Soal Rencana Kementerian BUMN Dilebur ke Danantara, Istana: Ada Kemungkinan
Menteri Sekretaris Negara, Peasetyo Hadi. Foto: Dok. Setneg RI
MerahPutih.com - Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, meminta masyarakat menunggu soal kepastian wacana penggabungan Kementerian BUMN ke Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara).
Isu ini merebak usai Presiden RI, Prabowo Subianto, menggeser Erick Thohir dari posisi Menteri BUMN menjadi Menteri Pemuda dan Olahraga.
"Nanti kita tunggu," ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (19/9).
Baca juga:
Danantara Hanya Bersedia Beli Gula Petani dari 7 PG di Jatim, Ini Daftarnya
Ia mengatakan, dalam jangka panjang peluang penggabungan Kementerian BUMN ke Danantara memang ada.
"Ada kemungkinan," kata Prasetyo.
Pertimbangannya, pemerintah melihat pelaksanaan pembinaan dan perbaikan manajemen perusahaan-perusahaan BUMN sejauh ini kebanyakan dilakukan oleh Danantara.
Baca juga:
"Karena kalau pertimbangan banyak salah satunya karena proses pelaksanaan pembinaan dan manajemen perbaikan itu sekarang dikerjakan oleh teman teman di Danantara ya," tutur Prasetyo. (knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Indonesia Kekurangan Ribuan Kapal, 70 Persen Kegiatan Ekonomi Libatkan Perkapalan
Danantara Tegaskan Pembelian Saham BEI tidak Otomatis Jadi BUMN
Dananara Buka Peluang Investor Asing Beli Saham BEI
Danantara Genjot Reformasi Pasar Modal: Demutualisasi BEI dan Free Float 15 Persen
Ambil Alih Tambang Martabe, Perminas Bakal Kuasai Komoditas Mineral Kritis
Ini Kata Istana Soal Mundurnya Dirut BEI, Bukan Arahan
Danantara Bersiap Menjadi Pemegang Saham BEI, Kurangi Potensi Benturan Kepentingan
Dirut BEI Iman Rachman Mundur, Istana Pastikan Tak Ada Intervensi
Danantara Perintahkan Kembangkan Rute KRL Sampai Sukabumi di 2026
Izin Agincourt Dicabut, Tambang Emas Martabe Diambil BUMN Baru Perminas