Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Bruno Major Siap Mampir ke Indonesia

Febrian AdiFebrian Adi - Senin, 08 Mei 2023
Bruno Major Siap Mampir ke Indonesia

Bruno Major siap manggung di Indonesia. (Foto: Instagram/@chakraliveasia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BERSIAP, Bruno Major akan bertandang ke Indonesia untuk agenda konser terbarunya. Baru-baru ini ia juga melepas single terbaru We Were Never Really Friends, beserta video musik bernuansa nostalgia yang kemungkinan besar juga akan ia persembahkan pada konser tersebut.

Sempat tertunda, pada 2023 Bruno Major membayar hutangnya dengan jadwal turnya di negara ASIA. Dimulai dari Thailand (13 Agustus), Filipina (15 Agustus), Singapura (17 Agustus), Indonesia (19 Agustus) dan berakhir di Malaysia (20 Agustus).

Baca juga:

RADWIMPS Umumkan Konser Perdananya di Indonesia

Indonesia menduduki peringkat nomor satu dalam daftar negara-negara di seluruh dunia yang paling sering mendengarkan musik Bruno Major berdasarkan data streaming.

Rencananya Bruno Major akan melangsungkan konsernya di GBK Basketball Hall, Senayan, Jakarta pada 19 Agustus 2023. Tiket konser Bruno Major Jakarta terbagi dalam beberapa seat, Festival A (Rp 990 ribu), Festival B (Rp 790 ribu), Tribune A (Rp 890 ribu) dan Tribune B (Rp 690 ribu). Tiket akan mulai dijual pada 12 Mei 2023 pukul 10.00 WIB melalui website www.brunomajor.com.

Major adalah seorang gitaris yang terlatih secara klasik dan telah mendapatkan dukungan dari musisi-musisi papan atas dunia termasuk Sam Smith, Billie Eilish, Shawn Mendes, dan Charlie Puth. Sebelum pandemi melanda, ia telah menorehkan sederet prestasi termasuk 50 ribu lebih tiket yang terjual untuk turnya, tampil di Late Late Show with James Corden, tampil di Bonnaroo Music & Arts Festival, dan menjadi musisi pembuka tur arena Sam Smith di Eropa.

Baca juga:

Soundrenaline 2023 Umumkan Line Up Fase 1

Pada 2023 Bruno membagi waktunya antara London dan Los Angeles, seraya ia sedang mempersiapkan album pertamanya dalam tiga tahun yang menjadi proyek paling ambisiusnya.

Sementara itu, lagu terbaru We Were Never Really Friends merupakan karya pertama Bruno sejak perilisan album To Let a Good Thing Die pada 2020. Lagu tersebut diawali dengan dentingan piano yang lembut, diikuti suara penuh kesedihan Bruno Major. Permainan drum pun terdengar dan lagu tersebut mencapai puncak seraya Bruno bernyanyi tentang ketidakjelasan antara pertemanan dan romansa yang selalu berujung pahit. (far)

Baca juga:

49 Tahun Tertidur, PHR Pressing Lanjutkan Tradisi Merilis Rekaman Piringan Hitam

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
Bagikan