Pilpres 2019

SMRC Ungkap Tingkat Elektabilitas Anies Baswedan Jika Maju di Pilpres 2019

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 01 Juli 2018
SMRC Ungkap Tingkat Elektabilitas Anies Baswedan Jika Maju di Pilpres 2019

Peneliti SMRC, Djayadi Hanan di Jalan Cisadane, Cikini, Jakarta Pusat (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Bagaimana peluang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan jika maju pada Pilpres 2019 nanti? Pasalnya selama ini, nama Anies Baswedan acap disebut sebagai salah satu capres potensial. Menurut Direktur Eksekutif SMRC Djayadi Hanan elektabilitas Anies tidak cukup tinggi.

Berdasarkan hasil survei SMRC elektabilitas Anies Baswedan jika maju dalam Pilpres 2019 tidak sampai 1 persen.

Elektabilitas Anies masih di bawah Presiden Joko Widodo (Jokowi) ataupun Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto. "Kalau sebagai capres, elektabilitasnya di bawah Prabowo dan Jokowi," ujar Djayadi Hanan di kawasan Cikini, Jakarta, Sabtu (30/6) kemarin.

Djayadi melanjutkan dalam survei yang dilakukan SMRC pada akhir tahun lalu, elektabilitas Anies berada pada kisaran 0,5 persen. Angka tersebut masih kalah jauh di bawah Jokowi dengan 38,9 persen serta Prabowo dengan 10,5 persen.

Peneliti senior SMRC Djayadi Hanan
Peneliti SMRC, Djayadi Hanan (paling kanan). (MP/Ponco Sulaksono)

Elektabilitas Anies juga masih rendah dibandingkan dengan beberapa tokoh lain. Anies masih kalah dari Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan elektabilitas 1,4 persen dan mantan Panglima Tentara Nasional Indonesia Gatot Nurmantyo dengan 0,8 persen.

Djayadi mengatakan Anies Baswedan memiliki elektabilitas cukup baik jika maju sebagai cawapres. Dia menilai elektabilitas bekas Menteri Pendidikan itu berada di atas 10 persen.

"Kalau sebagai cawapres dia tinggi sama dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Gatot Nurmantyo," ujarnya. "Tingginya belasan persen, tidak sampai 50-an,"paparnya.

Meski begitu, menurut Djayadi, Anies Baswedan memiliki potensi untuk maju dalam pemilihan presiden 2019 mendatang. Anies cukup memiliki peluang untuk maju dari kubu Prabowo Subianto.

Djayadi mengatakan ada dua kemungkinan cara untuk Anies maju ke Pilpres 2019. Cara pertama, kata dia, Anies dapat maju sebagai cawapres Prabowo.

"Sedangkan cara kedua, dia (Anies) nyalon dengan Prabowo tak maju," katanya.

Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Foto: MP/Asropih

Namun, menurut Djayadi, Anies akan sulit untuk maju sebagai capres tanpa sokongan Prabowo. Sebab, sebelumnya Anies bisa menjadi Gubernur DKI Jakarta atas dukungan dari mantan Komandan Jenderal Kopassus itu.

"Kalau dia nyalon sendiri, dia dianggap mengkhianati Prabowo," ucap Djayadi sebagaimana dilansir Antara.

Ia menambahkan, jika Anies Baswedan maju tanpa dukungan Prabowo, kemungkinan besar dia akan kalah telak dalam pilpres. Sebab, dua saingan Anies yaitu Prabowo dan Jokowi merupakan dua tokoh yang punya elektabilitas paling tinggi.

"Kalau Anies maju Prabowo maju, maka Anies akan digebuki oleh dua calon yaitu Prabowo dan Jokowi," tuturnya.

Djayadi menyatakan peta Pilpres 2019 saat ini masih terpola antara persaingan antara Jokowi dan Prabowo. Jika Anies maju Capres, pilihannya harus dari koalisi Gerindra.

"Makanya, Anies kalau maju harus dari kubu Prabowo, kalau tidak dia akan kalah sendiri,"pungkas peneliti senior SMRC itu.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Akbar Tandjung Sebut Peluang Jusuf Kalla Maju Capres Terbuka Lebar

#Survei SMRC #Anies Baswedan #Pilpres 2019
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
SMRC Rilis Survei Opinion Leader 2026, Mahfud MD dan Dedi Mulyadi Jadi Sorotan
SMRC merilis Opinion Leaders Survey September 2026, libatkan 200 akademisi dan jurnalis untuk menilai sejumlah tokoh nasional berdasarkan indikator kepemimpinan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
SMRC Rilis Survei Opinion Leader 2026, Mahfud MD dan Dedi Mulyadi Jadi Sorotan
Indonesia
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Anies menilai masyarakat tidak boleh menganggap penderitaan akibat bencana sebagai sesuatu yang biasa.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
Anies Baswedan Soroti Bencana di Kalimantan dan NTT, Dorong Penguatan Koordinasi Lintas Sektor Serta Gotong Royong Masyarakat
Indonesia
Survei Kepuasan Publik Prabowo-Gibran Anjlok 51,1 Persen, Jokowi Sarankan Fokus Bekerja
Direktur Eksekutif SMRC Deni Irvani mengatakan penurunan tersebut beriringan dengan memburuknya penilaian masyarakat terhadap kondisi ekonomi, politik, dan penegakan hukum.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
Survei Kepuasan Publik Prabowo-Gibran Anjlok 51,1 Persen, Jokowi Sarankan Fokus Bekerja
Indonesia
Dapat Rapor Merah dari SMRC, Istana Tegaskan Prabowo Kerja Bukan Demi Survei
Istana menegaskan kerja Presiden Prabowo Subianto berorientasi pada kepentingan rakyat, bukan survei.
Wisnu Cipto - Jumat, 31 Juli 2026
Dapat Rapor Merah dari SMRC, Istana Tegaskan Prabowo Kerja Bukan Demi Survei
Indonesia
Gerindra akan Kaji Hasil Survei SMRC, Jadikan Masukan bagi Pemerintah
Dasco mengatakan Gerindra tidak hanya mencermati survei SMRC, tetapi juga hasil survei dari lembaga lain yang dipublikasikan ke publik.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Gerindra akan Kaji Hasil Survei SMRC, Jadikan Masukan bagi Pemerintah
Indonesia
Hasil Survei SMRC Kepuasan ke Prabowo Turun, Ini Kata Dasco
Hasil survei yang terbukti sesuai dengan kondisi sebenarnya bisa menjadi bahan evaluasi oleh pemerintah.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
Hasil Survei SMRC Kepuasan ke Prabowo Turun, Ini Kata Dasco
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Tiga anggota intel kodim itu mengaku sebelumnya menghadiri rapat pemantauan wilayah dan hendak makan siang di Soto Mbok Giyem. .
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Indonesia
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Kodam IV/Diponegoro Jawa Tengah membenarkan tiga pria TNI yang berfoto bersama Anies Baswedan merupakan anggota intel Kodim Karanganyar.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Bagikan