Studi: Orang Baik Rawan Jatuh Miskin

Muchammad YaniMuchammad Yani - Jumat, 28 Desember 2018
Studi: Orang Baik Rawan Jatuh Miskin

Penelitian ini menggunakan ribuan peserta (Sumber: Pixabay/nattanan23)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ADA hasil studi di tahun 2018 yang cukup aneh dan mengejutkan. American Psychological Association menemukan data kalau orang-orang baik lebih besar beresiko menghadapi kesulitan keuangan dan bangkrut. Studi tersebut kemudian dipublikasikan dalam Journal of Personality and Social Psychology.

American Psychological Association menjelaskan orang-rang baik dan hangat cenderung memiliki tabungan lebih sedikit serta hutang yang besar. Tak hanya itu, orang baik juga memiliki tingkat gagal bayar lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang berkepribadian kurang menyenangkan.

Hal tersebut didasari bahwa orang baik lebih luwes dan lentur dalam bernegosiasi namun umumnya kurang memberi nilai pada uang. Akibatnya, tentu pendapatan keuangan akan semakin kecil dan mengarah pada kebangkrutan.

Orang baik ternyata rawan miskin (Sumber: Pixabay/QuinceMedia)
Orang baik ternyata rawan miskin (Sumber: Pixabay/QuinceMedia)

Joe Gladstone dari University College London, yang turut menulis penelitian bersama Sandra Matz dari Columbia Business School di New York, menjelaskan bahwa persoalan keuangan dan kepribadian sangat berkaitan erat.

"Tampaknya didorong oleh fakta bahwa orang-orang yang ramah tidak terlalu peduli tentang uang dan karena itu beresiko lebih tinggi dari salah urus uang," katanya.

Studi yang dilakukan tidaklah sembarangan. Hal ini karena para peneliti menganalisis data yang dikirimkan oleh lebih dari tiga juta peserta. Selain itu membuat perbandingan dari kepribadian dan keuangan yang tersedia untuk umum hingga sampai pada kesimpulan mereka.

Penelitian ini menggunakan ribuan peserta (Sumber: Pixabay/nattanan23)
Penelitian ini menggunakan ribuan peserta (Sumber: Pixabay/nattanan23)

"Menjadi baik dan percaya memerlukan biaya keuangan, terutama bagi mereka yang tidak memiliki sarana untuk mengompensasi kepribadian mereka," kata Matz.

Sebenarnya, ini bukanlah penelitian yang pertama. Sebelumnya sudah ada studi yang membahal hal serupa. Penelitian yang dipublikasikan di tahun 2018 tersebut menemukan kalau laki-laki khususnya, lebih cenderung kaya antara usia 40-an dan usia 60-an jika mereka memiliki kepribadian yang sulit.

#Fakta Unik #Fakta Kehidupan #Penelitian
Bagikan
Ditulis Oleh

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu

Berita Terkait

ShowBiz
Sinopsis dan Fakta Menarik Film 'Warkop DKI: Viralin Dong', Misi Jadi Konten Kreator Berujung Diteror Arwah
Warkop DKI: Viralin Dong segera tayang 11 Juni 2026. Berikut ini adalah sinopsis dan empat fakta menariknya.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
Sinopsis dan Fakta Menarik Film 'Warkop DKI: Viralin Dong', Misi Jadi Konten Kreator Berujung Diteror Arwah
Indonesia
Tim Peneliti Indonesia Berhasil Petakan Migrasi Hiu Paus, Jalurnya Lewat 13 Negara
Riset satelit 2015–2025 memetakan migrasi hiu paus melintasi 13 negara. Indonesia berperan sebagai hub konservasi Indo-Pasifik.
Wisnu Cipto - Minggu, 03 Mei 2026
Tim Peneliti Indonesia Berhasil Petakan Migrasi Hiu Paus, Jalurnya Lewat 13 Negara
ShowBiz
Bruce Willis Akan Donorkan Otaknya untuk Penelitian Demensia Frontotemporal
Bruce Willis akan mendonorkan otaknya demi penelitian penyakit langka Demensia Frontotemporal.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 April 2026
Bruce Willis Akan Donorkan Otaknya untuk Penelitian Demensia Frontotemporal
Dunia
Selamat Tahun Baru dari Kiribati, Atol Kecil yang Jadi Tempat Pertama Menyambut 2026
Pulau Kiribati menjadi lokasi pertama di dunia yang menyambut tahun baru pada pukul 17.00 WIB.
Dwi Astarini - Rabu, 31 Desember 2025
  Selamat Tahun Baru dari Kiribati, Atol Kecil yang Jadi Tempat Pertama Menyambut 2026
Indonesia
Kronologis Tewasnya Pekerja Lepas BRIN di Lokasi Penelitian Sesar Aktif Demak
Galian berukuran sekitar panjang 7 meter, lebar 1,5 meter, dengan kedalaman 2 meter itu tiba-tiba ambruk diduga karena struktur tanah yang labil.
Wisnu Cipto - Sabtu, 27 September 2025
Kronologis Tewasnya Pekerja Lepas BRIN di Lokasi Penelitian Sesar Aktif Demak
Indonesia
Pekerja Lepas Tewas di Lokasi Penelitian Sesar Aktif, Polres Demak Pastikan Bakal Periksa BRIN
Pekerja lepas Ahmad Zaedun (55), warga Desa Sumberejo, tewas tertimbun longsor di lokasi penelitian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
Wisnu Cipto - Sabtu, 27 September 2025
Pekerja Lepas Tewas di Lokasi Penelitian Sesar Aktif, Polres Demak Pastikan Bakal Periksa BRIN
Dunia
Ilmuwan Temukan Sampel Asteroid Ryugu, Apa Artinya?
Ilmuwan temukan sampel asteroid Ryugu. Lalu, apa arti dari penemuan sampel tersebut?
Soffi Amira - Minggu, 01 Desember 2024
Ilmuwan Temukan Sampel Asteroid Ryugu, Apa Artinya?
Dunia
China Ingin Buat Senjata 'Death Star', Terinspirasi dari Star Wars
Tiongkok mengklaim, ingin membuat senjata Death Star. Senjata tersebut terinspirasi dari film Star Wars.
Soffi Amira - Rabu, 20 November 2024
China Ingin Buat Senjata 'Death Star', Terinspirasi dari Star Wars
Lifestyle
Mau Skripsian, Cari Tahu nih Perbedaan Penelitian Kuantitatif vs Kualitatif
Meski sering dibahas, banyak yang masih bingung memahami perbedaan keduanya.
Dwi Astarini - Jumat, 15 November 2024
Mau Skripsian, Cari Tahu nih Perbedaan Penelitian Kuantitatif vs Kualitatif
Fun
Mau Sukses Muda, Tanamkan 4 Hal Ini di Mindset Kamu
Dengan mindset yang kuat, kamu bisa menghadapi tantangan dan meraih tujuan.
Wisnu Cipto - Senin, 11 November 2024
Mau Sukses Muda, Tanamkan 4 Hal Ini di Mindset Kamu
Bagikan