SKINTIFIC Hadir di BTN Jakarta Run 2023, Beri Edukasi Pentingnya Sunscreen

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 16 November 2023
SKINTIFIC Hadir di BTN Jakarta Run 2023, Beri Edukasi Pentingnya Sunscreen

Para peserta diedukasi untuk memastikan menggunakan sunscreen agar kulit tetap terjaga. (Foto: SKINTIFIC

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BERANGKAT dari fenomena meningkatnya tren masyarakat beraktivitas di luar ruangan pascapandemi, SKINTIFIC mendorong kesadaran masyarakat akan pentingnya memberikan perlindungan pada kulit saat berolahraga di lapangan. Misi tersebut kemudian coba dilakukan SKINTIFIC di ajang BTN Jakarta Run 2023, Minggu (12/11).

“Kami mengajak peserta untuk memakai tabir surya sebelum berlari dan meletakkannya di beberapa water stations agar mereka juga dapat dengan mudah menggunakannya kembali. Bagi kamu yang rutin lari atau aktivitas di luar lingkungan, sunscreen penting untuk melindungi kulit dari jahatnya sinar matahari,” jelas Head of Marketing and Product Development SKINTIFIC Fenty Effendy, dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih.

Baca juga:

Sunscreen dengan Teknologi Filter UV Efektif Melindungi Paparan UVA

SKINTIFIC jalankan misi pentingnya perlindungan kulit saat berolahraga di luar ruangan. (Foto: SKINTIFIC)

SKINTIFIC juga memberikan edukasi kepada para peserta BTN Jakarta Run 2023, guna memastikan bahwa tabir surya yang dipakai memiliki kegunaan yang sesuai dengan kebutuhan sehari-hari. Pasalnya, kulit yang terpapar sinar UV dalam jangka waktu yang lama dapat berakibatkan masalah pada kesehatan kulit.

Dijelaskan ada beberapa hal penting yang wajib diperhatikan saat melihat kandungan dan memilih tabir surya yang tepat. Pertama, kandungan SPF. Angka SPF yang biasanya tercantum sebuah tabir surya, mengacu pada tingkat perlindungan dan lamanya waktu dapat melindungi. Umumnya, tabir surya memiliki kandungan SPF 15, 30, hingga 100.

Baca juga:

Tidak Masalah Pakai Sunscreen Sebelum Makeup

Penting untuk memerhatikan kandungan pada sunscreen. (Foto: Pexels/Moose Photos)

Berikutnya, penggunaan sunscreen yang tahan air. Jika rutin berolahraga di luar ruangan, dibutuhkan tabir surya yang bisa bertahan dari air. Beberapa sunscreen seringkali hilang ketika tubuh atau wajah terkena keringat, sehingga menyebabkan perlindungan terhadap sinar matahari ikut berkurang. Oleh sebab itu, penting untuk memastikan bahwa tabir surya yang digunakan tetap bertahan dalam segala situasi.

Terakhir, memilih tabir surya dengan perlindungan terhadap sinar UVA dan UVB. Secara umum, produk sunscreen yang mencatumkan informasi SPF memberikan perlindungan dari sinar UVB. Namun, kamu juga perlu mencari produk yang memberikan perlindungan terhadap sinar UVA saat berolahraga di luar ruangan. (zvw)

Baca juga:

Lindungi Kulit dari Paparan Polusi, Pakai Sunscreen SPF 30 atau 50?

#Kecantikan #Tips Kecantikan #Tabir Surya #Kesehatan #Kesehatan Kulit
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Indonesia
dr Richard Lee Daftar Permohonan Praperadilan Usai Terancam 12 Tahun Kurungan, Begini Respons Polisi
Polisi juga memutuskan untuk memprioritaskan proses praperadilan ini sebelum melanjutkan agenda pemeriksaan tambahan terhadap Richard Lee
Angga Yudha Pratama - Senin, 26 Januari 2026
dr Richard Lee Daftar Permohonan Praperadilan Usai Terancam 12 Tahun Kurungan, Begini Respons Polisi
Fashion
Beauty Science Tech 2026, Satukan Sains, Teknologi, dan Dampak Bermakna
ParagonCorp memadukan sains, teknologi, dan nilai kebermanfaatan guna menghadirkan inovasi yang kompetitif secara global serta berkelanjutan.
Dwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
Beauty Science Tech 2026, Satukan Sains, Teknologi, dan Dampak Bermakna
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Bagikan