Sukoharjo Paling Rawan di Pilkada Serentak Jateng

Zulfikar SyZulfikar Sy - Jumat, 03 Juli 2020
Sukoharjo Paling Rawan di Pilkada Serentak Jateng

Kantor Bawaslu Sukoharjo, Jawa Tengah. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kabupaten Sukoharjo berada di urutan tertinggi dalam kategori tingkat kerawanan pilkada serentak di Jawa Tengah yang diikuti 21 kabupaten/kota. Hal tersebut didasari dari Indeks Kerawananan Pilkada (IKP) 2020 diungkap Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Ketua Bawaslu Sukoharjo Bambang Muryanto mengatakan, dari 21 kabupaten/kota di Jawa Tengah yang menggelar pilkada, skor IKP Sukoharjo menjadi yang tertinggi dengan 231,90. Kemudian disusul Kabupaten Pemalang 230,82, dan ketiga Kabupaten Pekalongan dengan skor IKP 228,29.

Baca Juga:

Indonesia Bisa Gelar Pilkada Saat Pandemi Jika Contoh Korea

"Pemetaan kerawanan pilkada dalam IKP ini kami artikan sebagai segala sesuatu yang mengganggu atau menghambat proses pilkada yang demokratis," ujar Bambang, Jumat (3/7).

Bambang menjelaskan, IKP Sukoharjo paling tinggi se-Jateng dengan skor 231,90. Rinciannya, konteks sosial 55,56, konteks politik 77,36, konteks dukungan infrastruktur 43,90, dan konteks pandemi 55,08. IKP sendiri
disusun sebagai alat untuk mengetahui dan mengidentifikasi ciri, karakteristik, dan kategori kerawanan.

"IKP itu sebagai alat pemetaan, pengukuran potensi, prediksi dan deteksi dini serta pemetaan kerawanan saat terjadinya pandemi COVID-19 ini. Dengan ini kami bisa lebih sigap," kata dia.

 Ketua Bawaslu Sukoharjo Bambang Muryanto. (MP/Ismail)
Ketua Bawaslu Sukoharjo Bambang Muryanto. (MP/Ismail)

Dimensi IKP Pilkada 2020, lanjut dia, terdapat empat yakni konteksi sosial, konteksi politik, konteks infrastruktur daerah, serta konteks pandemi. Konteks sosial terdiri dari gangguan keamanan, kekerasan atau intimidasi pada penyelenggaran.

"Kami data untuk aspek politik meliputi keberpihakan penyelenggara, rekrutmen penyelenggara pilkada yang bermasalah, ketidaknetralan ASN, serta penyalahgunaan anggaran," tutur dia.

Baca Juga:

Yasonna Harap Perppu Pilkada Serentak Disahkan Jadi UU di Rapat Paripurna

Bambang menambahkan, ada sejumlah rekomendasi dalam menangani tingginya IKP, yakni memastikan penyelenggara, peserta, pendukung dan pemilih menerapkan protokol kesehatan dalam pemutakhiran data pemilih.

Selain itu, koordinasi dengan para pihak dalam keterbukaan informasi terkait penyelenggaraan dan perkembangan kondisi pandemi, memastikan dukungan anggaran penyediaan alat pelindung diri (APD). (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

ASN Serba Salah Pilkada Ada Petahana, KPK: Ini Fakta

#Bawaslu #Jawa Timur
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Korban Tewas Gempa Pacitan, Syok Meninggal meski Lolos dari Reruntuhan
Korban sempat keluar rumah dan berbincang dengan tetangga ketika gempa terjadi, lalu tiba-tiba jatuh saat hendak kembali ke rumah.
Wisnu Cipto - 2 jam, 23 menit lalu
Korban Tewas Gempa Pacitan, Syok Meninggal meski Lolos dari Reruntuhan
Indonesia
BMKG Minta Masyarakat Jawa Timur Waspada Bencana Hidrometeorologi Dampak Cuaca Ekstrem hingga 30 Januari
Cuaca ekstrem berpotensi menimbulkan banjir, tanah longsor, serta angin kencang, puting beliung, maupun hujan es, di seluruh 29 kabupaten dan sembilan kota di Jawa Timur, kata Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo Taufiq Hermawan
Frengky Aruan - Rabu, 21 Januari 2026
BMKG Minta Masyarakat Jawa Timur Waspada Bencana Hidrometeorologi Dampak Cuaca Ekstrem hingga 30 Januari
Indonesia
Legislator Gerindra Apresiasi Putusan Majelis Hakim PN Situbondo dalam Perkara Kakek Masir
Kakek Masir, 71, ialah terdakwa pencurian lima burung cendet di kawasan Taman Nasional Baluran.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Januari 2026
Legislator Gerindra Apresiasi Putusan Majelis Hakim PN Situbondo dalam Perkara Kakek Masir
Indonesia
Arahan Gubernur Khofifah, BPBD Jatim Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca hingga Akhir Januari
Hal ini tidak lepas cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di Jawa timur Januari hingga Februari 2026.
Frengky Aruan - Selasa, 06 Januari 2026
Arahan Gubernur Khofifah, BPBD Jatim Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca hingga Akhir Januari
Berita
Gunung Semeru 4 Kali Erupsi hingga Minggu Sore, Tinggi Letusan sampai 1 Km
Gunung Semeru masih berada pada status Level III atau siaga,
Frengky Aruan - Minggu, 07 Desember 2025
Gunung Semeru 4 Kali Erupsi hingga Minggu Sore, Tinggi Letusan sampai 1 Km
Indonesia
Gunung Semeru 8 Kali Erupsi Selasa Dini Hari sampai Pagi, Tinggi Letusan hingga 1 Km
Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto menjelaskan Gunung Semeru berstatus Level IV atau Awas
Frengky Aruan - Selasa, 25 November 2025
Gunung Semeru 8 Kali Erupsi Selasa Dini Hari sampai Pagi, Tinggi Letusan hingga 1 Km
Indonesia
Bupati Lumajang Perpanjang Status Tanggap Darurat Erupsi Gunung Semeru hingga 2 Desember
"Perpanjangan status tanggap darurat berlaku selama tujuh hari, terhitung mulai 26 November hingga 2 Desember 2025," katanya.
Frengky Aruan - Selasa, 25 November 2025
Bupati Lumajang Perpanjang Status Tanggap Darurat Erupsi Gunung Semeru hingga 2 Desember
Indonesia
Demi Keselamatan Pendaki, Jalur Pendakian Gunung Arjuno dan Welirang Ditutup Sementara
Penutupan juga mempertimbangkan pemulihan ekosistem di dalam kawasan Tahura Raden Soerjo selain potensi cuaca ekstrem yang bisa berdampak pada keselamatan pendaki.
Frengky Aruan - Senin, 17 November 2025
Demi Keselamatan Pendaki, Jalur Pendakian Gunung Arjuno dan Welirang Ditutup Sementara
Indonesia
Pertalite Bikin Banyak Motor Mogok di Jatim, DPR Tegur Pertamina: Jangan Cuma Bilang "Hasil Uji Baik”
DPR menegur keras Pertamina usai viral pengendara di Jawa Timur alami motor brebet setelah isi Pertalite. DPR desak audit mutu dan transparansi hasil uji BBM.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 31 Oktober 2025
Pertalite Bikin Banyak Motor Mogok di Jatim, DPR Tegur Pertamina: Jangan Cuma Bilang
Indonesia
BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jawa Timur 20-29 Oktober, Bisa Akibatkan Bencana Hidrometeorologi
Demikian seperti diinformasikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo.
Frengky Aruan - Rabu, 22 Oktober 2025
BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jawa Timur 20-29 Oktober, Bisa Akibatkan Bencana Hidrometeorologi
Bagikan