Spanduk Khofifah-AHY Bertebaran di Jawa Timur, Begini Reaksi Panwaslu

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Rabu, 21 Maret 2018
Spanduk Khofifah-AHY Bertebaran di Jawa Timur, Begini Reaksi Panwaslu

Komandan Kogasma Pemenangan Pemilu 2019 Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Beberapa spanduk Khofifah Indar Parawansa tiba-tiba terbentang di beberapa Jalan Protokol Surabaya, bahkan spanduk yang sama juga ada di Siduarjo, Jawa Timur.

Uniknya, spanduk tersebut bukan bergambar Khofifah dengan pasangannya Emil Dardak yang akan bersaing di Pilgub Jatim mendatang. Melainkan, Khofifah bersanding dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang dipromosikan sebagai calon presiden.

Mengenai hal itu, Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Surabaya, mengaku saat ini tengah menertibkan Spanduk bertulisan "Khofifah Gubernurku, AHY Presidenku” tersebut.

Spanduk Khofifah-AHY. (MP/Budi Lentera)
Spanduk Khofifah-AHY. (MP/Budi Lentera)

Hadi Margo selaku Ketua Panwaslu Kota Surabaya mengatakan bahwa alat peraga tersebut jelas melanggar. Sebab, bertentangan dengan pasal 276 UU Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum, dimana partai politik peserta Pemilu 2019 dilarang melakukan kampanye sebelum dimulai.

"Kami akan mengirim surat terlebih dahulu kepada pihak yang memasang spanduk tersebut. Kalau mereka tidak ada niat untuk mencopot spanduk tersebut, maka panwas kecamatan yang akan mencopot sendiri alat peraga kampanye itu." kata Hadi, Rabu (21/3).

Peneliti dan pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia ( LIPI ), Siti Zuhro Juga ikut berkomentar terkait hal itu. Ia menilai, spanduk tersebut akan menguntungkan Partai Demokrat di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

Zuhro menjelaskan, keuntungan tersebut datang karena, Khofifah saat ini menjabat sebagai ketua umum Muslimat. Maka dengan spotannya AHY mendapat modal suara perempuan muslimat.

Spanduk Khofifah-AHY. (MP/Budi Lentera)
Spanduk Khofifah-AHY. (MP/Budi Lentera)

"Jadi dukungan Demokrat kepada Khofifah di Pilgub Jatim ini jangka panjang, karena akan menjadi hubungan yang saling menguntungkan secara politik." kata Siti.

lebih lanjut siti mengatakan, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai Ketua Umum Demokrat jelas punya kepentingan, begitu halnya dengan Khofifah. Itu sebabnya, Khofifah mau berkoalisi dengan Soekarwo (ketua DPD Demokrat Jatim), meski sebelumnya pernah menjadi musuh selama dua periode di pilgub Jatim.

Selain itu, Zuhro juga menjelaskan, notabene Khofifah yang tidak berpartai butuh kendaraan politik untuk Pilgub Jatim 2018 mendatang. (*)

Berita ini merupakan laporan dari Budi Lentera, kontributor merahputih.com untuk wilayah Surabaya dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya seputar Surabaya dalam artikel: Paslon Gus Ipul-Puti Naik Mikrolet Ambil Nomor Urut

#Khofifah Indar Parawansa #Agus Harimurti Yudhoyono #Pilkada 2018 #Pilpres 2019 #Partai Demokrat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Pembahasan mengenai mekanisme tersebut, masih terus dilakukan id antara partai politik sebagai bagian dari penyusunan revisi Undang-Undang Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Indonesia
Tarif Trans Jatim Digratiskan Saat Hari Perhubungan Nasional 2026
Pengembangan transportasi publik perlu diikuti partisipasi masyarakat agar layanan angkutan umum dapat berkelanjutan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Tarif Trans Jatim Digratiskan Saat Hari Perhubungan Nasional  2026
Indonesia
Demokrat Bantah Pidato AHY Jadi Sinyal Pilpres 2029, Sebut Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Partai Demokrat membantah pidato Agus Harimurti Yudhoyono menjadi sinyal Pilpres 2029.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
Demokrat Bantah Pidato AHY Jadi Sinyal Pilpres 2029, Sebut Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Indonesia
Waketum Golkar Sebut AHY Kasih Sinyal Kuat Siap Jadi Penantang di Pilpres 2029
Sinyal tersebut muncul ketika kondisi masyarakat masih menghadapi berbagai tantangan.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Waketum Golkar Sebut AHY Kasih Sinyal Kuat Siap Jadi Penantang di Pilpres 2029
Olahraga
PBV Paja One Juara AHY Cup 2026, AHY Dorong Pembinaan Atlet Muda
PBV Paja One menjadi juara AHY Cup 2026 di Jakarta Timur. AHY mendorong kompetisi voli ini berlanjut sebagai wadah pembinaan dan pencarian atlet muda.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 06 September 2026
PBV Paja One Juara AHY Cup 2026, AHY Dorong Pembinaan Atlet Muda
Indonesia
Merasa Tidak Diperhatikan AHY, Ketua DPC Demokrat Solo Mundur
Berbagai aspirasi yang selama ini disampaikan kepada pengurus di tingkat atas tidak pernah diwujudkan dalam bentuk dukungan nyata.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Merasa Tidak Diperhatikan AHY, Ketua DPC Demokrat Solo Mundur
Indonesia
Demokrat Balik Serang Deddy Sitorus: Terusik karena AHY Benar
Tak ada hasutan, AHY hanya menjelaskan peran partai politik dalam sistem demokrasi.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Juni 2026
Demokrat Balik Serang Deddy Sitorus: Terusik karena AHY Benar
Indonesia
Demokrat Pertanyakan Posisi Politik PDIP agar Tidak Abu-abu, Ganjar Pranowo Beri Jawaban
Partai Demokrat ikut mempertanyakan posisi politik PDI Perjuangan (PDIP) terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Frengky Aruan - Senin, 22 Juni 2026
Demokrat Pertanyakan Posisi Politik PDIP agar Tidak Abu-abu, Ganjar Pranowo Beri Jawaban
Indonesia
Presiden Prabowo Tunjuk Menko AHY Pimpin Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Penunjukan AHY sendiri tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 29 Tahun 2026
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 30 Mei 2026
Presiden Prabowo Tunjuk Menko AHY Pimpin Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Indonesia
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron buka suara soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mewajibkan partai politik memenuhi kuota 30 persen caleg perempuan.
Frengky Aruan - Selasa, 26 Mei 2026
Demokrat Sebut Putusan MK soal Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Hanya Pertegas Aturan Lama
Bagikan