Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Java Jazz Festival 2024 Digelar Mei, ini Lineup Lengkapnya

Soffi AmiraSoffi Amira - Rabu, 20 Maret 2024
Java Jazz Festival 2024 Digelar Mei, ini Lineup Lengkapnya

Java Jazz Festival 2024 digelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Foto: Dok/Java Jazz Festival

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - BNI Java Jazz Festival 2024 akan digelar pada 24-26 Mei 2024 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Tahun ini, Java Jazz Festival mengangkat tema "Embracing Unity Through Music", yang bertujuan untuk mendorong kebersamaan dan menyatukan berbagai kalangan melalui bahasa musik yang universal.

“Kami, PT. Java Festival Production dengan bangga mengumumkan edisi ke-19 Jakarta International BNI Java Jazz Festival tahun ini. Jajaran artis ataupun musisi dirancang untuk memikat semua kalangan, dengan pengunjung yang dapat memilih apa yang ingin mereka saksikan berdasarkan preferensi atau suasana hati," ujar Presiden Direktur PT. Java Festival Production, Dewi Gontha, Rabu (20/3).

Baca juga:

Sempat Batal Dua Kali, The Drums Umumkan Kepastian Konsernya untuk Indonesia

Penampil utama yang bakal hadir di festival jazz bergengsi itu adalah para legenda dan musisi sensasional kontemporer, termasuk penyanyi-penulis lagu jazz Islandia sekaligus peraih Grammy Award 2024, Laufey.

Lalu, ada penabuh drum andal. The Yussef Dayes Experience, yang terkenal dengan gaya inovatif dan komposisiya yang mendobrak berbagai genre musik.

Kemudian, pemain terompet legendaris, Randy Brecker, bakal tampil sebagai tamu spesial bersama Scatter The Atoms That Remain, grup yang dipimpin oleh drummer Franklin Kiermyer dengan pengarah musik Davis Whitfield, yang menjanjikan perpaduan dinamis antara jazz, funk, dan hip-hop.

Selain itu, musisi-musisi berbakat di dunia musik juga akan tampil di festival mendatang, termasuk penyanyi- penulis lagu serba bisa asal Australia, Rai Thistlethwayte, dan grup jazz asal Inggris yang sedang naik daun, Yakul.

Musisi yang baru saja dikonfirmasi hari ini adalah Eliane Elias, yakni penyanyi sopran dan pianis Brasil peraih Grammy Award yang dikenal dengan penampilannya yang penuh energi dalam membawakan musik Brasil dan standar jazz.

Baca juga:

Spotify Tambahkan Fitur Video Musik untuk 11 Negara, Indonesia Termasuk

Selanjutnya, 92914 (dibaca: Gu i Gu iL Sa), duo asal Korea Selatan yang memainkan fusion jazz elektronik yang memikat dan akan tampil pertama kalinya di festival ini.

Kembalinya Incognito yang merilis album ke-19 terbaru mereka “Into You” pada 2023 menjadi grup yang selalu dinanti-nantikan di acara tahunan ini. Lalu, akan tampil pula penyanyi-penulis lagu multi platinum peraih penghargaan, Jessie Reyez.

Bahkan, penyanyi-penulis lagu asal Amerika Serikat, Joyce Wrice, yang terkenal dengan lagu-lagunya yang powerful dan suaranya yang lembut. Album debutnya masuk dalam daftar Album R&B Terbaik 2021 versi Rolling Stone.

Grup funk Scary Pockets, yang terkenal dengan pertunjukan live yang ceria dan cover lagu-lagu terkenal dengan aransemen funk yang viral, memiliki lebih dari 1 juta subscribers di channel YouTube-nya, juga akan tampil.

Lalu, gitaris handal Thiago Genthil, juga Leo Amuedo, yang terkenal dengan permainannya yang penuh ekspresi dan teknik yang sempurna akan berkolaborasi dengan musisi Indonesia dalam festival yang akan terus menghadirkan musisi-musisi dari dalam dan luar negeri itu.

"Dengan menghadirkan sebuah festival musik dengan perpaduan penampilan dari artis-artis terkemuka dan pendatang baru, ingin mewujudkan semangat musik yang harmonis. Artis Indonesia dan mancanegara akan mendapatkan kesempatan untuk memberikan pertunjukan terbaik mereka di depan para penonton setia kami, yang ingin menyaksikan penampilan terbaik dari idola mereka atau menemukan musisi baru di acara ini,” ungkap Dewi. (*)

Baca juga:

Tur Konser LANY Sambangi Indonesia, Cek Harga Tiketnya

#Musik #Java Jazz Festival #Konser Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Soffi Amira

Content editor, jurnalis digital, content writer yang terbiasa menulis artikel Search Engine Optimization (SEO). Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 2012-2017. Aktif menulis, mengedit, dan mengembangkan berbagai jenis konten, mulai dari sepak bola, teknologi, hingga isu-isu yang sedang tren.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
Bagikan