Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Snoh Aelegra Jadi Penampil Utama di Java Jazz Festival 2024

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Selasa, 23 April 2024
Snoh Aelegra Jadi Penampil Utama di Java Jazz Festival 2024

Java Jazz Festival 2024 dijadwalkan akan berlangsung 24 Mei-26 Mei. (Foto: Dok. Java Jazz Festival)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Sebulan menuju perayaan Java Jazz Festival 2024, penyelenggara mengumumkan musisi kelahiran Swedia asal Iran Snoh Aelegra sebagai penampil utama di Java Jazz Festival 2024.

Snoh Aalegra dijadwalkan untuk tampil pada hari Minggu, 26 Mei 2024. Festival yang dikenal dengan jajaran artis jazz, pop, soul, dan R&B ini akan memberikan pertunjukan yang tak terlupakan bagi para penikmat musik.

“Kami sangat gembira menyambut Snoh Aalegra sebagai headliner untuk special show kami di Jakarta International Java Jazz Festival 2024,” ucap Presiden Direktur PT. Java Festival Production Dewi Gontha dalam keterangan resmi yang diterima MerahPutih.com, Senin (22/4).

Baca juga:

Jordan Susanto Siap Meriahkan Panggung Java Jazz Festival 2023

Snoh Aalegra adalah salah satu penyanyi yang paling menarik perhatian dalam beberapa waktu terakhir. Dengan berbagai headline tour yang terjual habis di seluruh Amerika Utara dan Eropa, dua malam penampilannya di Radio City Music Hall yang historis mendapat sambutan yang luar biasa.

Dia telah memikat penonton di seluruh dunia dengan suara penuh emosi dan suaranya yang khas, memadukan elemen R&B, soul, dan jazz ke dalam perjalanan musik yang memukau. Album dan single hit-nya yang diakui secara luas telah menuai pujian, menjadikannya artis yang paling dicari di industri musik.

Baca juga:

Menjaga Lingkungan Ala Java Jazz Festival 2023

Java Jazz Festival 2024 dijadwalkan akan berlangsung 24 Mei-26 Mei di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Indonesia.

Selain Snoh Aalegra, festival ini juga akan menampilkan sederet artis ternama, menjanjikan akhir pekan yang penuh dengan penampilan luar biasa dan pengalaman menikmati musik yang unik seperti Laufey, Incognito, The Yussef Dayes Experience, Joyce Wrice, Scary Pockets, Eliane Elias, 92914, The Amy Winehouse Band, dan masih banyak lagi. (far)

Baca juga:

Java Jazz Festival 2024 Digelar Mei, ini Lineup Lengkapnya

#Java Jazz Festival #Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
ShowBiz
Lirik Penuh Emosi, ini Kisah di Balik Lagu 'Sang Badut' Raim Laode
Melalui lagu ini, Raim Laode mengangkat kisah tentang seseorang yang tetap memilih bertahan dalam sebuah hubungan, meski menyadari dirinya bukan lagi alasan di balik kebahagiaan orang yang dicintainya.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Lirik Penuh Emosi, ini Kisah di Balik Lagu 'Sang Badut' Raim Laode
ShowBiz
Raster Perkenalkan Single Baru 'Imajiner', Cerita tentang Kegelisahan yang Tidak Terlihat
Raster baru saja merilis single baru Imajiner. Lagu ini menceritakan tentang kegelisahan yang tidak terlihat.
Soffi Amira - Rabu, 22 Juli 2026
Raster Perkenalkan Single Baru 'Imajiner', Cerita tentang Kegelisahan yang Tidak Terlihat
ShowBiz
Lirik Lagu 'Paris Van Java' Tony Q Rastafara dan Maknanya tentang Kenangan Kota Bandung
Simak lirik lagu 'Paris Van Java' Tony Q Rastafara beserta maknanya tentang kecintaan pada Bandung, kenangan masa muda, persahabatan, dan nostalgia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Lirik Lagu 'Paris Van Java' Tony Q Rastafara dan Maknanya tentang Kenangan Kota Bandung
ShowBiz
Ternyata Bukan tentang Kekalahan, Ini Makna Mendalam Lagu 'Surrender' Natalie Taylor
Simak lirik lagu 'Surrender' Natalie Taylor beserta maknanya tentang keberanian melepaskan, menerima kenyataan, dan berdamai dengan diri sendiri.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Ternyata Bukan tentang Kekalahan, Ini Makna Mendalam Lagu 'Surrender' Natalie Taylor
Bagikan