[HOAKS atau FAKTA]: Berkat MBG, Kenaikan Ekonomi Indonesia Capai 8 Persen di Tengah Konflik Global

Frengky AruanFrengky Aruan - Minggu, 26 April 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Berkat MBG, Kenaikan Ekonomi Indonesia Capai 8 Persen di Tengah Konflik Global

ilustrasi MBG. (Foto: Merahputih/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Beredar informasi yang menyebut pertumbuhan ekonomi Indonesia menembus angka 8 persen di tengah konflik global. Salah satu sebabnya program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Informasi ini diunggah akun TikTok “prabsgemoy”.

Narasi

“DUNIA LAGI KACAU PASCA KONFLIK GLOBAL, TAPI EKONOMI INDONESIA JUSTRU NAIK HINGGA 8%!!

Ternyata salah satunya adalah Program MBG (Makan Bergizi Gratis). Karena berkat MBG orang tua gak perlu ngeluarin uang buat makan siang anaknya. Bahkan petani & nelayan pun ikut kecipratan untuk memasok kebutuhan program MBG ini. Makanya aku sangat mendukung program MBG ini, karena bisa membukakan banyak lapangan pekerjaan dan UMKM ikut bergerak. Teruntuk orang-orang yang meremehkan MBG, ternyata dampaknya besar loh buat ekonomi kita”

(Dok.Turn Back Hoaks
)

Fakta

Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) memasukkan kata kunci “ekonomi Indonesia naik 8 persen berkat MBG” ke mesin pencari Google. Hasilnya, tidak ditemukan data resmi yang membenarkan klaim.

TurnBackHoax kemudian menelusuri laman resmi Badan Pusat Statistik (BPS) untuk memeriksa data pertumbuhan ekonomi terbaru.

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Koperasi Merah Putih Buka Pinjaman Online Lewat WhatsApp

Dalam rilis resmi yang dipublikasikan bulan Februari 2026, BPS mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV-2025 adalah sebesar 5,39 persen . Secara keseluruhan, pertumbuhan ekonomi Indonesia di tahun 2025 berada di angka 5,11 persen.

BPS menjelaskan, pertumbuhan tersebut ditopang oleh konsumsi rumah tangga, investasi, serta kinerja sejumlah lapangan usaha seperti industri pengolahan, perdagangan, konstruksi, transportasi dan pergudangan, serta jasa lainnya.

Tidak ada keterangan resmi yang menyebut Program MBG sebagai faktor utama pendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Target pertumbuhan ekonomi 8 persen merupakan sasaran jangka menengah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk dicapai pada 2029, bukan angka pertumbuhan yang sudah terjadi saat ini.

Kesimpulan

Jadi, unggahan video berisi klaim “berkat MBG, ekonomi Indonesia naik 8 persen di tengah konflik global” merupakan konten palsu. (Knu)

##HOAKS/FAKTA #Makan Bergizi Gratis #Pertumbuhan Ekonomi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Misteri Mayat Terborgol di Gedung Kosong Kendal, BGN Bantah Keras Ada Kaitan dengan Program MBG
Heboh penemuan mayat terborgol di gedung kosong Kendal yang dikaitkan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Cek fakta dan klarifikasi resmi BGN di sini!
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 10 Oktober 2026
Misteri Mayat Terborgol di Gedung Kosong Kendal, BGN Bantah Keras Ada Kaitan dengan Program MBG
Indonesia
Kemenkeu Pangkas Anggaran BGN 38 Triliun, Jadi Rp 229 Triliun
Angka tersebut mengalami penyesuaian seiring dengan kebijakan efisiensi anggaran.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Kemenkeu Pangkas Anggaran BGN 38 Triliun, Jadi Rp 229 Triliun
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Beredar unggahan yang menyebut Wapres Gibran meminta adiknya, Kaesang, untuk menjadi ketua BGN. Cek kebenaran informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Gibran Minta Kaesang Jadi Kepala BGN untuk Awasi Program MBG
Indonesia
Ungkap Arah APBN 2027, Menkeu Suahasil: Kejar Pertumbuhan 6 Persen Tetap Jaga Disiplin Fiskal
APBN 2027 menganggarkan belanja Rp 4.106,3 triliun dengan defisit Rp 671,2 triliun atau 2,4 persen PDB untuk mendukung target ekonomi 6 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
Ungkap Arah APBN 2027, Menkeu Suahasil: Kejar Pertumbuhan 6 Persen Tetap Jaga Disiplin Fiskal
Indonesia
BGN Mulai Uji Coba MBG Prasmanan, Sebut Makanan Lebih Hangat dan Segar
BGN kini memulai uji coba sistem MBG prasmanan. Menurut BGN, makanan jadi lebih hangat dan segar.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
BGN Mulai Uji Coba MBG Prasmanan, Sebut Makanan Lebih Hangat dan Segar
Indonesia
Ombudsman Temukan Masalah MBG di 34 Provinsi, BGN Buka Diri untuk Evaluasi
Ombudsman RI menemukan temuan terkait penyelenggaraan MBG di 34 provinsi. BGN menyatakan terbuka terhadap hasil kajian dan rekomendasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Ombudsman Temukan Masalah MBG di 34 Provinsi, BGN Buka Diri untuk Evaluasi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Unpad dan Undip Jadi Kampus yang Ikut Program Pendidikan Gratis Prabowo
Kampus Unpad dan Undip disebut setuju dan siap jadi PTN pertama Program Pendidikan Gratis Prabowo. Cek Kebenaran Informasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Unpad dan Undip Jadi Kampus yang Ikut Program Pendidikan Gratis Prabowo
Indonesia
Bank Dunia Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Tapi Aktivitas Ekonomi Domestik Tunjukan Pelemahan
Bauran kebijakan pemerintah dinilai turut menopang pertumbuhan ekonomi jangka pendek, namun pada saat yang sama berkontribusi terhadap pelebaran ketidakseimbangan fiskal dan eksternal.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Bank Dunia Naikkan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia, Tapi Aktivitas Ekonomi Domestik Tunjukan Pelemahan
Indonesia
Program MBG Uji Coba Sistem Prasmanan ala Jepang, Siswa Ikut Sajikan Makanan
BGN menguji coba sistem prasmanan MBG di lebih dari 60 dapur SPPG. Siswa ikut piket menyajikan makanan hangat di kelas seperti di Jepang.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Program MBG Uji Coba Sistem Prasmanan ala Jepang, Siswa Ikut Sajikan Makanan
Indonesia
BGN Proses Registrasi Ulang SPPG, Temukan Yayasan yang Minta Setoran per Ompreng
BGN menemukan yayasan yang meminta setoran per ompreng kepada mitra SPPG. Mitra yang merasa dirugikan dapat mengajukan penggantian yayasan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
BGN Proses Registrasi Ulang SPPG, Temukan Yayasan yang Minta Setoran per Ompreng
Bagikan