Sjafrie Jadi Ketua Harian Dewan Pertahanan Nasional, Istana Jelaskan Bedanya dengan Wantannas

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 16 Desember 2024
Sjafrie Jadi Ketua Harian Dewan Pertahanan Nasional, Istana Jelaskan Bedanya dengan Wantannas

Presiden Prabowo Subianto saat melantik Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin sebagai Ketua Harian Dewan Pertahanan Nasional (DPN), Senin (16/12/2024). (ANTARA/Andi Firdaus)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Hari ini, Presiden Prabowo Subianto melantik Sjafrie Sjamsoeddin menjadi Ketua Harian Dewan Pertahanan Nasional (DPN). Kepanjangan lembaga DPN memang agak mirip dengan Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas).

Apalagi, kedua lembaga itu sama-sama langsung di bawah Presiden. Lantas apakah perbedaan wewenang dan fungsi kedua lembaga negara itu. Pihak Istana Kepresidenan mencoba menjelaskan perbedaan lewat Kepala Presidential Communication Office (PCO) Hasan Nasbi.

Hasan menjelaskan Dewan Pertahanan Nasional berdasarkan peraturan presiden memiliki tugas dan fungsi untuk memberikan masukan dan strategi kebijakan untuk pertahanan nasional.

"Ketuanya langsung Presiden. Anggota-anggota tetapnya ada menteri pertahanan, menteri dalam negeri, menteri luar negeri, menteri keuangan, menteri sekretaris negara, nanti juga akan ada anggota tidak tetap dari kementerian lain tergantung situasinya," kata Hasan di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (16/12).

Baca juga:

Ikut Dilibatkan, Ini Tugas Wantannas di Program Makan Bergizi Gratis

Menurut Hasan, Dewan Ketahanan Nasional atau Wantannas kewenangannya hanya terbatas kepada ketahanan dan pengamanan di dalam negeri, sedangkan Dewan Pertahanan Nasional fokusnya terhadap pertahanan. Pejabat Istana itu menambahkan dalam Wantannas terdapat unsur Polri, sedangkan di Dewan Pertahanan Nasional lebih menekankan pada aspek TNI.

"Kalau ini benar-benar sektornya sektor pertahanan. Jadi lebih kepada, ini kan ada tiga deputi ya. Nanti ada deputi geostrategi, geopolitik, dan geoekonomi. Jadi kalau ini di Dewan Ketahanan Nasional mungkin masih ada unsur Polri. Kalau di Dewan Pertahanan Nasional ini memang karena pertahanan, memang lebih menekankan pada aspek TNI," papar Hasan.

Baca juga:

Sepak Terjang Sjafrie Sjamsoeddin, Mantan ‘Tameng Hidup’ Soeharto yang Ditunjuk jadi Menteri Pertahanan

"Kalau detailnya mungkin nanti harus konsultasi dahulu dengan Menteri Pertahanan sebagai Ketua Harian. Yang jelas pembedanya itu dari strukturnya juga sudah terbedakan," tandas Kepala Kantor Komunikasi Presiden itu, dikutip Antara. (*)

#Sjafrie Sjamsoeddin #Hasan Nasbi #Wantannas
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
China dan Indonesia Bakal Lakukan Kerja Sama Keamanan Maritim
Pada 21 Agustus 2026 lalu, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menhan China Laksamana Dong Jun bertemu di Jakarta dalam Mekanisme Dialog 2+2 antara menteri luar negeri dan menteri pertahanan Indonesia dan China.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
China dan Indonesia Bakal Lakukan Kerja Sama Keamanan Maritim
Berita Foto
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Terima Kunjungan Menhan China Laksamana Dong Jun
Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin bersama Menteri Pertahanan China Laksamana Dong Jun di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Jumat (21/8/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 21 Agustus 2026
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Terima Kunjungan Menhan China Laksamana Dong Jun
Indonesia
Militer China Perdalam Kerja Sama Dengan Indonesia, Tangkal Ragam Ancaman di Kawasan.
"Hubungan antara Indonesia dan Tiongkok itu berlangsung dengan sangat akrab dan kita akan komitmen untuk meningkatkan kerja sama ini," jelas Sjafrie.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 Agustus 2026
Militer China Perdalam Kerja Sama Dengan Indonesia, Tangkal Ragam Ancaman di Kawasan.
Indonesia
Bertemu Prabowo, Wamenhan AS Elbridge Colby Optimistis Hubungan Indonesia-AS Makin Kuat
Wakil Menteri Perang AS Elbridge A. Colby bertemu Prabowo di Istana Negara. AS optimistis mempererat hubungan dan kerja sama strategis dengan Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Bertemu Prabowo, Wamenhan AS Elbridge Colby Optimistis Hubungan Indonesia-AS Makin Kuat
Indonesia
Kini, Istana Artikan Londo Ireng Pada Kelompok Yang Lebih Suka Membuat Kegaduhan
"Itu kan istilah saja untuk sebagian orang yang ya sepertinya kok lebih suka gaduh. Sepertinya kok lebih suka pesimis melihat kehidupan bangsa kita," kata Penasihat Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Media Hasan Nasbi
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Kini, Istana Artikan Londo Ireng Pada Kelompok Yang Lebih Suka Membuat Kegaduhan
Indonesia
Presiden Belarus Alexander Lukashenko Tiba di Jakarta, Bertemu Prabowo Besok
Presiden Belarus Alexander Lukashenko tiba di Jakarta dan dijadwalkan bertemu Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Belarus.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Presiden Belarus Alexander Lukashenko Tiba di Jakarta, Bertemu Prabowo Besok
Indonesia
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Klaim Batalyon Teritorial Turunkan Kriminalitas dan Gerakkan Ekonomi Daerah
Pemerintah memutuskan membentuk 750 Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan hingga 2029.
Dwi Astarini - Selasa, 19 Mei 2026
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Klaim Batalyon Teritorial Turunkan Kriminalitas dan Gerakkan Ekonomi Daerah
Indonesia
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Jelaskan Alasan Pembentukan Batalyon Infanteri Teritorial di Berbagai Daerah
Program ini merupakan bagian dari revitalisasi pertahanan negara yang ditargetkan menjangkau seluruh kabupaten di Indonesia. 

Dwi Astarini - Selasa, 19 Mei 2026
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Jelaskan Alasan Pembentukan Batalyon Infanteri Teritorial di Berbagai Daerah
Indonesia
Konflik AS vs Iran Memanas, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Sebut BoP Belum Dapat Dijalankan
BoP merupakan inisiatif Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk membantu penanganan krisis kemanusiaan di Jalur Gaza.
Dwi Astarini - Selasa, 19 Mei 2026
Konflik AS vs Iran Memanas, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Sebut BoP Belum Dapat Dijalankan
Indonesia
Hasan Nasbi Sebut Tantangan Penasihat Khusus Presiden Meluruskan Berita Keliru Tentang Pemerintah
Hasan menyampaikan perannya sebagai pembantu Presiden akan difokuskan pada sinergi lintas lembaga, termasuk dengan Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom RI) serta Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
Dwi Astarini - Senin, 27 April 2026
Hasan Nasbi Sebut Tantangan Penasihat Khusus Presiden Meluruskan Berita Keliru Tentang Pemerintah
Bagikan