SMF Telah Biayai 1,08 Juta Debitur KPR
Pembangunan Rumah. (Foto: Antara)
MerahtPutih.com - PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF telah menyalurkan dana kepada penyalur kredit kepemilikan rumah hingga Desember 2020 mencapai 9,49 kali lipat dibandingkan modal yang disetor.
Berdasarkan hasil laporan keuangan 2020 perseroan (audited), lanjut Ananta, secara total akumulasi dana yang telah dialirkan SMF ke sektor pembiayaan perumahan dari tahun 2005 mencapai Rp69,15 triliun dengan total aset SMF mencapai sebesar Rp32,57 triliun.
Baca Juga:
Pemerintah Tambah 8 Bank Daerah Salurkan Kredit Rumah FLPP
“Akumulasi aliran dana kepada penyalur KPR dibandingkan modal disetor SMF mencapai 9,49 kali lipat,” kata Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo di Jakarta, Senin (5/4).
Ia memaparkan, pencapaian kinerja ditopang dari kegiatan sekuritisasi sebesar Rp631 miliar, penyaluran pinjaman sebesar Rp6,43 Triliun, serta penerbitan surat utang sebesar Rp7,27 triliun. Adapun laba bersih di tahun 2020 mencapai Rp470 miliar.
Kemudian terkait penerbitan surat utang korporasi sebagai sumber pendanaan, selama tahun 2020, SMF telah menerbitkan surat utang sebesar Rp7,27 triliun melalui penerbitan obligasi PUB V Tahap III sebesar Rp4 triliun. Selain itu, PUB V Tahap IV sebesar Rp2,11 triliun, sukuk mudharabah PUB I Tahap II sebesar Rp346 miliar, MTN IX sebesar Rp700 miliar dan MTNS X sebesar Rp110 miliar.
Kemudian posisi (outstanding) surat utang SMF mencapai Rp18,16 triliun dan (outstanding) pendanaan jangka panjang dari bank sebesar Rp1,5 triliun.
Dari seluruh dana yang telah dialirkan, SMF telah membiayai 1,08 juta debitur KPR yang terbagi kepada 65 persen pinjaman, 12 persen KPR Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), 22 persen sekuritisasi, dan 0,14 pembelian KPR. Sebanyak 84,20 persen berada wilayah barat, 15,12 persen wilayah tengah dan sisanya sebesar 0,68 persen wilayah timur.
Ia menegaskan, SMF juga telah merealisasikan beberapa program penugasan khusus dari pemerintah diantaranya program pembiayan homestay di destinasi pariwisata prioritas , dan program peningkatan kualitas rumah di daerah kumuh, yakni pembiayaan kepada 15 homestay yang terletak di Desa Kemuning (Karanganyar, Jawa Tengah), Desa Mertak (Lombok Tengah Nusa Tenggara Barat), dan Desa Sarongan (Banyuwangi, Jawa Timur).
Sementara itu untuk program peningkatan kualitas rumah di daerah kumuh, SMF telah merealisasikan kepada 47 rumah yang berada di Kelurahan Bira (Makassar, Sulawesi Selatan), Kelurahan Krapyak (Pekalongan, Jawa Tengah), dan Kelurahan Mauk (Tangerang, Banten). (*)
Baca Juga:
Dana Kredit Rumah Program FLPP Dialihkan ke BP Tapera
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Kejagung Selamatkan Rp 6,6 Triliun, Prabowo: Bisa Bangun 100 Ribu Rumah untuk Korban Bencana
270.985 Unit Rumah FLPP Terserap Warga di 2025, Tertinggi Sejak 2010
Bangun 2.000 Rumah untuk Korban Banjir Sumatra, DPR Minta Pemda Gerak Cepat
Porsi Pekerja Nonformal Akses Kredit Rumah Minim, Baru Capai 13,03 Persen
Serapan Rumah Subsidi Capai 221.000 Unit, Tersisa Cuma Ribuan Unit
Kabar Gembira, Kuota Rumah Subsidi Bagi Tenaga Kesehatan Ditambah 5 Ribu Unit
PSI Desak Gubernur Pramono Ubah Aturan BPHTB, Era Anies Digratisiskan Rumah di Bawah Rp 2 Miliar
KPR Masih Dominasi Pembelian Rumah di Indonesia
Begini Cara UMKM Akses Kredit Program Perumahan Buat Penuhi Target 3 Juta Rumah
Setahun Prabowo-Gibran: Program Makan Gratis Prabowo Disorot Tajam, Dianggap Sebagai 'Nasi yang Belum Matang Sempurna'