Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Studilmu dan Link Productive Berkolaborasi untuk Tingkatkan 'Skill' SDM Indonesia

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 03 November 2023
Studilmu dan Link Productive Berkolaborasi untuk Tingkatkan 'Skill' SDM Indonesia

Program prakerja dapat meningkatkan kualitas SDM. (Foto: Unsplash/Headway)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

STUDIILMU dan Link Productive mendukung penuh program prakerja pemerintah. Kedua perusahaan ini berkomitmen untuk menyediakan layanan/training untuk meningkatkan skill SDM Indonesia.

Gerry Anugrah Dwiputra, S.T. M.M, selaku Founder & CEO Link Productive, mengatakan program prakerja sangat penting untuk setiap SDM. Program ini harus didukung berbagai pihak, termasuk pihak swasta.

Baca Juga:

22 Juta Pelajar Belajar Lewat Platform Pendidikan Pada 2020

"Program prakerja dapat membantu individu dalam meningkatkan skill dan produktivitas mereka," ujar Gerry pada acara sesi Temu Alumni Prakerja yang diselenggarakan di United Grand Hall Alam Sutera, Jumat (3/11).

Ia juga menceritakan salah satu alumni dari program Prakerja berhasil mengembangkan usahanya. Hal itu dikarenakan program ini memberi materi pembelajaran yang tidak terpaku pada teori, tetapi mengedepankan praktek.

"Salah satu alumni yaitu Ibu Rita. Beliau ini punya usaha roti. Ia merasa terbantu karena sekarang Ibu Rita bisa mengembangkan usahanya," jelasnya.

Kolaborasi Studilmu dan Link Productive untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia. (Foto: merahputih.com/Aqil Baihaki)

Program Prakerja memiliki tujuan untuk membuat Indonesia menjadi negara maju dan sejahtera pada tahun 2045 yang dinamai sebagai Generasi Emas Indonesia.

Denni Puspa Purbasari, M.Sc., Ph. D, selaku Direktur Eksekutif PMO Prakerja, mengatakan di 2045 program ini memiliki misi untuk membuat seluruh SDM di Indonesia berhasil menguasai skill yang mumpuni.

"Pada tahun 2045, genap 100 tahun setelah Indonesia merdeka. Jumlah penduduk yang produktif akan tinggi. Jadi kami ingin Indonesia bisa lebih sejahtera dan dapat keluar dari kategori negara menengah," imbuhnya.

Denni juga menjelaskan hal yang membuat Indonesia sulit untuk berkembang adalah karena mindset warga indonesia yang tidak berpikir untuk jangka panjang. Mereka menganggap pelatihan tidak penting karena dianggap hanya menguntungkan pihak tertentu.

Baca Juga:

Siswa Malang dan Palembang Menang Ruangguru Champion Season 2

"Padahal pelatihan atau training itu melatih mengembangkan kemampuan diri. Kalau misalkan kita dapat ilmu dan belum terpakai sekarang, kelak di kemudian hari ilmu itu bisa berguna untuk masa depan," ungkap Denni.

Berny Gomulya selaku founder & CEO of Studilmu menjalaskan bahwa acara ini bertujuan untuk mensosialisasikan kepada para alumni prakerja bahwa perlu adanya semangat belajar jika ingin maju.

Studilmu fokus pada pengembangan softskill. (Foto: merahputih.com/Aqil Baihaki)

Berny juga menjelaskan bahwa di era sekarang ini, para pencari kerja kesulitan mencari kerja karena bukan lapangan pekerjaannya yang sedikit. Lapangan kerja sebenarnya ada, tapi tidak sesuai dengan skill beberapa individu karena tidak pernah mendapatkan pembelajaran softskill dari sekolah maupun universitas.

"Jadi bagi teman-teman yang merasa tidak mendapatkan kesempatan kerja, mungkin barangkali teman-teman masih bergantung pada pendidikan formal, tetapi tidak mengisi yang non formal," paparnya.

Studilmu fokus pada pengembangan softskill seperti management, leadership, hingga marketing. Kemampuan-kemampuan ini lah yang menurut Berny sangat penting seperti pelajaran akademis, tetapi banyak SDM yang lupa untuk mempelajarinya. (aqb)

Baca Juga:

Kolaborasi untuk Beasiswa Siswa dan Guru Indonesia

#Pendidikan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Mendikdasmen Masih Bolehkan Pembelajaran Pakai Gawai, Tapi Aturannya Harus Jelas
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menegaskan gawai masih boleh digunakan di sekolah sesuai SE 18/2026, namun harus diatur jelas. Orangtua diminta terapkan prinsip 3S: screen time, screen zone, screen break.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Mendikdasmen Masih Bolehkan Pembelajaran Pakai Gawai, Tapi Aturannya Harus Jelas
Indonesia
Apa Itu Prinsip 3S? Kebijakan Baru Mendikdasmen Batasi Siswa Main Gawai
Kemendikdasmen meminta orang tua menerapkan prinsip 3S (screen time, screen zone, screen break) untuk membatasi penggunaan gawai siswa. Kebijakan ini diharapkan membentuk budaya digital sehat.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Apa Itu Prinsip 3S? Kebijakan Baru Mendikdasmen Batasi Siswa Main Gawai
Indonesia
Anggaran Pendidikan Tak Capai 20 Persen, DPR Tegas: Ini Perintah Konstitusi, Bukan Sekadar Target
Komisi X DPR RI mendesak pemerintah memenuhi amanat konstitusi terkait alokasi anggaran pendidikan minimal 20 persen setelah realisasi APBN 2025 baru mencapai 19,1 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
Anggaran Pendidikan Tak Capai 20 Persen, DPR Tegas: Ini Perintah Konstitusi, Bukan Sekadar Target
Indonesia
Banyak Warga tak Mampu Sulit Kuliah, DPR Minta Evaluasi Total Parameter Penentu Desil Penerima KIP
Negara tidak boleh menyerahkan nasib anak-anak dari keluarga miskin hanya kepada perhitungan algoritma yang berpotensi mengabaikan realitas di lapangan.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Banyak Warga tak Mampu Sulit Kuliah, DPR Minta Evaluasi Total Parameter Penentu Desil Penerima KIP
Indonesia
Tindakan Teror Bom di SDN Srengseng Sawah, Mandikdasmen Nilai sebagai Tindakan Orang Iseng
Berdasarkan hasil investigasi kepolisian, Mu'ti menyampaikan situasi sekolah kini sudah aman.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
Tindakan Teror Bom di SDN Srengseng Sawah, Mandikdasmen Nilai sebagai Tindakan Orang Iseng
Fun
Mahasiswa Telkom Purwokerto Sidang Tugas Akhir dengan Riasan Black Metal, Ternyata Ini Alasannya
Mahasiswa DKV Universitas Telkom Purwokerto, Ragatama Arrauf Rahmaputra, viral setelah tampil dengan corpse paint saat sidang Tugas Akhir.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Mahasiswa Telkom Purwokerto Sidang Tugas Akhir dengan Riasan Black Metal, Ternyata Ini Alasannya
Indonesia
Polisi Desain Ulang Kurikulum Pendidikan, Masukan AI dan Berfikir Holistik
Di Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim), Polri tengah menyiapkan pembangunan Laboratorium Kepemimpinan Digital
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
Polisi Desain Ulang Kurikulum Pendidikan, Masukan AI dan Berfikir Holistik
Indonesia
Siswa SMP Tewas Diduga Jadi Korban Bullying di Lumajang, DPR Minta Evaluasi Total Sekolah
DPR menyoroti kasus tewasnya siswa SMP di Lumajang yang menjadi korban bullying. Tragedi ini menjadi alarm pendidikan.
Soffi Amira - Jumat, 03 Juli 2026
Siswa SMP Tewas Diduga Jadi Korban Bullying di Lumajang, DPR Minta Evaluasi Total Sekolah
Indonesia
Kemendikdasmen Buka Seleksi PPG Syarat Wajib Jadi Guru di RI, Minimal IPK 3 Lulusan D-IV
Kemendikdasmen membuka Seleksi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Tahun 2026 mulai hari ini hingga 25 Juli.
Wisnu Cipto - Kamis, 02 Juli 2026
Kemendikdasmen Buka Seleksi PPG Syarat Wajib Jadi Guru di RI, Minimal IPK 3 Lulusan D-IV
Indonesia
Prodi Sains PTN Sepi Peminat, DPR: Alarm Keras bagi Masa Depan Bangsa
Habib Syarief menilai turunnya minat calon mahasiswa terhadap prodi sains di SNPMB 2026 menjadi ancaman bagi riset, inovasi, dan daya saing Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Prodi Sains PTN Sepi Peminat, DPR: Alarm Keras bagi Masa Depan Bangsa
Bagikan