Situs Kencan Khusus Dokter Tuai Kontroversi

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Minggu, 29 Mei 2022
Situs Kencan Khusus Dokter Tuai Kontroversi

Situs kencan online khusus dokter menuai kontroversi (Foto: pixabay/outsideclick)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBUAH situs kencan di India bernama Medico Life Partner telah memicu kontroversi. Situs kencan yang hanya menerima dokter tersebut diklaim telah mempromosikan klasisme.

Aplikasi tersebut mungkin menjadi angin segar bagi seseorang yang ingin menemukan pasangan hidup seprofesi, khususnya bagi mereka berprofesi dokter. Namun, bagi yang lain, itu seperti tindakan tak adil.

Baca Juga:

Begini Caranya Tidak Gugup Saat Kencan Pertama

Seperti dikabarkan Odditycentral, Medico Life Partner merupakan sebuah layanan perjodohan daring yang bertujuan membantu para dokter laki-laki dan perempuan menemukan pasangan berkualitas tinggi yang memiliki profesi sama.

Situs kencan yang hanya menerima dokter tersebut diklaim telah mempromosikan klasisme. (Foto: pixabay/amrothman)

Situs web kencan daring tersebut mengklaim dokter dari semua agama, kasta, dan geografi bisa mendaftar. Namun, kebanyakan penggunanya berasal dari India, yang notabene merupakan negara asal pembuat aplikasi tersebut.

Medico Life Partner menawarkan sejumlah opsi pendaftaran. Pertama yakni paket gratis. Paket tersebut tidak memungkinkan pengguna melihat detail kontak pengguna lain atau mengirim pesan. Opsi lainnya, yakni paket berbayar mulai dari 3.825 rupee atau sekitar Rp715 ribu hingga 18.900 rupee atau sekitar Rp3,5 juta rupiah. Harga tersebut dianggap tidak begitu besar bagi seorang dokter berpenghasilan besar.

Pada deskripsi aplikasi tersebut tertulis, 'pernikahan merupakan keputusan terbesar dalam hidup seseorang, juga untuk keluarga. Sangat disarankan untuk memilih pasangan hidupmu dan menemukan cinta impianmu melalui proses yang dipikirkan dengan matang dan logis'.

Baca Juga:

Dikta Bagikan Tips Mencari Pasangan Sefrekuensi di Aplikasi Kencan Online

"Solusi yang ada di internet, meski banyak, masih belum bisa memberikan pilihan yang memuaskan, khususnya bagi individu terdidik, progresif, dan keluarga dengan latar belakang yang baik," ungkap aplikasi tersebut.

Berdasarkan deskripsi tersebut, terlihat bahwa pernikahan bukan tentang cinta, melainkan proses yang dipikirkan dengan matang dan logis. Jadi, bila kamu berhasil menjadi dokter, lebih baik kamu menemukan orang yang sama. Hal itulah yang menjadi titik kontroversi tentang aplikasi Medico Life Partner.

Medico Life Partner jadi viral di internet.(Foto: pixabay/amrothman)

Setelah aplikasi tersebut menjadi viral di internet, khususnya di India, banyak warganet yang menuding aplikasi itu mempromosikan klasisme serta sistem kasta yang sudah terkenal di India.

Salah seorang pengguna yang memberikan ulasan bintang satu pada aplikasi Medico Life Partner mengatakan sebagian besar dari 21.000 akun di Medico Life itu palsu. Namun, belum ada konfirmasi dari pihak pengembang.

Meski demikian, tidak semua orang menilai aplikasi tersebut buruk. Beberapa mengatakan dokter menikah dengan orang yang memiliki profesi sama itu sangat nyaman. Selain itu, beberapa orang juga mengatakan mereka sedang menunggu platform kencan daring serupa untuk profesi pengacara, insinyur, atau lainnya.(Ryn)

Baca Juga:

5 Sikap Perempuan yang Bikin Kekasih 'Mundur Teratur'

#Relationship #Kencan Online
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Lifestyle
Buat Calon Pengantin nih, Rekomendasi 5 Restoran Terbaik untuk Wedding Venue di Jakarta
Menyewa restoran jadi pilihan terbaik untuk mewujudkan resepsi wedding yang sarat makna dan intim.
Dwi Astarini - Rabu, 19 Februari 2025
Buat Calon Pengantin nih, Rekomendasi 5 Restoran Terbaik untuk Wedding Venue di Jakarta
Lifestyle
Gen Z Spill 2 Tantangan sebelum Menikah, Ekspektasi Orangtua dan Biaya
Keterbatasan bujet menjadi tantangan yang paling banyak diungkap, yakni oleh 59 persen calon mempelai yang menjadi responden.
Dwi Astarini - Jumat, 07 Februari 2025
Gen Z Spill 2 Tantangan sebelum Menikah, Ekspektasi Orangtua dan Biaya
Lifestyle
5 Tanda si Dia Effort dalam Hubunganmu
Effort membutuhkan kerja sama.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Januari 2025
5 Tanda si Dia Effort dalam Hubunganmu
Lifestyle
3 Tanda Cintamu Bertepuk Sebelah Tangan, Tinggalkan Saja
Lebih baik tidak perlu memperjuangkan cinta yang bertepuk sebelah tangan itu.
Dwi Astarini - Selasa, 24 Desember 2024
3 Tanda Cintamu Bertepuk Sebelah Tangan, Tinggalkan Saja
Lifestyle
Pentingnya Komitmen untuk Bikin Hubungan Langgeng
Dalam membangun komitmen ada dua faktor yang membuatnya berjalan baik sesuai tujuan.
Dwi Astarini - Sabtu, 21 Desember 2024
Pentingnya Komitmen untuk Bikin Hubungan Langgeng
Lifestyle
5 Tahap Berdamai saat Kena Ghosting
Beberapa orang bahkan butuh beberapa waktu untuk pulih dari efek di-ghosting.
Dwi Astarini - Rabu, 18 Desember 2024
5 Tahap Berdamai saat Kena Ghosting
Lifestyle
Korea Selatan Sambut Generasi Baru, Angka Kelahiran Catatkan Rekor Tertinggi dalam 14 Tahun
Rekor kali ini merupakan yang tertinggi dalam 3 tahun 8 bulan.
Dwi Astarini - Kamis, 28 November 2024
Korea Selatan Sambut Generasi Baru, Angka Kelahiran Catatkan Rekor Tertinggi dalam 14 Tahun
Lifestyle
Lajang Berhak Bahagia, Aktivitas Seru ini Bisa Dilakukan Sendirian
Kamu justru memiliki lebih banyak waktu untuk mengenal diri sendiri dan melakukan hal-hal yang kamu sukai.
Dwi Astarini - Sabtu, 16 November 2024
Lajang Berhak Bahagia, Aktivitas Seru ini Bisa Dilakukan Sendirian
Lifestyle
Memahami Kata Gaul 'Bestie', Apa cuma buat Cewek?
Kata 'bestie' tidak terbatas pada jenis kelamin tertentu.
Dwi Astarini - Senin, 04 November 2024
Memahami Kata Gaul 'Bestie', Apa cuma buat Cewek?
Lifestyle
BI Checking ke Calon Pasangan, Penting enggak Sih?
Perbincangan mengenai finasial di Indonesia masih terbilang tabu.
Dwi Astarini - Senin, 21 Oktober 2024
BI Checking ke Calon Pasangan, Penting enggak Sih?
Bagikan