Suhu Panas Bikin Jamur Mengganas

Dwi AstariniDwi Astarini - Minggu, 02 Juli 2023
Suhu Panas Bikin Jamur Mengganas

Jamur dapat membunuh mereka dengan kekebalan tubuh rendah.(foto: pvpproduction)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

FILM-film dengan kisah seram serbuan zombie kerap menampilkan jamur sebagai pangkal bencana. Nonton saja serial hit HBO The Last of Us. Jamur cordyceps diceritakan menjadi penyebab wabah zombie merebak ke seluruh dunia. Cerita diawali dengan jamur yang menginvasi hasil panen gandum dan beras. Hal itu menyebabkan orang memakannya diambil alih kesadarannya oleh jamur. Lain lagi di serial K-Drama Happiness, penyebaran zombie melambat saat berada di suhu derajat celcius yang minus. Semakin terpapar panas, semakin cepat pula manusia yang tergigit berubah menjadi zombie.

Sepertinya invasi jamur dan suhu nan meningkat terhubung. Baru-baru ini, penelitian yang dilakukan Fakultas Kedokteran Universitas Duke menemukan bahwa suhu yang meningkat menyebabkan jamur patogen yang dikenal sebagai Cryptococcus deneoformans mengubah respons adaptifnya menjadi overdrive.

BACA JUGA:

Jamur 'The Last of Us' Ternyata tak Seberbahaya Itu

Jamur Cryptococcus deneoformans terkenal sebagai pembunuh orang-orang yang memiliki kekebalan tubuh rendah. Namun, jika kamu bagian dari orang yang sehat, kamu tak perlu khawatir karena sebagian besar jamur yang berpotensi patogen tidak bertahan dengan baik di suhu panas tubuh kita.

Meskipun demikian, itu tidak mengurangi bahaya jamur patogen. Bak di film-film zombie, jamur bisa beradaptasi dengan lingkungan, termasuk di dalamnya perubahan suhu. Pernyataan itu juga didukung peneliti.

“Itu persis seperti yang aku bicarakan, minus bagian zombie. Elemen bergerak yang ada di jamur cenderung berkontribusi pada adaptasi di lingkungan dan selama infeksi ini bisa terjadi lebih cepat karena tekanan panas mempercepat jumlah mutasi yang terjadi,” kata peneliti pascadokotoral Genetika Molekuler dan Mikrobiologi di Duke School of Medicine Asiya Gusa Ph.D.

Panas yang semakin tinggi justru membuat lebih banyak elemen bergerak jamur, atau gen pelompat, bangkit dan bergerak di dalam DNA jamur. Kondisi itu menyebabkan perubahan cara gennya digunakan dan diatur.

“Ini merupakan studi yang menarik yang menunjukkan bagaimana peningkatan suhu global dapat memengaruhi evolusi jamur ke arah yang tidak terduga," kata Ketua Mikrobiologi Molekuler & Imunologi di Universitas Johns Hopkins Arturo Casadevall MD, PhD.

"Saat dunia menghangat, transposon pada jamur tanah seperti Cryptococcus neoformans dapat menjadi lebih lincah dan meningkat. Itulah mengapa kita harus mengkhawatirkan pemanasan global,” kataya.(kmp)

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
ShowBiz
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Dalam live tersebut, sang ‘Golden Maknae’ dengan santai memperlihatkan kepada penggemar berbagai produk yang biasa ia konsumsi.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Tas Obat Jungkook Viral, Ahli Ingatkan Moderasi dalam Konsumsi Vitamin
Lifestyle
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Abu vulkanis itu bukan debu biasa. Ada campuran silica di dalamnya.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Abu Vulkanis Juga Bahaya untuk Mata, Pakai Kacamata Pelindung Penting saat di Luar Ruang
Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Lifestyle
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Ramalan zodiak hari ini 1 September 2026, lengkap dengan asmara, karier, keuangan, dan keberuntungan Aries hingga Pisces. Simak 5 hal yang Taurus wajib waspadai
ImanK - Senin, 31 Agustus 2026
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Bagikan