Mengenal Tiga Perupa Muda, Pengampu Karya Pameran KODE Studiohanafi

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 18 Juli 2018
Mengenal Tiga Perupa Muda, Pengampu Karya Pameran KODE Studiohanafi

Salah satu karya perupa muda yang dipamerkan di Galerikertas-Studiohanafi, Jalan Raya Meruyung Gg Manggis No 72 Kp Parung Bingung, Depok, Ahad (15/7).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

STREET artist asal Yogyakarta, Farhan Siki telah menjatuhkan pilihan terhadap tiga perupa muda; Alivion (22), Eka Apriansah (21), dan Vicky Saputra (21) untuk menampilkan karyanya pada pameran tema "KODE", di Galerikertas-Studiohanafi, Jalan Raya Meruyung Gg Manggis No 72 Kp Parung Bingung, Depok, Ahad (15/7).

Farhan menegaskan pemilihan ketiganya bukan penunjukan semata. "Ada beberapa sudut saya nilai," kata Farhan kepada merahputih.com.

Karya Eka Apriansah, ungkap Farhan, memiliki kekuatan desain; baik dari pemilihan warna, komposisi gambar, dan objek menarik.

STREET art asal Yogyakarta, Farhan Siki. (Merahputih.com/Noer Ardiansjah)

"Sedangkan karya Vicky Saputra dari sisi teknik cukup sempurna. Itu merupakan modal yang bagus untuk menggapai metafor-metafor bahasa visual yang lebih lanjut," katanya.

Sementara Alivion, menurut Farhan, karya-karyanya yang menggunakan pendekatan ilustratif sangat layak jika ditampilkan secara kompilatif. "Menghadirkan narasi seperti cerpen".

Ketiganya telah memamerkan karyanya, tapi belum memperkenalkan dirinya. Berikut profil ketiga perupa muda tersebut:

Alivion (Sultan Alif Akbar)

Karya perupa muda Alivion.

Lahir di Malang, Jawa Timur, 10 Oktober 1995. Saat ini ia tinggal di Bekasi dan bekerja di SMOY Art and Design Studio yang ia dirikan di Depok bersama Jinggam28 & Paypaypow. Ia merupakan lulusan Politeknik Negeri Media Kreatif (POLIMEDIA) jurusan Desain Grafis pada tahun 2016.

Pameran

2018 : KODE as one of Farhan Siki and Studio Hanafi’s choosen young artist, Studiohanafi, Depok, Indonesia

2015 : KMDGI XI as a Leader of the delegation and project leader from Polimedia, Institute Of Art Indonesia, Bali, Indonesia

2015 : Gerilya Visual 3, State Polytechnic of Creative Media, Depok Indonesia

2014 : Gerilya Visual 2, State Polytechnic of Creative Media, Depok Indonesia

2014 : Surat Rupa, State Polytechnic of Creative Media, Depok, Indonesia

2013 : Dies Natalis as one of Polimedia’s Choosen Artist , State Polytechnic of Creative Media, Depok, Indonesia

Proyek

2018 : BREAKAWAY as a Merchandise Designer for American Music Festival Breakaway

2017 : Mardial and friends as an album art Designer for Indonesian Music Producer Mardial

2015 : NAIF 20th Anniversary as a Merchandise Designer for Indonesian Band NAIF

Eka Apriansah

Karya perupa muda Eka Apriansah.

Lahir di Bogor, 17 Juli 1996. Ia merupakan mahasiswa Universitas Indraprasta (Unindra) jurusan Desain Komunikasi Visual. Pameran sebelumnnya "Resah" bersama Lingkar Visual 2018. Ia juga aktif dalam komunitas Anak Tangga. Karya-karyanya memiliki desain yang kuat; baik dari pemilihan warna, komposisi gambar, dan objek menarik.

Vicky Saputra

Karya perupa muda Vicky Saputra.

Lahir di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, 4 Agustus 1996. Saat ini, ia tinggal dan bekerja di Jakarta. Ia merupakan lulusan Sekolah Pariwisata Bangka jurusan Multimedia. Kemudian melanjutkan ke Universitas Bunda Mulia Jakarta dengan jurusan Desain Komunikasi Visual.

Pameran

2016 : Mixed Feelings 01; Illustration Exhibition at That's Life Coffee

2016 : Hutan itu masa depan; Morning Drawing at Kopi Manyar

2016 : Kreavi 17 at Merak Hall, JCC

2016: Jakarta 32C; Tarung kampus at Gudang Sarinah Ecosystem

2016 : Corat - Coret vol.2 at Ruang Artspace PIK

2016 : Kreavi X Tempo; Boeng Ajo Boeng at Gedung Tempo

2017 : ARTCOLABS; Spectrum 2017 at Space Galery + Workshop

2017 : Rupa Reka; Utopia at Pasar Seni Ancol

2018 : All the small things 2; Simple Sih! at Qubicle

Penghargaan

Kreavi 17 (2016-2017)

Best Artwork at Tarung Kampus: Jakarta 32c (2016)

#Studiohanafi #Seniman
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Lifestyle
Resmi Ditutup, ini 5 Galeri di Art Jakarta 2025 yang Menarik Perhatian Pengunjung
Galeri di Art Jakarta 2025 ini menarik perhatian pengunjung. Pameran seni itu sudah resmi ditutup pada Minggu (5/10) kemarin.
Soffi Amira - Senin, 06 Oktober 2025
Resmi Ditutup, ini 5 Galeri di Art Jakarta 2025 yang Menarik Perhatian Pengunjung
Fun
Buka Art Jakarta 2025, Menbud Fadli Zon Janji Kirim Perupa Indonesia Ikut Pameran Internasional
Seni rupa dapat menjadi jembatan para seniman lokal dengan panggung seni internasional.
Wisnu Cipto - Jumat, 03 Oktober 2025
Buka Art Jakarta 2025, Menbud Fadli Zon Janji Kirim Perupa Indonesia Ikut Pameran Internasional
Lifestyle
Art Jakarta 2025 Tampilkan 75 Galeri dari 16 Negara, Kembali Bawa Segmen Unggulan
Art Jakarta 2025 menampilkan 75 galeri dari 16 negara. Nantinya, ada segmen unggulan di Art Jakarta 2025 yang tak boleh dilewatkan.
Soffi Amira - Rabu, 24 September 2025
Art Jakarta 2025 Tampilkan 75 Galeri dari 16 Negara, Kembali Bawa Segmen Unggulan
Lifestyle
Mengubah Lelah Jadi Perayaan: Instalasi Seni Heineken Hadirkan Pengalaman Afterwork
Heineken menghadirkan pengalaman seru lewat Ahhhterwork. Pengalaman ini mengubah rasa lelah menjadi momen santai.
Soffi Amira - Jumat, 19 September 2025
Mengubah Lelah Jadi Perayaan: Instalasi Seni Heineken Hadirkan Pengalaman Afterwork
Indonesia
Kisruh Royalti Lagu, Pelaku Usaha dan Seniman Desak DPRD Solo Bubarkan LMKN
Polemik royalti lagu kini masih ricuh. Pelaku usaha hingga seniman mendesak DPRD Solo untuk membubarkan LMKN.
Soffi Amira - Sabtu, 23 Agustus 2025
Kisruh Royalti Lagu, Pelaku Usaha dan Seniman Desak DPRD Solo Bubarkan LMKN
Fun
Ruang Seni Portabel Pertama Hadir di Sudirman, Buka dengan Pameran ‘Dentuman Alam’
LQID Creative Space hadir sebagai ruang seni publik portabel pertama di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Agustus 2025
Ruang Seni Portabel Pertama Hadir di Sudirman, Buka dengan Pameran ‘Dentuman Alam’
Indonesia
Gamelan Ethnic Music Festival 2025 Siap Digelar, Seniman dari 7 Daerah Bakal Ikut Meramaikan
Gamelan Ethnic Music Festival 2025 akan digelar pada 22-23 Agustus 2025. Seniman dari tujuh daerah akan ikut tampil.
Soffi Amira - Rabu, 20 Agustus 2025
Gamelan Ethnic Music Festival 2025 Siap Digelar, Seniman dari 7 Daerah Bakal Ikut Meramaikan
Dunia
Seniman Tato Korea Selatan Perjuangan Revisi Tattooist Act, Janjikan Praktik Sesuai Standar Kesehatan dan Keamanan
Di ‘Negeri Ginseng’ praktik tato oleh arti yang bukan dokter telah dilarang selama puluhan tahun, memicu perdebatan hukum.
Dwi Astarini - Selasa, 12 Agustus 2025
Seniman Tato Korea Selatan Perjuangan Revisi Tattooist Act, Janjikan Praktik Sesuai Standar Kesehatan dan Keamanan
Dunia
Seniman Tak Mau Kalah dari Ilmuwan yang Temukan Olo, Ciptakan Warna Baru yang Disebut Yolo
Stuart Semple klaim ciptakan warna cat baru hasil eksperimen ilmiah.
Hendaru Tri Hanggoro - Sabtu, 26 April 2025
Seniman Tak Mau Kalah dari Ilmuwan yang Temukan Olo, Ciptakan Warna Baru yang Disebut Yolo
Fun
ara contemporary Hadirkan Galeri Seni Beriskan 17 Seniman Asia Tenggarra
Galeri ini hadir untuk mendukung seniman Asia Tenggara serta mempromosikan praktik seni mereka di tingkat lokal maupun internasional.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 12 April 2025
ara contemporary Hadirkan Galeri Seni Beriskan 17 Seniman Asia Tenggarra
Bagikan