Indonesia Kekurangan Ribuan Kapal, 70 Persen Kegiatan Ekonomi Libatkan Perkapalan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 05 Februari 2026
 Indonesia Kekurangan Ribuan Kapal, 70 Persen Kegiatan Ekonomi Libatkan Perkapalan

Kapal Penumpang PELNI saat sandar di Pelabuhan Manokwari. ANTARA/Ali Nur Ichsan

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kebutuhan kapal nasional hingga tahun 2030 diproyeksikan mencapai ribuan unit, mencakup kapal kargo, tanker, kapal perikanan hingga kapal penumpang.

Dalam Diskusi Strategis Industri Maritim Chief Technology Officer (CTO) BPI Danantara Sigit Puji Santosa mengungkapkan besarnya backlog atau kekurangan kapal yang harus segera dipenuhi.

Ia memaparkan, untuk dry cargo ship backlog sampai tahun 2030 mencapai 700 unit. Sementara untuk tanker ada backlog sekitar 300 unit.

Kekurangan tersebut, kata ia, menjadi peluang besar bagi industri galangan dalam negeri untuk memperkuat sinergi sekaligus membangun kemandirian industri maritim nasional dan mengurangi ketergantungan pada impor.

Baca juga:

Danantara Tegaskan Pembelian Saham BEI tidak Otomatis Jadi BUMN

Selain itu, kebutuhan kapal perikanan (fishing vessels) diperkirakan mencapai 1.500 unit, bahkan di level pengambil kebijakan jumlahnya bisa lebih dari 1.900 unit. Sementara untuk kapal penumpang, termasuk yang dioperasikan PT Pelni, backlog mencapai 710 unit.

PT PAL Indonesia sebagai BUMN yang bergerak di industri galangan kapal harus berperan sebagai penggerak utama industri perkapalan nasional, termasuk dalam memenuhi kebutuhan kapal BUMN seperti Pelni, ASDP dan Pertamina.

“PT PAL harus dibantu oleh ekosistem teman-teman yang ada di Indonesia, apakah di Batam, Riau, Sumatera, Jawa maupun Lombok dan lain-lain,” katanya.

Selain memperkuat kapasitas galangan, pentingnya penguasaan teknologi komponen utama kapal, mulai dari power pack dan mesin diesel, sistem navigasi dan elektronik, hingga struktur dan bahan baku baja.

“Kita harus membangun perkapalan yang kuat, yang mandiri, sehingga kita tidak perlu tergantung kepada barang-barang dari asing, karena hampir 70 persen kegiatan ekonomi kita pasti melibatkan perkapalan,” ungkapnya.

Sementara itu, PT PAL Indonesia sedang disiapkan menjadi induk atau holding khusus bagi galangan kapal Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai bagian dari konsolidasi industri maritim nasional.

Direktur Utama PT PAL Indonesia Kaharuddin Djenod menyebutkan bahwa kajian mengenai pembentukan holding tersebut saat ini sedang dibahas di Danantara.

“Danantara sedang melakukan konsolidasi industri galangan kapal BUMN. PT PAL diperintahkan untuk menjadi induk dari galangan-galangan kapal BUMN. Tetapi bentuknya seperti apa, ini masih dalam proses pembahasan,” kata Kaharuddin. (*)

#Danantara #PT PAL Indonesia #Kapal Tanker
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Indonesia Kekurangan Ribuan Kapal, 70 Persen Kegiatan Ekonomi Libatkan Perkapalan
PT PAL Indonesia sedang disiapkan menjadi induk atau holding khusus bagi galangan kapal Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai bagian dari konsolidasi industri maritim nasional.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 05 Februari 2026
 Indonesia Kekurangan Ribuan Kapal, 70 Persen Kegiatan Ekonomi Libatkan Perkapalan
Dunia
Danantara Tegaskan Pembelian Saham BEI tidak Otomatis Jadi BUMN
Perubahan status demutualisasi BEI juga tidak akan menimbulkan konflik kepentingan.
Wisnu Cipto - Senin, 02 Februari 2026
Danantara Tegaskan Pembelian Saham BEI tidak Otomatis Jadi BUMN
Indonesia
Dananara Buka Peluang Investor Asing Beli Saham BEI
Terkait potensi keterlibatan Danantara, Rosan mengatakan pihaknya akan melakukan kajian terlebih dahulu sebelum memutuskan besaran kepemilikan apabila ikut berinvestasi.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 01 Februari 2026
Dananara Buka Peluang Investor Asing Beli Saham BEI
Indonesia
Danantara Genjot Reformasi Pasar Modal: Demutualisasi BEI dan Free Float 15 Persen
Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut langsung atas arahan Presiden Prabowo Subianto dalam merespons dinamika pasar keuangan global dan domestik.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Danantara Genjot Reformasi Pasar Modal: Demutualisasi BEI dan Free Float 15 Persen
Indonesia
Ambil Alih Tambang Martabe, Perminas Bakal Kuasai Komoditas Mineral Kritis
Pemerintah telah mengantongi daftar tambang mana saja yang akan masuk ke Perminas
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 31 Januari 2026
Ambil Alih Tambang Martabe, Perminas Bakal Kuasai Komoditas Mineral Kritis
Indonesia
Danantara Bersiap Menjadi Pemegang Saham BEI, Kurangi Potensi Benturan Kepentingan
Terkait skema masuknya apakah melalui penawaran umum perdana saham (IPO) atau mekanisme lain.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Januari 2026
Danantara Bersiap Menjadi Pemegang Saham BEI, Kurangi Potensi Benturan Kepentingan
Indonesia
Danantara Perintahkan Kembangkan Rute KRL Sampai Sukabumi di 2026
KAI untuk bekerja sama dengan INKA (PT Industri Kereta Api (Persero)) dalam pengembangan elektrifikasi jalur kereta api tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Januari 2026
Danantara Perintahkan Kembangkan Rute KRL Sampai Sukabumi di 2026
Indonesia
Izin Agincourt Dicabut, Tambang Emas Martabe Diambil BUMN Baru Perminas
PT Agincourt Resources, anak usaha Astra, masuk daftar 28 perusahaan yang izinnya dicabut Satgas PKH karena melanggar aturan kawasan hutan.
Wisnu Cipto - Rabu, 28 Januari 2026
Izin Agincourt Dicabut, Tambang Emas Martabe Diambil BUMN Baru Perminas
Indonesia
Presiden Prabowo Sebut Indonesia kini Mitra Setara Investor Global lewat Danantara
Danantara yang kini mengelola aset (asset under management/AUM) sebesar USD 1 triliun, sejajar dengan lembaga pengelola dana global lainnya.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Januari 2026
Presiden Prabowo Sebut Indonesia kini Mitra Setara Investor Global lewat Danantara
Indonesia
Danantara Mulai Lakukan Reformasi BUMN di Tahun Ini
Danantara menargetkan perusahaan BUMN untuk berkembang menjadi entitas yang lebih tangguh, mampu menghadapi siklus ekonomi makro
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Januari 2026
Danantara Mulai Lakukan Reformasi BUMN di Tahun Ini
Bagikan