Presiden Prabowo Sebut Indonesia kini Mitra Setara Investor Global lewat Danantara

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 23 Januari 2026
Presiden Prabowo Sebut Indonesia kini Mitra Setara Investor Global lewat Danantara

Presiden Prabowo Sebut Indonesia kini Mitra Setara Investor Global lewat Danantara

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PRESIDEN Prabowo Subianto mengatakan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia ialah mitra yang setara dengan investor global. Posisi tersebut, kata Prabowo, didukung kapasitas Danantara yang kini mengelola aset (asset under management/AUM) sebesar USD 1 triliun, sejajar dengan lembaga pengelola dana global lainnya.
?
“Dengan Danantara, saya dapat berdiri di sini, di hadapan Anda sebagai mitra yang setara,” kata Prabowo dalam pidatonya di World Economy Forum (WEF), Davos, Swiss, Kamis (22/1).
?
Dengan kapasitas tersebut, Danantara diyakini mampu menjadi mitra utama bagi perusahaan maupun investor dalam membiayai berbagai proyek strategis di Indonesia, khususnya di sektor industri. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah untuk mempercepat industrialisasi demi mendorong pertumbuhan ekonomi. “Kami akan berinvestasi bersama dan tumbuh bersama Anda. Danantara didirikan untuk membiayai dan membiayai bersama industri-industri masa depan. Kami bertekad untuk melakukan industrialisasi negara kami secara signifikan,” tambahnya.
?
Lebih lanjut, ia juga menjamin Danantara akan senantiasa dikelola secara profesional sesuai standar internasional. Menurutnya, lembaga tersebut memang harus dijalankan dengan pengawasan serta tanggung jawab yang kuat karena bertujuan untuk mengalokasikan modal secara efisien.
?

Baca juga:

Pidato Presiden Prabowo di WEF 2026: Indonesia Tegas Pilih Perdamaian daripada Kekacauan


Sebagai bagian dari penguatan tata kelola, pemerintah akan merasionalisasi jumlah badan usaha milik negara (BUMN) untuk meningkatkan efisiensi dan standar manajemen. Saat ini, Indonesia memiliki 1.044 BUMN yang akan dipangkas menjadi sekitar 300 perusahaan. Selain itu, ia juga menginginkan kursi petinggi Danantara diduduki eksekutif terbaik. Prabowo bahkan mengizinkan Danantara merekrut talenta terbaik dunia, termasuk warga negara asing, guna menduduki posisi strategis dalam kepemimpinan perusahaan.
?
“Kami menginginkan otak dan pikiran terbaik di dunia,” imbuhnya.

Prabowo menekankan, pengelolaan Danantara mencerminkan cara Indonesia menjalankan pembangunan saat ini, yakni berlandaskan tata kelola yang kredibel dan kepemimpinan yang kompeten.
?
“Ini, pada kenyataannya, merupakan cara kami menjalankan Indonesia saat ini. Dari program sosial kami hingga upaya kami melakukan penghiliran sumber daya alam, hingga upaya kami mencapai swasembada pangan dan energi,” pungkasnya.(Pon)

Baca juga:

Di World Economic Forum, Prabowo Pede Dengan Kondisi Ekonomi Indonesia

#Danantara #Presiden Prabowo #World Economic Forum
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Kasus Dadan dan Silmy Karim, Presiden Prabowo Nyatakan Perang terhadap Korupsi
Pemerintah menegaskan komitmen memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan berbagai program strategis nasional guna memastikan seluruh kebijakan dapat berjalan secara akuntabel dan bebas dari praktik korupsi.
Dwi Astarini - Jumat, 05 Juni 2026
Kasus Dadan dan Silmy Karim, Presiden Prabowo Nyatakan Perang terhadap Korupsi
Indonesia
Prihatin Dadan dan Silmy Karim Dipenjara karena Kasus Korupsi, Istana: sudah Diingatkan Prabowo
Presiden Prabowo Subianto selalu mengingatkan jajarannya untuk melawan praktik-praktik korupsi setiap menjalankan tugas.
Dwi Astarini - Kamis, 04 Juni 2026
Prihatin Dadan dan Silmy Karim Dipenjara karena Kasus Korupsi, Istana: sudah Diingatkan Prabowo
Indonesia
Sosok Sonny Sonjaya, Pensiunan Jenderal Polisi yang Didepak Prabowo dari Kursi Wakil Kepala BGN
Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) Angkatan 1991 atau seangkatan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Sosok Sonny Sonjaya, Pensiunan Jenderal Polisi yang Didepak Prabowo dari Kursi Wakil Kepala BGN
Indonesia
Profil Lodewyk Pusung, Pimpinan BGN yang Juga Dicopot Presiden Prabowo
Pria yang fasih berbahasa Inggris dan Prancis ini memulai pendidikan militer (Akmil) di Magelang dan lulus pada 1981.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Profil Lodewyk Pusung, Pimpinan BGN yang Juga Dicopot Presiden Prabowo
Indonesia
Profil Dadan Hindayana yang Dicopot dari Posisi Kepala BGN
Dadan dikenal sebagai akademisi senior dari Universitas IPB.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Profil Dadan Hindayana yang Dicopot dari Posisi Kepala BGN
Indonesia
Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Diplomasi Presiden tak Bisa cuma lewat Zoom
Pertemuan tatap muka memiliki nilai diplomatik yang jauh lebih besar ketimbang komunikasi jarak jauh.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Gerindra Balas Dino Patti Djalal, Diplomasi Presiden tak Bisa cuma lewat Zoom
Indonesia
Ekspor SDA Satu Pintu Harus Lewat DSI, Tawarkan 2 Nilai Lebih
Pemerintah klaim kehadiran DSI sebagai eksportir tunggal SDA strategis akan memperkuat pengawasan ekspor, mencegah kecurangan, dan meningkatkan penerimaan negara.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Ekspor SDA Satu Pintu Harus Lewat DSI, Tawarkan 2 Nilai Lebih
Indonesia
Presiden Prabowo Bawa Kerja Sama Senilai Rp 61,25 Triliun dari Prancis
Salah satu capaian utama kunjungan tersebut yakni peluncuran France–Indonesia High Level Business Council yang mempertemukan para pemimpin dunia usaha kedua negara.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
Presiden Prabowo Bawa Kerja Sama Senilai Rp 61,25 Triliun dari Prancis
Indonesia
Perhimpunan Guru Sanggah Keinginan Presiden Prabowo Jadikan Bahasa Prancis jadi Mata Pelajaran di Seluruh Sekolah, Tenaga Pengajar belum Siap
Hal itu justru akan membuat para guru dan siswa terkaget-kaget sekaligus heran, serta akan merasa sangat terbebani.
Dwi Astarini - Sabtu, 30 Mei 2026
Perhimpunan Guru Sanggah Keinginan Presiden Prabowo Jadikan  Bahasa Prancis jadi Mata Pelajaran di Seluruh Sekolah, Tenaga Pengajar belum Siap
Indonesia
PDIP Kritik Pengadaan 1.098 Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: jangan Jadi Branding Politik
Publik berhak mempertanyakan transparansi dan pengawasan penggunaan APBN.
Dwi Astarini - Jumat, 29 Mei 2026
PDIP Kritik Pengadaan 1.098 Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: jangan Jadi Branding Politik
Bagikan