Studi Tiger Brokers: Investor Indonesia Akan Fokus ke Saham Lokal

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Jumat, 17 Maret 2023
Studi Tiger Brokers: Investor Indonesia Akan Fokus ke Saham Lokal

Tiger Brokers memperkirakan adanya pergerakan pasar di beberapa negara. (Foto: Unsplash/Nicholas Cappello)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PLATFORM trading online global, Tiger Brokers, menyoroti bagaimana tren pasar global dan regional akan membentuk lanskap investasi pada 2023. Tentunya dengan mempelajari kinerja aset-aset utama di AS, Eropa, dan ASEAN.

Dari laporan investasi terbaru dan analisis data industri, Tiger Brokers memperkirakan pergerakan pasar di beberapa negara. Untuk di AS, banyak institusi khawatir bahwa potensi resesi pada 2023 dapat meningkatkan tekanan ke bawah pada dasar saham.

Kekhawatiran muncul lantaran pandangan awal penurunan pada saham AS sebelum mengalami pembalikan arah naik.

Dalam siaran resmi yang diterima Merahputih.com, Tiger Brokers memprediksi kemungkinan Federal Reserve menaikkan suku bunga pada paruh pertama 2023. Ditambah lagi dengan pembukaan kembali pasar Tiongkok. Ini akan membawa berita positif bagi ekonomi global.

Baca juga:

Tips Bagi Investor Kripto Pemula Menghadapi Gejolak Market

Studi Tiger Brokers: Investor Indonesia Akan Fokus ke Saham Lokal
Investor lebih berfokus pada saham lokal Indonesia dibandingkan saham luar negeri karena peraturan pemerintah selama bertahun-tahun. (Foto: Unsplash/Yosua Mayo)


Di negara-negara Eropa, konflik yang sedang berlangsung di Ukraina telah memberikan dampak yang mengganggu pada Zona Euro pada 2022. Larangan bahan bakar fosil Rusia telah menyebabkan krisis energi yang secara signifikan mempengaruhi hasil produksi.

Inflasi telah mengikis laba perusahaan dan pendapatan konsumen, yang mengarah pada pengetatan kebijakan moneter, yang telah mengurangi investasi dan konsumsi.

Seraya kemungkinan Uni Eropa dan AS memasuki resesi yang terus membayangi, pasar-pasar utama di ASEAN mungkin akan menghadapi perubahan tajam yang serupa pada 2023, tapi dengan sisi positif.

Untuk Singapura, Produk Domestik Bruto (PDB) diperkirakan akan tumbuh sebesar 2,6 persen pada 2023, didorong oleh momentum yang terus berlanjut di industri jasa.

Namun, pertumbuhan akan tertahan oleh sektor manufaktur di tengah melemahnya permintaan global.

Baca juga:

Perempuan Mulai Berinvestasi pada Uang Kripto

Studi Tiger Brokers: Investor Indonesia Akan Fokus ke Saham Lokal
Konflik yang sedang berlangsung di Ukraina telah memberikan dampak yang mengganggu pada Zona Euro di 2022. (Foto: Unsplash/Nick Chong)


Di Indonesia, investor lebih berfokus pada saham lokal Indonesia dibandingkan saham luar negeri karena peraturan pemerintah selama bertahun-tahun. Fokus utama lainnya adalah kripto dan forex, yang sebagian besar diperdagangkan oleh kalangan muda.

Kripto mendapatkan daya tarik setelah COVID-19 ketika para influencer (pemengaruh) lokal mulai memamerkan kekayaan mereka di media sosial.

Pada 2023, PDB diproyeksikan tumbuh rata-rata 4,9 persen pada 2023-2024. Sedikit lebih lambat dibandingkan 2022. Ini mencerminkan pelemahan tetapi masih kuatnya belanja pribadi.

Dengan wawasan ini, Tiger Brokers bertujuan membantu investor dalam mengamati dan membandingkan pengembalian aset di berbagai wilayah untuk melihat peluang investasi yang memungkinkan untuk 2023. (and)

Baca juga:

Pasar Kripto Bergerak Stagnan, Apa Penyebabnya?

#Finansial #Keuangan #Bisnis
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Lifestyle
Ramalan Zodiak, 8 Februari 2026: Asmara dan Keuangan Sedang Diuji, Punya Saran?
Ramalan zodiak hari ini 8 Februari 2026 membahas asmara dan keuangan semua zodiak. Ada masalah cinta atau finansial? Simak saran lengkapnya di sini.
ImanK - Sabtu, 07 Februari 2026
Ramalan Zodiak, 8 Februari 2026: Asmara dan Keuangan Sedang Diuji, Punya Saran?
Indonesia
Rupiah Melemah 23 Poin ke Rp 16.865 per Dolar AS, IHSG Longsor Parah Hingga Dua Persen
Kondisi ini mencerminkan tekanan berat pada aset domestik
Angga Yudha Pratama - Jumat, 06 Februari 2026
Rupiah Melemah 23 Poin ke Rp 16.865 per Dolar AS, IHSG Longsor Parah Hingga Dua Persen
Lifestyle
Ramalan Zodiak, 4 Februari 2026: Jangan Abaikan Masalah Keuangan dan Asmara!
Ramalan zodiak 4 Februari 2026 hari ini: cek prediksi asmara dan keuangan setiap zodiak, masalah yang mungkin muncul, serta saran agar hari lebih lancar
ImanK - Selasa, 03 Februari 2026
Ramalan Zodiak, 4 Februari 2026: Jangan Abaikan Masalah Keuangan dan Asmara!
Fun
Ramalan Zodiak Hari Ini, 3 Februari 2026: Keuangan dan Asmara Bermasalah?
Ramalan zodiak hari ini, 3 Februari 2026, mengulas masalah keuangan dan asmara setiap zodiak lengkap dengan saran menyikapinya.
ImanK - Senin, 02 Februari 2026
Ramalan Zodiak Hari Ini, 3 Februari 2026: Keuangan dan Asmara Bermasalah?
Indonesia
Balai Latihan Kerja Bakal Jadi Tempat Inkubator Bisnis
Transformasi BLK ditujukan agar manfaat pelatihan lebih terasa bagi publik dimana keterampilan yang dipelajari lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 01 Februari 2026
Balai Latihan Kerja Bakal Jadi Tempat Inkubator Bisnis
Lifestyle
Ramalan Zodiak 1 Februari 2026: Ada Masalah Keuangan, Karier dan Asmara?
Ramalan zodiak hari ini 1 Februari 2026 membahas karier, asmara, dan keuangan. Cek masalah yang muncul dan saran terbaik untuk semua zodiak.
ImanK - Sabtu, 31 Januari 2026
Ramalan Zodiak 1 Februari 2026: Ada Masalah Keuangan, Karier dan Asmara?
Lifestyle
Ramalan Zodiak Hari Ini, 28 Januari 2026: Saatnya Evaluasi Keuangan dan Asmara
Ramalan zodiak hari ini 28 Januari 2026 membahas keuangan dan asmara. Beberapa zodiak menghadapi masalah, simak saran agar tetap tenang.
ImanK - Selasa, 27 Januari 2026
Ramalan Zodiak Hari Ini, 28 Januari 2026: Saatnya Evaluasi Keuangan dan Asmara
Lifestyle
Ramalan Zodiak 22 Januari 2026: Masalah Asmara dan Uang yang Tak Terduga
Ramalan zodiak hari ini 22 Januari 2026 mengulas asmara dan keuangan 12 zodiak. Simak masalah yang muncul dan saran terbaiknya.
ImanK - Rabu, 21 Januari 2026
Ramalan Zodiak 22 Januari 2026: Masalah Asmara dan Uang yang Tak Terduga
Indonesia
Pramono Sebut Pembayar QRIS di Jakarta Meroket Hingga 177 Persen di 2025, Tembus 5 Miliar Transaksi
Kenaikan transaksi digital ini berbanding lurus dengan daya beli masyarakat yang tetap kuat
Angga Yudha Pratama - Rabu, 21 Januari 2026
Pramono Sebut Pembayar QRIS di Jakarta Meroket Hingga 177 Persen di 2025, Tembus 5 Miliar Transaksi
Berita
Menopang Ekonomi Nasional 2026, Waktunya Mengubah Tantangan Jadi Peluang
Ekonomi Indonesia 2026 kini berada di persimpangan. Kini, Indonesia berpeluang untuk menata fondasi ekonomi yang lebih kuat.
Soffi Amira - Senin, 19 Januari 2026
Menopang Ekonomi Nasional 2026, Waktunya Mengubah Tantangan Jadi Peluang
Bagikan