Soal Hasil Pilpres 2024, Ganjar: Menang atau Kalah Harus Siap

Frengky AruanFrengky Aruan - Rabu, 14 Februari 2024
Soal Hasil Pilpres 2024, Ganjar: Menang atau Kalah Harus Siap

Ganjar mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 11 Lempongsari, Kecamatan Gajahmungkur, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (14/2). (TPN Ganjar-Mahfud)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Calon presiden (Capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo, mengaku siap menerima apa pun hasil Pilpres 2024. Hal itu disampaikan Ganjar seusai mencoblos di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 11 Lempongsari, Kecamatan Gajahmungkur, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (14/2).

“Iya kita tunggu (hasilnya). Memang kalau hasilnya kita menang, terus ada yang tidak siap? Kan tidak,” kata Ganjar.

Baca Juga:

Nyoblos di TPS Pink bersama Selvi, Gibran: Semoga Pemilu Berjalan Lancar

Menurut Ganjar, semua pihak harus siap menerima penghitungan hasil suara yang menentukan pemenang Pilpres 2024.

"Semua harus siap. Buat saya, kita yang menang atau mereka yang kalah kita sama saja,” sambung Ganjar.

Ganjar melakukan pencoblosan bersama istrinya, Siti Atikoh Supriyanti dan putranya Muhammad Zinedine Alam Ganjar.

Selain itu, tampak mendampingi Ganjar yakni Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasjid dan mantan Wali Kota Semarang yang juga politikus PDIP Hendrar Prihadi.

Ganjar pun menyebutkan menyoblos satu-satunya sosok berambut putih dari ketiga kandidat paslon yang ada di kertas suara Capres-Cawapres.

Baca Juga:

Wapres Ma'ruf Amin Berpesan kepada Pemenang Pemilu, Rangkul Semua Pihak

“Saya tadi nyoblos yang itu lho, yang itulah pokoknya. Fotonya ada rambutnya putih gitu ya,” kata Ganjar. (Pon)

#Ganjar Pranowo #Pilpres #Pilpres 2024 #Pemilu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
MK tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Apa Alasannya?
Mahkamah Konstitusi menolak gugatan syarat pendidikan Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka. Lalu, apa alasannya?
Soffi Amira - Rabu, 07 Oktober 2026
MK tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Apa Alasannya?
Indonesia
10 Isu Strategis Dalam Rancangan Undang-Undang Pemilu
Isu-isu strategis yang akan dibahas itu menjadi dasar bagi panja untuk mengundang pihak-pihak terkait guna menyampaikan saran dan masukannya terhadap sistem Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
10 Isu Strategis Dalam Rancangan Undang-Undang Pemilu
Dunia
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Calon presiden Flavio Bolsonari memperoleh suara 47,23 persen. Kemudian, Lula da Silva memperoleh suara 44,93 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Indonesia
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Sistem tersebut menarik karena partai politik memiliki peran dalam menentukan calon yang memperoleh mandat rakyat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Indonesia
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Pembahasan mengenai mekanisme tersebut, masih terus dilakukan id antara partai politik sebagai bagian dari penyusunan revisi Undang-Undang Pemilu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Punya 2 Juta Suara Terbuang, Demokrat Usul Dapil Nasional
Indonesia
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Wacana-wacana itu masih merupakan perbincangan di antara partai politik dan belum masuk tahapan pembahasan di DPR RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Indonesia
PDIP Tunggu Naskah Akademik Capres-Cawapres Harus Diusung 2 Fraksi DPR
Deddy meminta pembahasan mengenai mekanisme tersebut dilakukan setelah dokumen resmi revisi UU Pemilu tersedia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
PDIP Tunggu Naskah Akademik Capres-Cawapres Harus Diusung 2 Fraksi DPR
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Demokrat lebih menyoroti potensi banyaknya suara rakyat yang hangus akibat penerapan PT.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Demokrat Usul Dapil Nasional di Tengah Wacana Parliamentary Threshold 7 Persen
Indonesia
Ketum Partai Disebut Sepakat Ambang Batas Parlemen 4 Sampai 5 Persen.
Komisi II DPR juga tetap memperhatikan sejumlah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) soal pemilu hingga masukan-masukan dari akademisi dan masyarakat sipil.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Ketum Partai Disebut Sepakat Ambang Batas Parlemen 4 Sampai 5 Persen.
Bagikan