikat, kemudian Eropa dengan beberapa negara, seperti Itali, Jerman, Swiss, Austria, Perancis, Kroasia hingga Republik Ceko hingga pertengahan 2023.

Walaupun pengumuman ini begitu mendadak, namun Sum 41 akan tetap menyelesaikan turnya yang masih berjalan tersebut dengan seharusnya.

Baca juga:

Bruno Major Siap Mampir ke Indonesia

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh SUM 41 (@sum41)

“Sum 41 akan dibubarkan. Kami masih akan menyelesaikan semua tanggal tur kami yang akan datang tahun ini. Dan kami menantikan untuk merilis album terakhir kami ‘Heaven x Hell’ bersama dengan tur utama dunia terakhir untuk merayakannya. Rincian akan diumumkan segera setelah kami memilikinya,” tambah Sum 41.

Berikut jadwal tur AS Sum 41 bersama dengan The Offspring dan Simple Plan:

AGUSTUS

1 – Auburn, White River Amphitheatre

3 – Salt Lake City, USANA Amphitheatre

5 – Mountain View, Shoreline Amphitheatre

6 – Irvine, FivePoint Amphitheatre

8 – Chula Vista, North Island Credit Union Amphitheatre

9 – Phoenix, Talking Stick Resort Amphitheatre

11 – Austin, Germania Insurance Amphitheater

12 – North Little Rock, Simmons Bank Arena

13 – Dallas, Dos Equis Pavilion

15 – Atlanta, Lakewood Amphitheatre

16 – Tampa, Credit Union Amphitheatre at the FL State Fairgrounds

18 – Charlotte, PNC Music Pavilion

19 – Bristow, Jiffy Lube Live

20 – Darien Center, Darien Lake Amphitheater

22 – Cuyahoga Falls, Blossom Music Center

23 – Clarkston, Pine Knob Music Theatre

25 – Noblesville, Ruoff Music Center

26 – Tinley Park, Hollywood Casino Amphitheatre

27 – St. Louis, Hollywood Casino Amphitheatre

29 – Milwaukee, American Family Insurance Amphitheater

30 – Cincinnati, Riverbend Music Center

SEPTEMBER

1 – Burgettstown, The Pavilion at Star Lake

2 – Wantagh, Northwell Health at Jones Beach Theater

3 – Mansfield, Xfinity Center.

(far)

Baca juga:

Simple Plan Gabungkan Kekuatan dengan Deryck Whibley ‘Sum 41’ di ‘Ruin My Life’

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
Bagikan