Headline

Soal Pembantaian Pekerja Infrastruktur di Papua, TKN Dukung Sikap Jokowi

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 05 Desember 2018
 Soal Pembantaian Pekerja Infrastruktur di Papua, TKN Dukung Sikap Jokowi

Politisi PKB Abdul Kadir Karding di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat (MP/Fadhli)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Wakil ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding mengaku belum mengetahui pasti jumlah korban dan peristiwa persis pembantaian pekerja infrastruktur oleh Kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua, baru-baru ini.

Terkait hal itu, Karding menyerahkan seluruh penanganan kepada pihak pemerintah.

"Saya kira data kita belum terima dan informasi belum menyeluruh, menurut saya biar yang menanggapi teman-teman di Pemerintahan," kata dia di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (5/12).

Pemandangan jalan trans Papua dari Wamena
Foto udara pengerjaan Jalur Trans Papua di Wamena, Papua, Senin (8/5). (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

Namun demikian, Politisi PKB itu berharap proses pembangunan di Papua harus terus berjalan walaupun ada kendala berupa penghadangan dan penembakan oleh KKB Papua.

"Satu hal pekerjaan yang ada di Papua harus terus berjalan masyarakat harus tetap dijamin, keamanan dan kenyamanannya," harap Karding.

Sama halnya dengan sikap Presiden Jokowi yang menyebut proses pembangunan akan tetap berjalan meskipun ada kendala dari KKB, begitu juga sikap Tim pemenangannya.

"Terkait segala sikap dan sebagainya, Pak Jokowi menyampaikan di media bahwa seluruh pekerjan Pemerintah bangun infrastruktur akan terus berjalan dan Pemerintah terus menjaga keamanan kenyamanan masyarakat Papua," ucap Abdul Kadir Karding.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Terpidana Korupsi Bank Century Budi Mulya Ajukan Jadi Justice Collaborator

#Abdul Kadir Karding #Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) #Papua #Presiden Jokowi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Personel TNI disebut mendapat serangan saat menjalankan operasi tersebut hingga terjadi aksi saling tembak.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Indonesia
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Saat peristiwa kontak senjata terjadi, Hermanus Hogajau-lah yang pertama kali menghujani Pasukan Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Bos OPM Egianus Kogoya komplain serangan pesawat Super Tucano di Nduga. Panglima TNI Agus Subiyanto tegaskan separatis wajib ditumpas habis!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Indonesia
Panglima TNI Senang 8 Senjata Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Delapan pucuk senjata yang disebut Agus termasuk jenis SS1 V1 yang sebelumnya direbut OPM dari satuan TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Panglima TNI  Senang 8 Senjata  Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Indonesia
4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Personel TNI juga menyita sejumlah barang dari lokasi, antara lain satu pucuk SS2 V1, satu senjata api laras panjang dengan alat bidik Trijicon
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
 4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Pemerintah didesak untuk memperkuat perlindungan terhadap warga sipil di Papua.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Indonesia
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Aparat bersama tokoh masyarakat terus melakukan upaya untuk menemukan dan mengevakuasi korban lainnya.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Indonesia
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Yosina ditemukan bersama Demerina Uamang, 23, salah satu dari sembilan perempuan yang sebelumnya menjadi korban penculikan pada 17 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Indonesia
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penculikan KKB Akhirnya Dievakuasi ke Timika
Korban ditemukan dalam kondisi lemah di Kampung Bela 1, Distrik Alama, Kabupaten Mimika.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penculikan KKB Akhirnya Dievakuasi ke Timika
Indonesia
Alasan Mendagri Tito Rumuskan Ulang Definisi Orang Asli Papua
Hingga saat ini masih terjadi perbedaan pandangan di tingkat daerah mengenai kriteria Orang Asli Papua dalam UU Otsus Papua.
Wisnu Cipto - Senin, 14 September 2026
Alasan Mendagri Tito Rumuskan Ulang Definisi Orang Asli Papua
Bagikan