Stok Beras RI Tembus Rekor 4,59 Juta Ton, Siap Hadapi El Nino ‘Godzilla’

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 07 April 2026
Stok Beras RI Tembus Rekor 4,59 Juta Ton, Siap Hadapi El Nino ‘Godzilla’

Stok beras yang terdapat di Gudang Bulog, Jakarta. (ANTARA/HO-Bulog)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Masyarakat diminta tidak khawatir terhadap ketersediaan beras nasional meski Indonesia menghadapi potensi kemarau ekstrem akibat fenomena El Nino yang disebut “Godzilla”.

Pemerintah mencatat posisi cadangan beras pemerintah (CBP) telah mencapai 4,59 juta ton per 7 April 2026—angka tertinggi sepanjang sejarah.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menegaskan bahwa kondisi tersebut memastikan ketahanan pangan nasional tetap aman.

"Kondisi stok beras nasional di Indonesia dipastikan aman untuk 10 sampai 11 bulan ke depan. Di sisi lain, El Nino diperkirakan enam bulan. Jadi, insyaAllah pangan kita aman," ujar Amran dalam rapat kerja di Gedung DPR, Selasa (7/4).

Amran menjelaskan, Indonesia akan mulai memasuki musim kemarau pada April 2026, diawali dari wilayah Nusa Tenggara Timur.

Musim kemarau diprediksi akan meluas secara bertahap ke berbagai wilayah lain dan mencapai puncaknya pada Agustus mendatang.

Baca juga:

Kekeringan Ekstrem El Nino Godzilla, Menteri Amran Klaim Stok Pangan RI Aman hingga 11 Bulan

Untuk menjaga produksi pertanian, Kementerian Pertanian telah meminta pemerintah daerah melakukan sejumlah langkah antisipasi, antara lain:

  • Pemetaan wilayah rawan kekeringan
  • Percepatan masa tanam
  • Optimalisasi irigasi
  • Rehabilitasi embung dan sumur

Selain itu, berbagai alat dan mesin pertanian juga telah disiagakan, seperti pompa air, traktor, handsprayer, hingga transplanter.

"Untuk mendukung langkah-langkah tersebut, Kementerian Pertanian telah menyiagakan alat dan mesin pertanian berupa pompa air, traktor, handsprayer, transplanter, dan lain-lain," jelasnya.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyebut capaian stok tersebut tidak lepas dari peningkatan penyerapan gabah dan beras secara intensif.

Per 5 April 2026, Bulog telah menyerap 1,6 juta ton beras dan setara beras domestik—menjadi capaian tertinggi sepanjang periode Januari hingga awal April.

Baca juga:

DPR Tekan Pemerintah Perkuat Mitigasi Kesehatan dan Perkuat Layanan Medis Hadapi Efek El Nino

Bulog memastikan kapasitas penyimpanan masih mencukupi. Saat ini, perusahaan juga tengah menyewa gudang tambahan berkapasitas 762 ribu ton serta membangun gudang baru berkapasitas 250 ribu ton.

"Kesimpulannya, buffer stock Bulog dinyatakan dalam keadaan aman dan berlimpah. Kemudian yang kedua, Bulog siap menghadapi perkembangan dinamika global dan potensi perubahan iklim dengan menerapkan strategi dan langkah-langkah antisipasi," jelas Rizal. (Asp)

#Stok Beras #Amran Sulaiman #Fenomena El Nino #Kemarau #Cuaca Ekstrem
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
BMKG Prediksi Kemarau 2026 Berlangsung hingga Tujuh Bulan di Sejumlah Wilayah
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 lebih kering dari normal seiring potensi El Nino. Jawa Barat diperkirakan mengalami puncak kemarau pada Agustus.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 05 Juni 2026
BMKG Prediksi Kemarau 2026 Berlangsung hingga Tujuh Bulan di Sejumlah Wilayah
Indonesia
Update Harga Pangan 5 Juni 2026: Cabai Rawit Merah Makin Pedas Nyaris Tembus Rp70 Ribu, Minyak Goreng Curah Bikin Garuk Kepala
Sengatan harga tidak hanya berasal dari varian cabai rawit, namun juga merembet ke komoditas bawang dan pasokan beras nasional
Angga Yudha Pratama - Jumat, 05 Juni 2026
Update Harga Pangan 5 Juni 2026: Cabai Rawit Merah Makin Pedas Nyaris Tembus Rp70 Ribu, Minyak Goreng Curah Bikin Garuk Kepala
Indonesia
Ramalan Cuaca Jakarta Hari Ini 5 Juni: BMKG Beri Sinyal Mengejutkan Bagi Warga Ibu Kota
BMKG juga memberikan rincian parameter atmosfer riil melalui perwakilan bidang prakiraan cuaca
Angga Yudha Pratama - Jumat, 05 Juni 2026
Ramalan Cuaca Jakarta Hari Ini 5 Juni: BMKG Beri Sinyal Mengejutkan Bagi Warga Ibu Kota
Indonesia
Malang Raya Dilanda Fenomena Bediding, Bahaya Ternak Bisa Stres Sampai Mati!
Fenomena Bediding dapat memicu embun es di dataran tinggi, sekaligus terjadinya perubahan suhu secara ekstrem.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Malang Raya Dilanda Fenomena Bediding, Bahaya Ternak Bisa Stres Sampai Mati!
Indonesia
Prakiraan Cuaca Jakarta 4 Juni 2026 Jakarta Bakal Diguyur Hujan Sore Sampai Malam Hari
Pada waktu bersamaan, Jakarta Pusat dan Kepulauan Seribu hanya mengalami kondisi berawan tebal.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
Prakiraan Cuaca Jakarta 4 Juni 2026 Jakarta Bakal Diguyur Hujan Sore Sampai Malam Hari
Indonesia
Cuaca Dingin Landa Gunung Rinjani, Pendaki Diminta Bawa Sleeping Bag
Cuaca dingin di pegunungan dapat meningkatkan risiko hipotermia, terutama saat beristirahat atau berada di area terbuka yang berangin
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Cuaca Dingin  Landa Gunung Rinjani, Pendaki Diminta Bawa Sleeping Bag
Indonesia
Musim Kemarau, Gubernur Jateng Minta Tambahan Kuota Penangkapan Kera
Terkait gangguan kera liar di kawasan pertanian, Pemprov akan berkoordinasi dengan Kementerian Kehutanan untuk menambah kuota penangkapan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Musim Kemarau, Gubernur Jateng Minta Tambahan Kuota Penangkapan Kera
Indonesia
Badan Cuaca PBB Peringatkan Dampak El Nino, Dunia Bisa Dilanda Gelombang Panas
WMO memperkirakan suhu udara pada periode Juni hingga Agustus akan berada di atas normal di hampir seluruh wilayah dunia
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Badan Cuaca PBB Peringatkan Dampak El Nino, Dunia Bisa Dilanda Gelombang Panas
Indonesia
Newcastle Langsung Rayu Monster Tercepat Bundesliga Usai Dapat Uang Hasil Penjualan Anthony Gordon
Newcastle United menyiapkan paket kontrak menggiurkan beserta jaminan posisi utama dalam taktik Eddie Howe
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
Newcastle Langsung Rayu Monster Tercepat Bundesliga Usai Dapat Uang Hasil Penjualan Anthony Gordon
Indonesia
Prakiraan BMKG: Jakarta Bakal Terik Sepanjang Selasa 2 Juni 2026, Warga Siapkan Tabir Surya
Perubahan atmosfer baru terjadi saat memasuki malam hari
Angga Yudha Pratama - Selasa, 02 Juni 2026
Prakiraan BMKG: Jakarta Bakal Terik Sepanjang Selasa 2 Juni 2026, Warga Siapkan Tabir Surya
Bagikan