Soroti Ekonomi Indonesia, Sandi: Kita Terjebak kata Pemerintah

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Senin, 08 April 2019
Soroti Ekonomi Indonesia, Sandi: Kita Terjebak kata Pemerintah

Sandiaga Uno saat kampanye di Magetan. (BPN)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno menyoroti pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih minim saat ini hingga membebani rakyat dalam kampanye terbukanya di GOR Ki Mageti, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Ia menilai, klaim pemerintah tentang pertumbuhan ekonomi yang baik saat ini berbeda dengan kenyataan di lapangan karena harga bahan pokok terus naik hingga masyarakat membutuhkan perubahan.

"Saat ini kita semua terjebak dengan pemerintah yang mengungkapkan pertumbuhan ekonomi bagus. Nyatanya masih banyak rakyat Indonesia yang sengsara," ujar Sandiaga seperti dilansir Antara, Senin (8/4).

Sandiaga Uno saat kampanye di Magetan. (BPN)
Sandiaga Uno saat kampanye di Magetan. (BPN)

Terkait hal itu, pihaknya berjanji akan memperbaiki perekonomian dan menjaga kestabilan harga bahan pokok untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia.

"Perjuangan Prabowo-Sandi, insya Allah menjaga stabilitas harga bahan pokok, sehingga harga-harga terjangkau dan mudah-mudahan mendapat amanah," kata dia.

Kepada ribuan pendukung dan simpatisan, Sandiaga optimistis untuk meningkatkan perekonomian Indonesia dengan melakukan perbaikan di berbagai sektor ekonomi karena perjuangan Prabowo-Sandi fokus untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Sandiaga menjelaskan Indonesia sangat kaya raya dan sumber energi juga melimpah, sehingga tidak seharusnya tarif dasar listrik mengalami kenaikan secara bertahap yang dirasakan membebani masyarakat.

"Kalau bisa, kita akan benahi pengelolaan energi kita, sehingga saya yakin tidak terlalu lama, harga tarif listrik bisa stabil dan turun, terutama untuk masyarakat menengah ke bawah," katanya.

Dalam kampanyenya, Sandiaga juga melakukan simulasi pencoblosan nomor urut 02 pada contoh surat suara pilpres berukuran besar. Pihaknya optimistis kemenangan pasangan Prabowo-Hatta di Magetan pada Pilpres 2014 akan terulang kembali di Pilres tanggal 17 April 2019.

"Saya optimistis kemenangan pasangan Prabowo-Hatta di Magetan pada Pilpres 2014 akan terulang kembali untuk pasangan Prabowo-Sandi di Pilres tanggal 17 April 2019," katanya.

Seperti diketahui, Pasangan Capres dan Cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa unggul dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 di Kabupaten Magetan dengan perolehan mencapai 205.946 suara atau 51,89 persen, sedangkan pasangan nomor 2 Joko Widodo-Jusuf Kalla hanya meraih 190.962 suara atau 48,11 persen.

Pasangan Prabowo-Hatta unggul di delapan kecamatan dari 18 kecamatan yang ada di Kabupaten Magetan yakni, Kecamatan Lembeyan, Magetan, Ngariboyo, Parang, Plaosan, Poncol, Karas, dan Takeran.

Sementara, Pemilu Presiden 2019 diikuti oleh dua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yakni pasangan nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. (*)

Baca Juga: Jika Terpilih, Sandi Janjikan Pertumbuhan Ekonomi 6,5 Persen

#Sandiaga Uno #Pilpres 2019 #Pertumbuhan Ekonomi
Bagikan
Ditulis Oleh

Zaimul Haq Elfan Habib

Low Profile

Berita Terkait

Indonesia
Target Purbaya Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen Bakal Sulit Tercapai, Ini Alasanya
Centre for Strategic and International Studies (CSIS) mewanti-wanti target pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen tahun 2026 berisiko tidak tercapai apabila persoalan fiskal tidak segera dibenahi
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Januari 2026
Target Purbaya Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen Bakal Sulit Tercapai, Ini Alasanya
Indonesia
Defisit Anggaran Capai Rp 695 Triliun, Airlangga Yakin Ekonomi Kuartal 4 Tumbuh Tinggi
Airlangga optimistis pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV 2025 akan menjadi yang tertinggi dibandingkan kuartal sebelumnya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Januari 2026
Defisit Anggaran Capai Rp 695 Triliun, Airlangga Yakin Ekonomi Kuartal 4 Tumbuh Tinggi
Indonesia
Semikonduktor Jadi Penguat Ekonomi Kawasan, Proyeksi Pertumbuhan Indonesia Naik Jadi 5 Persen
Sementara inflasi diperkirakan tetap terkendali pada level 1,7 persen tahun ini dan naik menjadi 2,5 persen pada 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Desember 2025
Semikonduktor Jadi Penguat Ekonomi Kawasan, Proyeksi Pertumbuhan Indonesia Naik Jadi 5 Persen
Indonesia
Purbaya Jaga Daya Beli Warga, Pertumbuhan Ekonomi Harus Ciptakan Lapangan Kerja
Penguatan aktivitas industri domestik, peningkatan permintaan negara mitra dagang utama, dan kuatnya daya saing produk ekspor Indonesia menjadi faktor pendorong.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 November 2025
Purbaya Jaga Daya Beli Warga, Pertumbuhan Ekonomi Harus Ciptakan Lapangan Kerja
Indonesia
Alasan Aktivitas Belanja dan Perjalanan Warga Melambat di Triwulan III 2025
Konsumsi rumah tangga pada kuartal III tetap solid meski mengalami perlambatan tipis dibandingkan kuartal sebelumnya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 05 November 2025
 Alasan Aktivitas Belanja dan Perjalanan Warga Melambat di Triwulan III 2025
Indonesia
Ekonomi Tumbuh 5,04 Persen, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Pendorong Utama
Dari sisi produksi atau lapangan usaha, industri pengolahan menjadi kontributor utama pertumbuhan ekonomi triwulan III dengan andil 1,13 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 05 November 2025
Ekonomi Tumbuh 5,04 Persen, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Pendorong Utama
Indonesia
Kebijakan Ini Diyakini Airlangga Pada Kuartal VI 2025 Jadi Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi
program berupa penguatan hilirisasi dan investasi juga menjadi faktor penopang pertumbuhan ekonomi di kuartal IV 2025.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 04 November 2025
Kebijakan Ini Diyakini Airlangga Pada Kuartal VI 2025 Jadi Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi
Indonesia
Ekspor Dinilai Bagus, Tapi Ekonomi Indonesia Hanya Tumbuh 5,5 Persen
Kebijakan makro prudensial dan sistem pembayaran tetap diarahkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 November 2025
Ekspor Dinilai Bagus, Tapi Ekonomi Indonesia Hanya Tumbuh 5,5 Persen
Indonesia
Indonesia Inflasi 0,28 di Oktober, Sumut Alami Inflasi Tertinggi Capai 4,97 Persen
Sementara inflasi kabupaten/kota y-on-y tertinggi terjadi di Kabupaten Kerinci sebesar 6,70 persen dengan IHK sebesar 113,49
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 03 November 2025
Indonesia Inflasi 0,28 di Oktober, Sumut Alami Inflasi Tertinggi Capai 4,97 Persen
Berita Foto
Realisasi Investasi Indonesia Triwulan III Tahun 2025 Tembus Rp491,4 Triliun
Suasana pembangunan gedung perkantoran di Kawasan Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (23/10/2025).
Didik Setiawan - Kamis, 23 Oktober 2025
Realisasi Investasi Indonesia Triwulan III Tahun 2025 Tembus Rp491,4 Triliun
Bagikan